Bradl Ceritakan Kebiasaan Baru Para Pembalap di Paddock Selama Covid 19 – Test rider Honda, Stefan Bradl, mengaku menjalani hari berbeda selama menjalani kompetisi MotoGP pada masa pandemi Covid-19. Ia pun secara detail mengungkapkan keseharian para pembalap yang kini lebih merepotkan.

Bradl Ceritakan Kebiasaan Baru Para Pembalap di Paddock Selama Covid 19

Bradl Ceritakan Kebiasaan Baru Para Pembalap di Paddock Selama Covid 19

Bradl mengakui kondisi pandemi benar-benar mengubah kehidupan para pembalap selama di paddock. Adanya pengurangan orang di lingkungan paddock membuat suasana menjadi lebih sepi dari biasanya. Selain itu, hal unik lainnya adalah para pembalap dan yang terlibat di setiap balapan tidak boleh berpindah-pindah tempat kecuali ke hotel atau paddock. Mereka pun harus menghindari bar dan diskotik atau tempat kerumunan.

Setiap orang yang di paddock pun wajib mengenakan masker dan hanya pembalap yang diperbolehkan melepas masker saat di pit. Ini menjadi peraturan ketat yang diakui Bradl membuat para pembalap harus banyak beradaptasi. Bradl sendiri mengaku harus menjalani tes Covid-19 setiap kali memulai balapan. Ini menjadi protokol dan pedoman paling penting untuk memastikan kondisi setiap orang yang terlibat di arena balap baik-baik saja.

Saya harus melakukan tes Covid-19 pada hari Senin atau sebelum berangkat untuk setiap Grand Prix,” ungkap Bradl, mengutip dari Speedweek. Ini terjadi pada Senin atau Selasa, karena tes tidak boleh lebih dari empat hari ketika tiba di Paddock. Jadi 96 jam. Saya selalu menyelesaikannya pada Senin dan kemudian mendapatkan hasilnya pada Rabu,” tambahnya.

Ada hal-hal yang lebih menyenangkan daripada tes ini, tetapi begitu Anda menyadarinya, tidak pernah begitu tragis,” sambungnya. Anda kemudian harus mengirim hasil tes melalui email dan kemudian diunggah ke Aplikasi Medis MotoGP. Jika berwarna hijua, maka Anda memiliki izin untuk masuk. Dalam hal ini, kode QR hampir lebih penting daripada tiket masuk permanen biasa Anda,” lanjutnya.

Saat masuk, suhu akan diukur di pintu masuk. Anda harus mengenakan masker di seluruh arena balap. Anda harus memakai pelindung wajah di dalam paddock atau di mana pun ketika Anda harus berurusan dengan orang lain,” pungkasnya.

Diisukan Bakal Gabung Pramac Ducati Ini Jawaban Luca Marini – PembalapTim Sky Racing VR46, Luca Marini, memberikan jawaban soal rumor dirinya pindah ke Tim Pramac Ducati pada kejuaraan dunia MotoGP musim 2021. Marini mengaku belum dapat tawaran apapun dari pihak Tim Pramac Ducati.

Diisukan Bakal Gabung Pramac Ducati Ini Jawaban Luca Marini

Diisukan Bakal Gabung Pramac Ducati Ini Jawaban Luca Marini

Sebagaimana diketahui, Marini memang memulai kampanyenya pada Moto2 musim ini dengan performa yang cukup mengesankan. Marini memang gagal finis di seri perdana Moto2 yang berlangsung di Sirkuit Losail, usai mengalami crash. Akan tetapi setelah kejuaraan dunia Moto2 2020 kembali berlangsung pada awal bulan kemarin, Marini tampil bak tanpa celah. Ya, Marini berhasil keluar sebagai juara ketika mengaspal di Moto2 Spanyol 2020.

Sementara pada Moto2 Andalusia 2020, Marini kembali meraih podium. Ya, pembalap berkebangsaan Italia tersebut berhasil menyelesaikan balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez pada akhir pekan di posisi kedua. Pada tiga balapan terakhir, Marini juga berhasil tampil mengesankan. Adik tiri dari Valentino Rossi tersebut mampu finis keempat di MotoGP Republik Ceko 2020, raih podium kedua saat tampil di MotoGP Austria 2020, dan finis ketujuh di MotoGP Styria 2020.

Situasi itu pun membuat Marini untuk sementara memuncaki klasemen Moto2 2020

Dengan raihan 87 poin. Performa impresif itu pun membuat nama Marini kencang dikait-kaitkan dengan sejumlah tim MotoGP. Salah satu tim yang kabarnya menaruh ketertarikan kepada Marini adalah Pramac Ducati. Terlebih Tim Pramac Ducati sendiri tengah harap-harap cemas, lantaran Francesco Bagnaia kabarnya diincar pabrikan untuk menggantikan Andrea Dovizioso.

Marini pun memberikan tanggapannya soal rumor ketertarikan dari Tim Pramac Ducati untuk tampil di MotoGP 2021. Pembalap jebolan akademi VR46 tersebut mengaku sejauh ini belum mendapatkan tawaran apapun dari pihak Tim Pramac Ducati. Tentu tidak. Soal ini (rumor ketertarikan dari Tim Pramac Ducati), Anda harus tanya pada orang-orang Pramac. Sebuah kehormatan dan impian diperhatikan tim-tim MotoGP,” jelas Marini, seperti disadur dari GPOne,

Saya merasa sudah bekerja keras demi tampil 100% di kejuaraan dunia tahun ini, karena saya ingin melaju cepat dan kuat. Saya ingin meraih hasil hebat di Moto2. Bakal fantastis jika saya bisa menyusul Vale (Rossi), Franco (Morbidelli), dan Pecco,” sambungnya. Selain itu, berlatih dengan mereka membuat saya bisa melihat segalanya demi bisa tampil baik di MotoGP. Bahkan mulai sekarang saya sudah mulai minta saran pada mereka, karena MotoGP adalah kelas tertinggi di olahraga ini,” tutup pembalap asal Italia tersebut.

Pantang Nyerah Vettel Optimis Bisa Bangkit dari Keterpurukan di F1 2020 – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, memberi tanggapan soal penampilannya yang buruk di pentas Formula One (F1) 2020. Meski merana, Vettel memastikan dirinya tak menyerah.

Pantang Nyerah Vettel Optimis Bisa Bangkit dari Keterpurukan di F1 2020

Pantang Nyerah Vettel Optimis Bisa Bangkit dari Keterpurukan di F1 2020

Vettel bahkan optimis bisa segera bangkit dari keterpurukan tersebut hingga menuai hasil manis. Sebab, ia dan tim Ferrari akan berjuang untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi di pentas F1 musim ini. Kondisi yang buruk memang menghampiri Vettel di F1 2020. Pembalap asal Jerman itu bahkan belum naik podium satu kali pun di sepanjang perjalanannya di F1 2020.

Hasil terbaik Vettel sejauh ini hanyalah finis di urutan keenam. Hal itu terjadi di gelaran F1 GP Hungaria 2020. Selebihnya, ia terus tercecer sehingga kini baru mengemas 11 poin. Dengan koleksi poin tersebut, Vettel hanya menempati posisi ke-16 di klasemen sementara F1 2020. Mendapati situasi ini, Vettel tak menyerah. Ia menyadari bisa merasa frustrasi atau terpuruk saat berada dalam kondisi tersebut.

Tetapi, Vettel yakin ada cara yang tepat untuk mengatasinya. Karena itu, rekan setim Charles Leclerc itu masih optimis menatap perjalanannya di F1 2020. Ia yakin bisa menuai hasil manis dalam balapan berikutnya. Selalu ada dua cara untuk melihatnya. Anda bisa menjadi frustrasi karenanya atau Anda menanganinya dan mendorongnya. Itulah yang harus saya lakukan di sini. Saya selalu optimis,” ujar Vettel, sebagaimana dikutip dari Crash.

Saya pikir selalu ada hal-hal yang dapat Anda pelajari, tetapi hal-hal itu tidak hilang begitu saja. Mereka muncul seperti itu, tetapi mereka tidak pergi begitu saja. Kami harus mengatasinya dan saya yakin kami akan melewatinya,” lanjutnya. Tahun ini belum berakhir jadi sebagai sebuah tim kami mencoba untuk membuat kemajuan dan secara individu saya juga mencoba untuk membuat yang terbaik dari situasi ini. Ini tidak mudah, tapi seperti yang saya katakan kami akan berusaha untuk memaksimalkan Itu,” tukas Vettel.

Pengamat MotoGP Ini Juga Bilang Simoncelli Jaga Rossi di Austria – Penampakan’ wajah Marco Simoncelli ‘melindungi’ Valentino Rossi di MotoGP Austria 2020 lagi viral. Tahu enggak kalau seorang pengamat kondang MotoGP pun pernah bilang hal serupa. Pendapat Jakub Kornfeil, yang pernah tampil di 125cc dan Moto3, sedang viral. Ia menyebut ada peran serta.

Pengamat MotoGP Ini Juga Bilang Simoncelli Jaga Rossi di Austria

Pengamat MotoGP Ini Juga Bilang Simoncelli Jaga Rossi di Austria

Mendiang Marco Simoncelli sehingga Rossi luput dari maut di sirkuit Red Bull Ring pada 16 Agustus lalu. Rider MotoE yang terjun di kelas 125cc pada kurun waktu 2009-2011 dan tampil di kelas Moto3 di periode 2012-2019 itu yakin benar ada penampakan wajah Simoncelli tepat saat Valentino Rossi nyaris terkena hantaman motor ‘terbang’ di MotoGP Austria lalu. Marco Simoncelli sendiri adalah rider Italia yang secara tragis meninggal dunia di sirkuit Sepang dalam MotoGP Malaysia 2011.

Keduanya juga sama-sama Italiano. Ada sesuatu yang sukar dijelaskan di lintasan karena melibatkan sesuatu di dunia dan akhirat. Karena saat motor Morbidelli melayang di depan Valentino, wajah Marco Simoncelli bisa terlihat di hutan pada latar belakang. Aku memutar ulang (video insiden) berulang kali dan hal itu senantiasa membuatku terpana,” ujar Jakub Kornfeil.

Semasa hidupnya ia dikenal berkawan dekat dengan Valentino Rossi

Usut punya usut, pendapat serupa ternyata pernah dilontarkan oleh Carlo Pernat, pengamat kondang MotoGP yang juga pernah turun langsung di lintasan di antaranya sebagai manajer rider dan petinggi tim. Pria asal Italia itu pun pernah menangani sosok seperti Loris Capirossi, Andrea Iannone, dan Simoncelli sendiri. Sehari setelah Valentino Rossi luput dari maut di MotoGP Austria 2020, pada 17 Agustus, GPOne.com edisi Italia melansir komentar Carlo Pernat mengenai insiden tersebut.

Menurutnya, The Doctor dijaga oleh kekuatan astral. Tepatnya, lewat ‘kehadiran’ Simoncelli di lintasan. Marco Simoncelli menjaga Rossi dengan menghindarkan sepeda motor (Franco) Morbidelli. Simoncelli menjauhkan sepeda motor itu dari Rossi,” kata Carlo Pernat. Saat itu Pernat juga yakin Valentino Rossi meluncur balik ke garasi dengan perasaan campur-aduk karena nyaris sekali kena hantaman motor rider lain.

Ia juga menduga Rossi mungkin sudah merasa inilah waktunya pensiun dari balapan MotoGP. Dalam insiden lima detik ketika sepeda motor Morbidelli melayang melewatinya, ketika dia balik ke garasi, pikiran untuk tak memperpanjang kontrak di MotoGP pasti terlintas dalam benaknya dan saya yakin hal itu masih bersemayam dalam pikirannya sampai sekarang,” ucap Carlo Pernat mengenai kiprah Valentino Rossi, yang kini sudah berusia 41 tahun, di MotoGP.

Bertaji di MotoGP KTM Makin Pede Jualan Motor Sport di RI – KTM menunjukkan performa mengesankan di MotoGP musim ini. Dari 5 seri awal MotoGP 2020 yang digelar, KTM berhasil 2 kali naik podium pertama. Hasilnya KTM pun berhasil duduk di posisi ketiga klasemen sementara konstruktor, di belakang Yamaha dan Ducati.

Bertaji di MotoGP KTM Makin Pede Jualan Motor Sport di RI

Performa bagus KTM tidak hanya melambungkan nama mereka di dunia balap, brand image KTM secara produk pun ikut terangkat. Akhirnya distirbutor semakin percaya diri menjual produk motor asal Austria itu. Hal ini pun diamini agen pemegang merek KTM di Indonesia, PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM). Seharusnya iya, (performa di MotoGP).

Membuat para penggemar dan calon konsumen semakin trust (percaya) terhadap kualitas motor KTM,” bilang Sales and Marketing Division PJLM, Akhmad Zafitra Dalie, kepada. Ditambahkan Dalie, saat ini sudah mulai terlihat dampak dari performa KTM di MotoGP terhadap aktivitas bisnis KTM di Indonesia. “Respons sudah mulai kelihatan, dari beberapa dealer sudah mendapatkan respons posistif atas penampilan KTM di MotoGP,” sambungnya lagi.

Sebagai informasi, saat ini KTM memiliki line-up produk motor sport fairing dan naked bike yang dijual di Tanah Air. Untuk motor sport fairing ada tipe RC200, RC250, dan RC390. Sementara naked bike pilihannya ada Duke 200, Duke 250, dan Duke 390.

Tak hanya menjual produk, KTM juga berniat merakit secara lokal produk motornya di Indonesia. KTM berencana membuat pabrik perakitan motor CKD (Completely Knocked Down) di Gresik, Jawa Timur. Adapun produk motor yang akan dirakit secara lokal adalah motor-motor KTM di bawah 400 cc.

Terkait Aksi Vinales Rider Memang Biasa Latihan Lompat dari Motor – Aksi Maverick Vinales lompat dari motor di MotoGP Styria 2020 akhir pekan lalu masih jadi perbincangan. Ada yang mengungkap bahwa para rider memang biasa latihan melakukannya. Hal itu dikatakan oleh Jakub Kornfeil, rider MotoE yang pernah membalap di kelas 125cc dan Moto3.

Terkait Aksi Vinales Rider Memang Biasa Latihan Lompat dari Motor

Terkait Aksi Vinales Rider Memang Biasa Latihan Lompat dari Motor

Ia terjun di 125cc pada kurun waktu 2009-2011 dan naik ke kelas Moto3 sepanjang 2012-2019, sebelum musim ini tampil di MotoE. Maverick sudah merespons dengan baik,” ucap rider asal Republik Ceko itu dalam wawancara dengan media asal negaranya. Andaikata ia melakukannya sedetik lebih lama, ia bakal menikung dengan kecepatan 250 km per jam (dengan rem blong).

Tubuhnya akan menghantam pembatas, ke air bag. Ia punya sepersepuluh detik untuk bereaksi dan ia menganalisis situasi dengan sempurna. Namun, semua rider tahu apa yang harus dilakiukan saat rem motor bermasalah. Ia pun demikian. Ia sudah menangani situasi ini dengan baik sekali,” ucapnya.

Maverick Vinales melompat dari motornya sendiri dalam balapan di Red Bull Ring pada akhir pekan lalu. Saat itu motornya, yang bermasalah dengan rem, sedang melaju pada kecepatan tinggi sekitar 230 km per jam. Insiden ini memunculkan red flag. Bicara lebih jauh soal insiden tersebut, Jakub Kornfeil juga menyatakan bahwa sekalipun aksi Maverick Vinales tampak mengerikan, para rider sejatinya sudah berlatih melakukan manuver serupa sebagai langkah antisipasi.

Memang. Aku pun melatihnya. Misalnya di latihan musim dingin, aku biasa berlatih dengan para pejudo dan mereka melemparku dari atas bahu. Ada beragam latihan dan aku berusaha melindungi tubuhku. Atau aku melakukan sesi lain dan dengan sengaja menjatuhkan diri. Aku menekan rem depan untuk memahami apa yang perlu dilakukan pada situasi itu. Itu semua bisa dilatih ketika.

Anda ditemani pelatih sehingga Anda semata tak melaju di lintasan seperti seekor keledai,” tuturnya. Sirkuit Red Bull Ring menghadirkan dua insiden berbeda selama dua seri balapan beruntun. Sebelum MotoGP Styria 2020, ada pula insiden motor ‘terbang’ di MotoGP Austria 2020, yang nyaris mengenai Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Terkait hal itu, Jakub Kornfeil pun menyebut bahwa, “Spielberg bukanlah lintasan buat balap motor dan itu sangat berbahaya buat mesin yang bertenaga seperti itu.

Manajer Suzuki Tetap Puas dengan Perfoma Pembalapnya di Red Bull Ring – Ambisi Suzuki. Ecstar untuk kembal meraih podium di Sirkuit Red Bull Ring harus kandas. Dua pembalap mereka, yakni Alex Rins dan Joan Mir hanya menempati urutan. Keempat dan enam pada balapan yang berlangsung akhir pekan kemarin.

Manajer Suzuki Tetap Puas dengan Perfoma Pembalapnya di Red Bull Ring

Manajer Suzuki Tetap Puas dengan Perfoma Pembalapnya di Red Bull Ring

Kendati demikian, hasil ini tak lantas membuat manajer Suzuki, Davide Brivio kecewa. Ia justru mengaku sangat puas dengan kinerja kedua pembalapnya pada balapan seri kelima kemarin. Bagi Brivio, meski Rins dan Joan Mir gagal meraih podium, performa keduanya sudah sangat baik. Pujian juga diberikan Brivio untuk Mir yang sempat memimpin balapan pada beberapa putaran awal.

Jika kita melihat performa murni kita bisa bahagia karena kedua pembalap menunjukkan kecepatan yang sangat kompetitif di sirkuit cepat. Alex mendapatkan start yang solid di balapan 1 dan memiliki kecepatan yang bagus, dia hanya melewatkan. Kesempatan di balapan 2 karena sedikit kesalahan. dari awal,” ujar Brivio, seperti dilansir dari laman resmi Suzuki.

Joan (Mir) memiliki keunggulan yang solid di paruh pertama balapan dengan selisih yang besar dari yang lain saat bendera merah keluar,” lanjutnya. Kemudian dia finis keempat pada bagian kedua balapan dan kami tidak bisa senang dengan Hasil akhir yang telah dipengaruhi oleh keputusan, atau non-keputusan, oleh race direction,” sambung Brivio.

Seperti diketahui, hasil kurang memuaskan didapat pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, saat tampil di seri kelima MotoGP 2020, akhir pekan kemarin. Rider asal Spanyol itu gagal finis meski sempat menjadi pimpinan lomba pada beberapa putaran awal. Hasil ini jelas membuat sang pembalap kecewa. Apalagi Mir memang tampil begitu konsisten sejak sesi latihan bebas hingga dan saat tampil di sesi kualifikasi yang dilangsungkan sehari sebelum balapan.

Hari ini saya benar-benar tidak beruntung, tetapi hal positifnya adalah saya sangat cepat. Sebenarnya di tikungan terakhir Pol keluar sangat lebar, di luar batas lintasan, dan membuka gas,” ujar Mir. Saya merasa hebat sepanjang akhir pekan, dan di balapan pertama saya merasa pasti bisa menang, tetapi di restart saya harus keluar dengan ban bekas dan sangat sulit menahan pembalap lain,” tandasnya.

Rindukan Kehadiran Marquez Alex MotoGP Terasa Berbeda Tanpanya – Pembalap Tim Repsol Honda, Alex Marquez, merindukan kehadiran dengan sang kakak, Marc Marquez, di pentas MotoGP. Menurutnya, balapan terasa sangat berbeda saat dijalani tanpa Marquez.

Rindukan Kehadiran Marquez Alex MotoGP Terasa Berbeda Tanpanya

Rindukan Kehadiran Marquez Alex MotoGP Terasa Berbeda Tanpanya

Marquez memang tak bisa ikut menjalani balapan dalam beberapa seri terakhir. Hal itu terjadi karena The Baby Alien julukan Marquez tengah didera cedera saat ini. Ia mengalami patah tulang di lengan kanannya lantaran terjatuh dalam balapan seri perdana. Juara dunia delapan kali itu sejatinya sudah memiliki rencana untuk comeback. Tetapi, dua rencana Marquez harus batal dilakukan karena kondisinya yang belum membaik dari cedera pada lengan kanannya.

Rencana pertama untuk comeback disampaikan jelang balapan seri kedua. Selang dua hari menjalani operasi, Marquez secara mengejutkan menyatakan siap menjalani balapan. Meski sudah tampil di sesi latihan bebas, ia akhirnya batal comeback karena kondisinya yang masih berisiko. Setelah itu, Marquez kembali menyatakan keinginannya untuk comeback pascacedera. Tetapi, rencana tersebut kembali batal dilakukan karena lengan kanan Marquez kembali mengalami masalah.

Pembalap berusia 27 tahun itu merasakan sakit kembali di lengan kanannya usai membuka jendela di rumah. Akibatnya, ia harus menjalani operasi lagi lantaran pelat platinum yang dipasang di lengan kanannya mengalami masalah. Kini, setelah absen di empat seri MotoGP 2020, Marquez dinyatakan masih tidak akan menjalani balapan dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Mendapati kondisi ini, Alex pun mengaku sudah merindukan kehadiran sang kakak.

Alex yang kini menjadi rekan setim mengakui ada hal yang terasa berbeda saat menjalani balapan tanpa Marquez. Meski begitu, Alex menyatakan bahwa dukungan tetap selalu diberikan Marquez kepadanya. Ini berbeda tanpa dia (Marquez). Saya merindukannya sebagai seorang saudara, tetapi juga sebagai panutan yang darinya saya dapat belajar. Dia pembalap terbaik di paddock dan data serta pengalamannya sangat membantu saya,” ujar Alex, sebagaimana dikutip dari Speedweek.

Sejak hari pertama saya di paddock, saya selalu keluar dengan Marc (Marquez) dan jelas lebih keren bersamanya daripada tanpa dia. Tapi, saya mencoba mengalihkan perhatian saya dan bergaul dengan orang lain. Dia mendukung saya dari rumah,” tukasnya.

Drama Styria yang Happy Ending untuk Miguel Oliveira – MotoGP kembali hadir untuk menggelar seri balap ke-5 di musim 2020 ini. Sebenarnya tempat balapnya tetap di Austria dengan sirkuit yang sama seperti pekan sebelumnya (16/8), namun dinamakan Styria bukan Red Bull Ring. Penamaan ini seperti ketika balapan seri kedua yang tetap digelar di sirkuit Jerez namun dinamakan seri Andalusia.

Drama Styria yang Happy Ending untuk Miguel Oliveira

Artinya, penamaan setiap balapan kedua di sirkuit yang sama, akan menggunakan nama daerahnya. Sebelum Styria digelar, balapan sebelumnya dimenangkan oleh Andrea Dovizioso. Kemenangan itu diwarnai banyak drama, seperti insiden antara Zarco-Morbidelli, lalu jatuhnya Alex Rins dan Pol Espargaro yang sempat membuka asa untuk memenangkan balapan. Namun kali ini tidak ada nama Dovizioso sebagai pemenang.

Bahkan, juga tidak ada nama Ducati di podium teratas yang memang selalu terlihat superior di Austria sejak 2016. Pembalap yang berhasil mencatatkan namanya kali ini adalah Miguel Oliveira yang membela KTM Tech3. Tentu ini sangat di luar prediksi. Bukan karena Miguel Oliveira tidak bagus, melainkan masih ada pembalap lain yang terlihat mampu tampil lebih cepat di sirkuit ini. Sebut saja Jack Miller, Andrea Dovizioso yang masih bisa diharapkan tampil bagus ketika balapan, dan Pol Espargaro.

Khusus untuk Pol, ini adalah kesempatan yang baik untuk membuktikan dirinya bisa menjadi andalan KTM Factory di musim ini. Penyebabnya adalah kemenangan Brad Binder di seri Brno, Rep. Ceko (9/8). Jika Binder yang merupakan rookie bisa langsung nyetel dengan KTM, kenapa tidak untuk Pol yang lebih dulu mengendarai RC16. Hal ini sebenarnya cukup terealisasi khususnya ketika pole position diraih oleh pembalap asal Spanyol itu.

Namun sepanjang balapan ternyata kecepatannya masih mampu disaingi dengan alot oleh Jack Miller

Ketika terjadi duel antara Jack Miller dan Pol Espargaro, keluarlah sosok yang cukup mengejutkan, yaitu Joan Mir. Ia malah mampu melesat di depan dan bahkan membuat jarak untuk memimpin balapan. Namun, ketika balapan tersisa kurang dari separuh lagi, justru terjadi red flag. Ada insiden lagi yang kini menimpa pembalap Yamaha lainnya, Maverick Vinales.

Jika sebelumnya, Franco Morbidelli (Yamaha satelit) yang terlibat secara langsung dengan insiden tabrakan. Kini yang mengalami nasib buruk adalah Vinales. Diduga penyebabnya adalah kerusakan pada motor Yamaha M1 yang membuat Vinales harus menjatuhkan diri dari motornya. Motor berangka 12 itu pun terus melaju dengan kecepatan 200 km/j dan menghantam dinding udara di tepi sirkuit. Dinding udara itu akhirnya rusak dan motornya Vinales terbakar. Akibat insiden itu, balapan harus dihentikan.

Salah satu alasannya adalah untuk mengganti dinding udara di turn 1. Red flag ini akhirnya membuat balapan harus restart. Penentuan posisi pembalap untuk mengisi starting grid berdasarkan posisi di 1 lap sebelum insiden Vinales terjadi. Jika sebelumnya 3 posisi terdepan diisi Pol, Nakagami, dan Mir. Kini, posisi terdepan diisi Mir, Nakagami, dan Miller. Selain Mir, ada pula pembalap yang mengejutkan penonton ketika balapan belum sampai ke insiden Vinales, yaitu Takaaki Nakagami.

Pembalap LCR Honda itu berhasil memenangkan pertarungan dengan Miller untuk mengisi posisi kedua

Melihat pemandangan ini tentu akan menarik tentang bagaimana hasil akhir dari Nakagami di seri ini. Apakah ia akan tetap mampu menjaga posisinya di depan atau malah tercecer? Pertanyaan ini juga patut dilayangkan ke Mir. Apakah ia akan keluar sebagai pemenang. Namun, sayangnya cerita kedua adalah cerita yang berbeda. Seperti balapan sebelumnya bahwa Pol yang awalnya memimpin balapan sebelum restart justru tercecer dan crash. Hal ini juga terjadi lagi.

Mir gagal menahan laju para rivalnya, karena ia melakukan keputusan yang salah terkait penggunaan ban. Rekan setim Alex Rins ini memilih tetap dengan ban yang sebelumnya ia pakai. Keputusan ini berbeda dengan apa yang diambil pembalap lainnya yang mengganti ban baru dengan tipe yang berbeda. Seperti yang dilakukan Miller yang memakai ban soft-soft, padahal sebelumnya ia tidak menggunakan ban bertipe itu. Namun, nasib Mir tidak terlalu buruk jika dibandingkan Pol pekan lalu.

Karena, ia masih bisa finis di posisi ke-4. Posisi yang sebenarnya memanfaatkan kesalahan Dovizioso yang terlihat sempat melebar di lap terakhir. Ternyata 12 lap pasca restart itu adalah second chance bagi Pol dan Miller. Mereka yang awalnya kesulitan membendung Mir dan Nakagami, kini berhasil berada di depan lagi. Hanya, yang membuat berbeda adalah kehadiran Miguel Oliveira. Pembalap KTM Tech3 itu berhasil melesat di depan pasca restart.

Sungguh fantastis ketika melihat balapan tersebut

Ia pun terus menguntit duel Miller dan Pol yang semakin sengit ketika sudah mendekati akhir balapan. Sampai tiba di momen penentuan, yaitu di tikungan terakhir. Dua pembalap terdepan saling melancarkan jurus masing-masing untuk saling mendahului. Namun, mereka tidak menyadari bahwa ada pembalap lain yang ada di dekat mereka.

Pol berupaya melakukan late braking, yaitu jurus yang dikatakan ampuh untuk memenangkan balapan di Austria, namun ia malah melebar. Sedangkan Miller berupaya mengambil jalur dalam. Sebenarnya apa yang ia lakukan sudah benar, hanya ia dalam kondisi mengerem motor terlalu keras. Ini membuatnya tidak bisa langsung membuka gas. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan Oliveira untuk mengudeta posisi Miller.

Karena persaingannya sangat alot dan kemudian tanpa diduga berhasil dimenangkan oleh Oliviera, si pembalap asal Portugal. Kemenangan ini tentu sangat manis baginya karena ia meraih banyak catatan bagus. Seperti menjadi pembalap yang memenangkan seri ke-900 kelas MotoGP. Lalu menjadi pembalap asal Tech3 pertama yang memenangkan balapan. Sampai juga pada catatan sebagai pembalap Portugal yang akhirnya mampu memenangkan balapan di era modern.

Ini seperti yang diraih Brad Binder sebelumnya yang merupakan pembalap asal Afrika

Selatan yang bisa menang di seri MotoGP. Catatan Oliveira juga mempertegas peta kekuatan motor saat ini yang cenderung merata antara tim pabrikan dengan tim satelit. Jika melihat balapan sebelum insiden Vinales, tentu kita sempat melihat betapa hebatnya KTM, karena tim pabrikan (Binder) dan tim satelitnya (Oliveira-Lecuona) mengeroyok Andrea Dovizioso. Hal ini sebenarnya sempat terlihat lagi pasca restart.

Namun, Binder terlihat tidak seperti sebelumnya, begitu pun Lecuona. Hanya Oliveira yang malah mampu menyodok di barisan terdepan. Hal ini kemudian membuahkan hasil kemenangan, karena ia memiliki dua faktor penyebabnya. Hal ini membuat Miller dan Pol bisa diduga sedang lupa bahwa yang ada di depan tidak hanya mereka berdua. Ini yang kemudian dimanfaatkan oleh Oliveira, yaitu menunggu momentum. Tentu ia tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi ia bisa saja sudah menduga.

Bahwa kedua pembalap di depannya akan mengambil segala risiko untuk merebut podium tertinggi. Di saat seperti itulah keputusannya untuk tetap di racing line yang benar adalah tepat. Terbukti, ketika Pol gagal mengendalikan motornya, dan Miller kesulitan untuk segera membuka gas, Oliviera tinggal menyerobot posisi Miller. Oliveira pun akhirnya menjadi pemenang seri Styria yang bisa saja ini adalah seri pertama dan terakhir di sejarah MotoGP.

MotoGP Marc Marquez Resmi Mundur dari Musim 2020 – Musim 2020 nampaknya menjadi musim terburuk bagi Repsol Honda, Marc Marquez dan para penggemarnya. Hal itu menyusul informasi yang dirilis oleh tim pabrikan Honda bahwa Marquez masih akan absen selama 3 atau 4 bulan ke depan*. Artinya kemungkinan the Baby Alien baru akan join battle di bulan November yang merupakan bulan terakhir perhelatan akbar balap motor prototype.

MotoGP Marc Marquez Resmi Mundur dari Musim 2020

MotoGP Marc Marquez Resmi Mundur dari Musim 2020

Manajer Repsol Honda Team, Alberto Puig pernah mengutarakan pendapat kontroversial pasca jatuhnya Marquez di Jerez. Ia menuturkan bahwa juara dunia di musim ini tak akan bisa 100% berbangga diri lantaran raihannya berkat ketidakikutsertaan Marquez. Namun Marquez sendiri justru tak sependapat dengan pernyataan lebay Puig. Baginya, siapa pun yang mampu menjadi juara dunia berarti ia telah melakukan hal yang lebih baik dari pebalap lainnya. Untuk itulah ia layak mendapatkan apresiasi atas hasil kerjanya.

Tak dipungkiri, Honda menaruh harapan besar ke pundak Marquez untuk tetap bersinar selama mungkin. Perpanjangan kontrak hingga 4 musim ke depan menjadi buktinya. Repsol Honda sebagai tim utama Honda pun lebih sering merekrut atau mempertahankan pemain bintang ketimbang pemain baru. Terakhir, musim 2019 lalu mereka mendatangkan Jorge Lorenzo yang akhirnya gagal dalam menyajikan penampilan terbaiknya.

Musim ini, Alex Marquez yang baru saja merengkuh gelar di Moto2 didapuk mendampingi sang kakak setelah menyisihkan 2 pebalap lain yang sudah nyemplung di kelas MotoGP, Cal Cruthlow dan Johann Zarco. Gemilangnya Fabio Quartararo di awal musim dapat diduga sebelumnya. Prestasinya memang ciamik di musim 2019. Lima kali podium 2 dan 6 kali meraih pole position bukanlah pretasi kacangan. Benar saja, ia kini menjadi pemimpin klasemen sementara dengan perolehan puncak menjadi juara di seri perdana (GP Spanyol) dan seri ke dua (GP Andalucia).

Hal mengejutkan lagi datang dari rookie KTM Brad Binder

Pada seri ke tiga di sirkuit Brno, Ceko, ia tampil begitu mengesankan. Finish 5,266 detik di depan pabalap lain, ia mengukuhkan diri sebagai rider pertama KTM yang mampu menjadi juara di kelas utama. Performanya itu sekaligus menaikkan pamor KTM di musim ini. Bukan hanya Binder, Joan Mir yang menggeber Suzuki GSX-RR pun sudah mulai unjuk gigi. Podium perdana pabrikan Hamamatsu dipersembahkannya di GP Austria pekan lalu. Menempel ketat dua rider Ducati, Andrea Dovizioso dan Jack Miller, Mir akhirnya mengamankan posisinya di lap terakhir.

Prestasi Mir itu menjadi jawaban bagi Alex Rins yang pernah mengatakan butuh rekan yang lebih berpengalaman sehingga mampu memberikan ‘tekanan’ pada dirinya agar bisa lebih bersaing. Pabrikan Eropa Mulai Mengimbangi Jika orang hanya membicarakan Honda, Yamaha dan Ducati, maka tahun ini mereka perlu melibatkan KTM. KTM turun secara full season mulai 2017 lalu. Perkembangan tim asal Austria itu cukup pesat dan diyakini sebagai sumbangsih mantan loyalis Honda, Dani Pedrosa. Pedrosa direkrut sebagai pebalap penguji pada 2019 lalu.

Setelah 3 musim hanya berkutat di rangking 5 klasemen pabrikan, sementara ini mereka merangsek ke posisi ke dua. Di seri GP Styria hari ini, nampaknya mereka akan bertarung dengan gila. Sebab pada pekan lalu, mereka gagal mempersembahkan podium di depan publik sendiri. Espargaro yang menjadi ujung tombak justru melakukan kesalahan yang mengakibatkan friendly fire antara dirinya dan Miguel Oliviera.

Persaingan antar pebalap dan pabrikan terasa begitu kental di MotoGP kali ini. Tanpa dominasi dan penuh kejutan. Ducati, Yamaha, Suzuki dan KTM melesat sementara Honda harus tertinggal. Bisa jadi Alex Marquez membutuhkan waktu untuk dapat mengendalikan mesin yang seolah hanya mau takluk kepada Marc Marquez itu. Di samping itu, ia juga harus mampu membuktikan bahwa tim elit sekelas Repsol Honda tak sia-sia merekrutnya meski selama setahun lamanya.

Morbidelli Kritik Saya ke Zarco Memang Berlebihan – Franco Morbidelli mengaku kritikannya kepada Johann Zarco soal insiden di MotoGP Austria terlalu berlebihan. Meski begitu, rider Italia itu tetap ingin Zarco disanksi. Keduanya diketahui terlibat tabrakan di lap 9 MotoGP Austria. Insiden itu menjadi heboh karena motor keduanya terpelanting jauh hingga nyaris menghantam Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang sedang melaju.

Morbidelli Kritik Saya ke Zarco Memang Berlebihan

Usai lomba, Morbidelli pun mengkritik gaya balapan Zarco yang dianggap berbahaya. Pebalap Petronas Yamaha SRT itu bahkan menyebut Zarco ‘setengah pembunuh. Franco Morbidelli Zarco Setengah Pembunuh. Belakangan, Morbidelli meralat ucapannya itu. Namun ia yakin Zarco tetap bersalah dan harus dihukum. Insiden itu pun sedang diinvestigasi oleh pengawas Federasi Balap Motor Internasional (FIM).

Saya menyesal sudah memanggil Johann dengan sebutan itu. Pernyataan itu berlebihan,” kata Morbidelli, dikutip dari Crash. Tapi faktanya tetap saja Johann membuat kesalahan. Aksi atau kesalahannya bisa saja berakhir fatal. Itu tetaplah kesalahan. Panen Kritik Usai Crash Horor, Johann Zarco Bilang Begini. Saya tak bisa melihat isi kepalanya. Saya tak bisa menilai apa yang ada di pikirannya, saya cuma bisa menilai aksinya saat balapan.

Yang penting, sekarang keputusan soal kecelakaan itu akan segera dibuat. Saya tak peduli mengapa hal itu terlambat diusut, yang penting keputusan akan segera dibuat,” kata murid Valentino Rossi itu. Zarco sendiri merasa yakin dirinya tak bersalah dalam insiden itu. Avintia Racing juga sudah memberikan pernyataan yang membela pebalapnya tersebut.

Menurut saya tak perlu ada hukuman apapun karena saya tak melakukan hal gila. Saya sudah menjelaskan semuanya dengan benar dan semoga mereka (pengawas FIM) memahaminya, karena mereka tak betul-betul menjawab, mari kita tunggu keputusannya seperti apa,” kata Zarco.

Zarco akan absen dalam latihan bebas MotoGP hari Jumat (21/8) ini karena baru saja menjalani operasi setelah pergelangan tangan kanannya patah. Masih dinanti apakah ia akan ambil bagian dalam balapan MotoGP Styria akhir pekan nanti. Sementara itu, kondisi Morbidelli sudah fit dan bisa kembali ke trek.

Johann Zarco Dihukum atas Insiden Horor MotoGP Austria 2020 – Johann Zarco dinyatakan bersalah dalam. Insiden horor di sirkuit Red Bull Ring pada MotoGP Austria 2020 akhir pekan lalu, yang turut melibatkan Franco Morbidelli. Steward FIM MotoGP telah memanggil Johann Zarco dan Franco Morbidelli. Kemarin untuk mendengarkan kesaksian dari kedua rider tersebut. Mereka juga meninjau ulang seluruh bukti-bukti video.

Johann Zarco Dihukum atas Insiden Horor MotoGP Austria 2020

Pada prosesnya steward memutuskan bahwa, “Ada bukti mengenai cara berkendara. Yang tak bertanggung jawab dari Johann Zarco, yang berujung pada penalti. Melihat Langsung Insiden Motor Melayang dari ‘Mata’ Rossi. Pebalap Prancis itu akan mengawali balapan MotoGP yang berikutnya ia ikuti dari pitlane,” lanjut keterangan. Resmi panelis steward yakni Bill Cumbow, Freddie Spencer, dan Ralph Bohnhorst.

Hukuman start dari jalur pit itu terjadi setelah Zarco dan Morbidelli terlibat insiden kecepatan tinggi dalam balapan di sirkuit Red Bull Ring pada akhir pekan lalu.

Johann Zarco dan Franco Morbidelli sama-sama tak bisa lagi melanjutkan balapan walaupu tidak mengalami cedera parah dalam insiden tersebut. Tapi motor keduanya sempat melayang lewat di lintasan dan nyaris mengenai Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang saat itu melintas dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: Panen Kritik Usai Crash Horor, Johann Zarco Bilang Begini
Zarco dianggap bertanggung jawab atas insiden horor tersebut. Rider Avintia Racing itu dianggap nyelonong masuk ke jalur motor Franco Morbidelli sehingga akhirnya ditabrak di Turn 3 saat balapan menyisakan 20 lap lagi.

Johann Zarco juga dapat kecaman akibat gaya balapannya yang dianggap berbahaya. Morbidelli bahkan menuding pebalap 30 tahun itu sebagai ‘setengah pembunuh’ yang dianggapnya tak memikirkan keselamatan orang lain. Insiden horor MotoGP Austria 2020 tersebut sekaligus memunculkan kerisauan mengenai aspek keselamatan di sirkuit Red Bull Ring, mengingat balapan MotoGP Styria 2020 akhir pekan ini masih dihelat di sirkuit tersebut.

Pol Espargaro Pimpin Latihan Bebas II MotoGP Styria – KTM tampak menjanjikan di MotoGP Styria. Giliran Pol Espargaro tercepat di latihan bebas kedua disusul Takaaki Nakagami dan Joan Mir. nDi Sirkuit Red Bull Ring, Jumat (21/8/2020), Espargaro membukukan waktu 1 menit 23,638 detik. Rider KTM asal Spanyol itu meningkat ketimbang sesi pertama di mana dia hanya finis di posisi kesebelas.

Pol Espargaro Pimpin Latihan Bebas II MotoGP Styria

Nakagami menempati peringkat kedua dengan selisih 0,266 detik di depan Mir. Rekan setim Mir di Suzuki, Alex Rins, menduduki posisi keempat disusul Maverick Vinales (Yamaha) yang melengkapi lima besar. Hasil Latihan Bebas I MotoGP Styria Jack Miller Berjaya. Valentino Rossi mengemas 1 menit 24,378 detik untuk menyudahi sesi ini di posisi kesembilan, di belakang Aleix Espargaro (8), Franco Morbidelli (7), dan Miguel Oliviera (6). Brad Binder di posisi ke-10.

Ducati yang selama ini mendominasi Red Bull Ring justru memble. Andrea Dovizioso menjadi pebalap terbaik Ducati hanya menghuni peringkat ke-15 usai mencatatkan waktu lebih lambat dari sebelumnya yaitu 1 menit 24,774 detik, lebih sedetik di belakang pebalap tercepat. Sedangkan rider tercepat di latihan bebas pertama, Jack Miller, berada di dua strip di belakang Dovizioso dan finis di depan Ducati pabrikan, Danilo Petrucci.

Johann Zarco, yang menunggangi Avintia Ducati, tidak berpartisipasi di sesi latihan Jumat usai menjalani operasi. Zarco baru akan mengaspal pada sesi Sabtu (22/8), dan dipastikan akan start balapan dari pitlane buntut insiden kecelakaan di MotoGP Austria.

Hasil Lengkap Latihan Bebas II MotoGP Styria

1 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM (RC16) 1’23.638s
2 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +0.266s
3 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.269s
4 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.371s
5 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.422s
6 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.480s
7 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) +0.549s
8 Aleix Espargaro SPA Aprilia Gresini (RS-GP) +0.728s
9 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.740s
10 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)* +0.789s
11 Iker Lecuona SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)* +0.791s
12 Alex Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)* +0.825s
13 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) +0.922s
14 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1) +1.005s
15 Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP20) +1.136s
16 Michele Pirro ITA Pramac Ducati (GP20) +1.169s
17 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP20) +1.287s
18 Danilo Petrucci ITA Ducati Team (GP20) +1.347s
19 Bradley Smith GBR Aprilia Gresini (RS-GP) +1.387s
20 Stefan Bradl GER Repsol Honda (RC213V) +1.419s
21 Tito Rabat SPA Reale Avintia (GP19) +1.583s

MotoGP Styria 2020 Rossi Pede Raih Podium di Tengah Dominasi Ducati – Valentino Rossi mengaku susah mengalahkan Ducati di MotoGP Styria 2020. Namun rider Italia itu bertekad untuk meraih podium kedua di musim ini. Rossi diketahui cuma finis di urutan kelima dalam dua balapan terakhir, yakni MotoGP Ceko dan MotoGP Austria. Posisi start yang buruk diperkirakan menjadi faktor gagalnya The Doctor tuntas di urutan tiga besar.

MotoGP Styria 2020 Rossi Pede Raih Podium di Tengah Dominasi Ducati

Di MotoGP Ceko, Rossi harus start dari posisi 10, sedangkan di MotoGP Austria ia memulai race dari grid 12. Meski begitu, pebalap Monster Energy Yamaha itu mampu merangsek ke depan. Insiden di MotoGP Austria Bikin Rossi Banyak-banyak Doa Berkaca dari situ, Rossi menargetkan bisa mendapat hasil kualifikasi yang baik, sehingga peluangnya meraih podium MotoGP Styria semakin terbuka lebar. Ia sendiri mengaku performanya semakin baik.

Balapan kemarin (MotoGP Austria) berakhir positif untuk saya. Sayangnya, saya membuat kesalahan di kualifikasi jadi harus start dari baris keempat, dan susah untuk menyodok ke depan,” kata Rossi, seperti dikutip Crash. Tapi kecepatan motor saya bagus dan di paruh kedua balapan saya bisa lebih kencang. Saya menikmati balapannya, saya bisa membalap dengan bagus di tengah situasi sulit, tapi kami harus mulai memperbaiki diri di kualifikasi pada Sabtu nanti, supaya saya bisa start di posisi lebih bagus,” sambungnya.

Seperti halnya MotoGP Austria, MotoGP Styria akan mentas di Red Bull Ring, Minggu (23/8). Sirkuit tersebut dikuasai Ducati selama 5 tahun terakhir, termasuk balapan pekan lalu yang dimenangi Andrea Dovizioso. Rossi Kritik Zarco-Morbidelli: Itu Berbahaya. Terkait hal ini, Rossi menyadari sulitnya menandingi pabrikan Italia tersebut. Namun ia yakin bisa memperjuangkan satu tempat di podium.

Di atas kertas, treknya memang sulit untuk motor M1 saya karena kecepatan tinggi bukanlah kekuatan kami (Yamaha),” kata Rossi. Tapi seperti musim 2019, motor saya enak dikendarai dan kami membalap dengan baik. Kami tertinggal dari Ducati dan Honda tapi masih bisa bertarung untuk mendapat podium. Ini penting, dan kami harus mencoba lebih keras sekarang dan berjuang meraih podium,” jelas rider 41 tahun itu.

MotoGP Jadi Menarik Karena Corona – Juara motoGP 2020 silih berganti selama masa pandemi covid-19. Balapan menjadi menarik untuk diikuti, sebelumnya ada kekhawatiran balapan akan berlangsung adem ayem saja.

MotoGP Jadi Menarik Karena Corona

https://mcafee-activate-en.com/wp-admin/post-new.php

Setelah dua ajang balapan pembuka Fabio Quartararo menjadi juara, berikutnya tampil J. Binder dan baru saja Andrea Dovizioso menjuarai GP Austria. Sekalipun Quartararo tetap memegang klasemen sementara tetapi persaingan menjadi juara dunia balap motoGP 2020 bakal seru. Bisa jadi siapa juaranya baru akan ketahuan pada detik terakhir balapan.

Banyaknya unsur kejutan plus insiden di lintasan jelas menjadi daya tarik tersendiri serunya balapan. Tahun-tahun sebelumnya pembalap yang naik podium hanya berputar-putar antara Marquez, Doviziozo dan Vinales. Sesekali ditingkahi rasa deg-degan oleh Rossi dan Zarco, sekali pun harus diakui The Doctor masih menjadi perhitungan para pembalap. Bahkan pada seri pembuka Rissi setelah berbulan-blan tanpa gelar akhirnya naik podium.

Cederanya Marquez, hari ini ditambah Zarco dan Morbideli, rupanya dimanfaatkan betul oleh para pembalap muda. Quartararo yang dua tahun berjuang keras akhirnya bisa menjadi juara 2 kali berturut-turut musim ini. Malam ini Joan Mir pun mencatatkan dirinya untuk pertama kali meraih juara dua dengan menunjukkan manuver yang sangat keren pada lap terakhir menyalip Miller.

Berkat pandemi corona di mana balapan motoGP harus molor dan memangkas beberapa seri balapan serta cederanya Marquez rasa-rasanya balapan motoGP 2020 akan berlangsung lebih seru dengan menyuguhkan persaingan yang sengit di antara para pembalap.

Jadi Tuan Rumah Mampukah KTM Kembali Hadirkan Kejutan – Kemenangan perdana KTM di sirkuit Brno, Ceko mengangkat nama Brad Binder ke permukaan. Mengoleksi poin penuh, ia kini bertengger di posisi ke lima klasemen sementara dengan total perolehan 28 poin. Namun sayang, namanya kembali tenggelam di kualifikasi kemarin. Pebalap Afrika Selatan itu akan start di posisi ke-17, jauh di belakang rekan setimnya, Pol Espargaro.

Jadi Tuan Rumah Mampukah KTM Kembali Hadirkan Kejutan

Jadi Tuan Rumah Mampukah KTM Kembali Hadirkan Kejutan

Espargaro sendiri memmbukukan waktu 0,162 detik di belakang pemegang pole position, Maverick Vinales. Dan pebalap utama tim pabrikan KTM itu akan mengawali balapan dari posisi ke enam. Pada GP Ceko pekan lalu, pebalap bernomor 44 itu gagal menyelesaikan lomba karena terlibat kontak dengan pebalap Esponsorama Racing, Johann Zarco. Saat itu mantan rekan satu tim itu tengah memperebutkan podium ke tiga. Kini tibalah saat baginya untuk membalas dendam.

Meski berada di kampung halaman KTM, sirkuit Spielberg seolah menjadikan Ducati sebagai tuan rumah. Bagaimana tidak. Semenjak digunakan kembali untuk ajang MotoGP, Ducati menjadi penguasa di sirkuit sepanjang 4.318 km itu. Andrea Iannone mengawali kemenangan pada 2016, Jorge Lorenzo memenangi balap pada 2018 dan Andrea Dovizioso menjadi jawara pada 2017 dan 2019.

Dan kini Ducati masih memiliki kans untuk mengulang rekornya

Nampak dari kehadiran pebalap Pramac Racing, Jack Miller di posisi start ke dua dan Dovizioso di grid ke empat. Dovizioso tentu menyimpan keinginan untuk mencicip kemenangan ke tiganya di sirkuit ini. Namun KTM nampaknya tak mau kecolongan lagi. Persiapan mereka untuk duel dengan Ducati sudah dilakukan jauh hari yakni dengan mengadakan tes tertutup pada 27 Mei lalu. Saat itu KTM hanya menurunkan pebalap ujinya.

Dani Pedrosa dan pebalap pabrikan, Pol Espargaro. Espargaro memberi komentar positif pada performa RC16 saat itu. Sirkuit ini memiliki karakter cepat dengan rata-rata kecepatan motor untuk kelas MotoGP mencapai 183,2km/jam. Meski begitu, top speed yang bisa dicapai di sini justru tak terlalu tinggi yakni di angka 316,7 km/jam. Hal itu disebabkan lintasan lurus yang tak terlalu panjang. Meski Ducati dan KTM difavoritkan juara, namun Yamaha dan Suzuki sepertinya perlu juga diwaspadai.

Quartararo masih menjadi satu-satunya pebalap Yamaha yang mampu mengeklaim podium di sini. Pada musim lalu, ia finish di urutan ke-3 setelah Dovizioso dan Marc Marquez. Jika tak ada kendala mesin seperti di Jerez dan Andalucia, besar kemungkinan tim garputala bisa bertempur di papan depan. Vinales sendiri tentu ingin menjadi yang tercepat setelah selama 2 seri awal hanya mampu melewati garis finish di belakang Quartararo yang merupakan pebalap tim satelit.

Sementara Suzuki pun cukup konsisten dalam sesi latihan bebas sejak Jumat (14/8). Alex Rins pada latihan besar pertama dan ke dua, mampu mencatat waktu tercepat ke empat meski pada kualifikasi hanya mampu berada di posisi ke-8. Lalu Joan Mir, justru mampu start di depan Rins yakni grid ke-6.

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol Hamilton Start Terdepan – Lewis Hamilton merebut pole position di Formula 1 GP Spanyol. Pebalap Mercedes itu unggul tipis atas rekan setimnya, Valtteri Bottas. Dalam sesi kualifikasi GP Spanyol di Sirkuit. Catalunya Hamilton mencatatkan waktu terbaik 1 menit 15,584 detik. Ini jadi pole kelima Hamilton di Sirkuit Catalunya.

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol Hamilton Start Terdepan

Start terdepan di GP Spanyol, Hamilton kini tercatat sudah 92 kali meraih pole position. Pebalap asal Inggris itu tercatat sebagai pebalap pertama dalam sejarah F1 yang 150 kali start di front row. Jelang F1 GP Spanyol, Mercedes Kembali Khawatirkan Masalah Ban. Hamilton hanya unggul tipis dari Bottas yang ada di posisi kedua. Bottas cuma kalah 0,059 detik dari Hamilton.

Di belakang dua pebalap Mercedes yang dominan, ada Max Verstappen (Red Bull Racing) yang mencatatkan waktu 1 menit 16,292 detik. Sergio Perez (Racing Point) yang kembali membalap usai sempat terjangkit virus corona ada di urutan keempat.

Rekan setim Perez, Lance Stroll, menyusul di urutan kelima di depan Alexander Albon (Aston Martin Red Bull Racing). Dua pebalap McLaren, Carlos Sainz dan Lando Norris, berturut-turut menempati posisi ketujuh dan kedelapan. Sementara itu, Ferrari mendapat hasil jeblok. Charles Leclerc hanya menempati posisi kesembilan. Sementara itu, Sebastian Vettel ada di urutan ke-11.

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol:

Pos Pebalap Tim Gap
1 Lewis Hamilton Mercedes 1m15.584s
2 Valtteri Bottas Mercedes 0.059s
3 Max Verstappen Red Bull/Honda 0.708s
4 Sergio Perez Racing Point/Mercedes 0.898s
5 Lance Stroll Racing Point/Mercedes 1.005s
6 Alexander Albon Red Bull/Honda 1.445s
7 Carlos Sainz Jr. McLaren/Renault 1.460s
8 Lando Norris McLaren/Renault 1.500s
9 Charles Leclerc Ferrari 1.503s
10 Pierre Gasly AlphaTauri/Honda 1.552s
11 Sebastian Vettel Ferrari 1.584s
12 Daniil Kvyat AlphaTauri/Honda 1.608s
13 Daniel Ricciardo Renault 1.614s
14 Kimi Raikkonen Alfa Romeo/Ferrari 1.802s
15 Esteban Ocon Renault 1.983s
16 Kevin Magnussen Haas/Ferrari 2.324s
17 Romain Grosjean Haas/Ferrari 2.505s
18 George Russell Williams/Mercedes 2.515s
19 Nicholas Latifi Williams/Mercedes 2.948s
20 Antonio Giovinazzi Alfa Romeo/Ferrari 3.113s

MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok – Pengamat Senior MotoGP Carlo Pernat mewanti-wanti masalah motor di Yamaha dan Ducati saat berlaga di kandang KTM, Sirkuit Redbull Ring, Spielberg, Autria. Para rider saat ini sudah berada di Austria. Mereka bakal melakukan latihan bebas dan sesi kualifikasi sebelum balapan utama di akhir pekan.

MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok

MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok

KTM jadi tim yang menebar ancaman. Keberhasilan Binder jadi juara dua pekan lalu dan penampilan cemerlang Pol Espargaro (sebelum akhirnya jatuh) jadi bekal bagus, apalagi Sirkuit Red Bull Ring merupakan kandang bagi KTM. Kita sekarang di trek KTM, dan mereka menjadi favorit juara,” kata Carlo Pernat seperti dikutip GPone. Selain itu, KTM pun sudah sering melakukan pengetesan di sirkuit tersebut.

Pun sirkuit ini akan digunakan sebanyak dua kali. Itu sebabnya, dengan kualitas motor RC16 yang semakin bagus, peluang meraup banyak poin di dua balapan jadi terbuka lebar. Aprilia juga akan memiliki beberapa peluang bagus dalam beberapa balapan berikutnya. Seperti KTM, ia memiliki keuntungan dari konsesi, memiliki pilihan mesin lebih (banyak) untuk musim (2020) dan kemungkinan (lebih baik) mengorganisir tes,” ujar dia.

Vinales dan Morbidelli bahkan sudah membuka kelima jatah mesin motor MotoGP

Tapi Carlo Pernat memberi alarm peringatan bagi Yamaha dan Ducati jelang GP Austria dan Styria 2020 pada dua pekan mendatang. Yamaha memiliki masalah pada mesin. Di dua balapan awal yang digelar di sirkuit Jerez, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli mengalami kendala pada mesin motornya sehingga harus mengakhiri balapan sebelum finis. Maverick Vinales juga mengalami masalah teknis pada mesin motornya saat kualifikasi di Jerez.

Yang dialokasikan untuk musim ini. Seperti diketahui, tim unggulan MotoGP mendapat jatah 5 mesin untuk melakoni 14 seri balapan MotoGP musim 2020 ini. 5 mesin sudah bermasalah di 3 Grand Prix, diasumsikan ada masalah dan sejauh mana. Penyebabnya harus bisa ditemukan selama kejuaraan. Ini adalah peringatan berbahaya kata Pernat.

Alarm bahaya juga diungkap Pernat kepada tim pabrikan Ducati. Desmosedici GP 20 terlihat kurang apik, di sisi lain Johann Zarco yang menggunakan Ducati Desmosedici GP 19 mampu melesat ke podium di Sirkuit Brno akhir pekan kemarin. Kalau mereka tidak kembali pada performa maksimal di lintasan yang sering mereka menangi.

Maka kapan kita akan melihat lagi performa mereka?” sambung pria berusia 72 tahun tersebut. Ada yang salah dengan pengembangan motor ketika Zarco yang menunggangi motor Ducati GP19 lebih cepat di Brno ketimbang mereka yang menunggangi motor (Desmosedici GP20) dari pabrikan,” tutup Carlo Pernat.

McLaren Berencana Jual Saham Tim Balap F1nya – McLaren dikabarkan akan menjual saham tim. Formula 1-nya untuk menjaga kondisi keuangan. McLaren dilanda krisis yang disebabkan oleh pandemi virus Corona ditambah lagi agenda F1 musim ini tertunda cukup lama.

McLaren Berencana Jual Saham Tim Balap F1nya

McLaren Berencana Jual Saham Tim Balap F1nya

Pekan lalu dipastikan masa depan McLaren dalam waktu dekat telah. Dijamin setelah memperoleh pinjaman USD 182 juta dari National Bank of Bahrain. Sekarang dilaporkan bahwa para pemegang saham telah memberikan lampu hijau bagi. McLaren mempertimbangkan cara-cara lain mendapatkan kucuran dana untuk mengamankan keuangan selama lima tahun ke depan.

Jet Darat F1 yang Siap Ngebut Minggu Besok Autocar melansirkan bahwa McLaren sedang melakukan diskusi lanjutan untuk menjual bagian dari divisi balap-nya yang termasuk tim Formula 1 McLaren. Ada klaim bahwa McLaren juga mungkin akan menjual saham divisi Otomotif dan Teknologi Terapannya, tetapi rumor tentang itu tak memiliki landasan valid.

Kami sedang mempertimbangkan opsi investor tambahan dalam bisnis Racing,” ujar juru bicara McLaren memberikan konfirmasi dalam sebuah pernyataan. McLaren Racing jelas akan membutuhkan banyak uang untuk mencapai tujuannya kembali ke menjadi yang terdepan di Formula 1. Tim ini mengalami tahun yang sukses pada tahun 2019. Akhir pekan lalu pembalap McLaren Lando Norris selesai di tempat ke-3 di Grand Prix Austria.

McLaren Kesulitan Cari Pinjaman Duit, Mobil-mobil Antiknya Jadi Jaminan Sebelumnya McLaren juga telah merampingkan kuantitas sumber daya manusianya. Secara total ada 1.200 dari 4.000 orang yang berada di divisi teknologi dan divisi balap kehilangan status pekerjaannya di McLaren.

Tak sampai di situ, McLaren tidak malu-malu menggadaikan kantor pusatnya di Woking, Inggris, dan koleksi mobilnya dengan nilai 275 miliar poundsterling atau setara Rp 4,9 triliun.

Pembatalan acara motorsport, penangguhan kegiatan manufaktur dan ritel di seluruh dunia, dan berkurangnya permintaan telah membawa dampak yang mengejutkan,” ujar McLaren dalam pernyataan yang dilansirkan oleh Daily Mail beberapa waktu lalu.

Dani Pedrosa Sentuhan Magis Sang Legenda yang Dahulu Disia siakan – Brad Binder, berhasil menjuarai balapan MotoGP seri Brno, Republik Ceko pekan lalu. Tak disangka, tunggangannya yakni KTM RC-16 tampil sangat beringas. Binder seakan tak menghadapi kesulitan yang berarti sepanjang balapan dan dengan mudah mengasapi para seniornya. Dimulai dari Vinales, Espargaro bersaudara, Zarco, Quartararo, hingga yang terakhir Morbidelli.

Dani Pedrosa Sentuhan Magis Sang Legenda yang Dahulu Disia siakan

Dani Pedrosa Sentuhan Magis Sang Legenda yang Dahulu Disia siakan

Ini adalah kemenangan pertama bagi KTM sejak keikutsertaannya di kelas Premiere pada tahun 2016. Sebelumnya mereka terlebih dahulu meraih podium untuk pertama kali pada tahun 2018 di seri Valencia. Memanfaatkan basahnya aspal sirkuit, Pol Espargaro berhasil membawa pabrikan ini mencicipi manisnya podium. Kini setelah 2 tahun berlalu, lompatan besar berhasil mereka lakukan. Pucuk podium berhasil mereka jajaki dan menambah daftar panjang pabrikan yang sukses meraih kemenangan di kelas MotoGP.

Tak sedikit orang yang terheran-heran melihat pesatnya perkembangan pabrikan yang satu ini. Mengingat kompetisi di era MotoGP sekarang penuh dengan determinasi, pengembangan elektronik yang kompleks, permasalahan ban, hingga dominasi Honda dan Marc Marquez selama beberapa tahun terakhir.

Namun jika Anda benar-benar mengikuti perjalanan mereka, saya kira itu bukanlah hal yang tabu. Kiprah KTM di ajang Grand Prix sendiri sudah dimulai sejak tahun 2004 lalu dari kelas 125cc. Sudah banyak sekali prestasi yang mereka torehkan di kelas pemula dan intermediate (125cc/Moto3 dan 250cc/Moto2). Sehingga berbicara pengalaman, tentu sedikit banyak mereka telah memilikinya.

Kemudian KTM melakukan investasi secara besar-besaran untuk berkompetisi di kelas MotoGP

Dimulai dari kucuran dana hingga 40 juta euro untuk keikutsertaannya di 3 kelas berbeda, hingga pembinaan pembalap sejak dini. Brad Binder dan Miguel Oliveira adalah salah satu contoh keberhasilan investasi mereka. Sokongan dari pihak sponsor utama, Red Bull juga berandil besar bagi kesuksesan mereka. Dan satu hal yang saya apresiasi dari KTM yakni mereka tidak tergoda untuk mengontrak pembalap besar dengan segudang pengalaman untuk bisa menjadi juara. Melainkan lebih memilih untuk fokus terhadap pengembangan motor secara teknis. Karena jika aspek tersebut berhasil dikuasai, maka jalan untuk menjadi pabrikan juara akan semakin dekat.

Selain itu, langkah besar yang diambil oleh KTM yakni merekrut sang legenda MotoGP, Dani Pedrosa untuk menjadi development rider mereka. Posisi ini sebenarnya sudah diisi oleh Mika Kalio. Akan tetapi pengembangan cenderung stagnan dan progresnya tidak signifikan.

Bagi saya Dani Pedrosa adalah pilihan cerdas dan sangat tepat. Ia adalah permata yang terbuang. Ia sangat disia-siakan oleh Honda dan Alberto Puig yang terlalu banyak bicara. Kini bersama KTM, The Litle Samurai justru berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai seorang legenda dengan visi teknis yang sangat-sangat mempuni. Mengembangkan sebuah prototype tercepat di dunia bukanlah hal yang sederhana tapi ia sukses mengeksekusinya.

Ditambah lagi ia datang ke sebuah tim yang baru siap untuk berlari. Masa depan tim KTM di MotoGP pun masih terlihat abstrak dengan motor yang belum kompetitif, liar, dan relatif sulit untuk dikendalikan.

Namun dengan kerja kerasnya selama satu tahun lebih, Pedrosa dan tim KTM mampu menyulap RC16 menjadi motor yang sangat kompetitif dan mengubah persepsi tersebut. Hal itu bisa terlihat dari peningkatan prestasi yang mereka alami selama kurun waktu dua musim terakhir. Pol Espargaro selaku pembalap utama yang turut ambil bagian dalam pengembangan mampu beberapa kali merangsek ke posisi teratas.

Fabio Quartararo Targetkan Podium Lagi di MotoGP Austria – Fabio Quartararo bertekad bangkit setelah hasil kurang sip di Brno. Di MotoGP Austria, rider Petronas SRT itu ingin mengulang finis podium seperti tahun lalu. Setelah berhasil merajai dua balapan pertama di Jerez, Quartararo secara mengejutkan hanya finis ketujuh di MotoGP Ceko, akhir pekan lalu.

Fabio Quartararo Targetkan Podium Lagi di MotoGP Austria

Start dari posisi kedua, Quartararo gagal kompetitif sehingga terpaut nyaris 12 detik dari rider KTM Brad Binder yang memenangi balapan.Honda Dikecam Usai Terpuruk di Brno. Secara statistik, MotoGP Austria bukanlah lintasannya Yamaha. Pasalnya, sejak mulai menggelar balapan kelas premier pada 2016, Sirkuit Red Bull Ring dikuasai oleh Ducati.

Kendati demikian Fabio Quartararo berhasil naik podium ketiga pada tahun lalu. Hasil yang akan coba diulang pebalap berusia 21 tahun itu pada akhir pekan ini. Itu memang bukan akhir pekan terbaik kami di Brno. Aku menyukai lintasan di Austria, aku menantikan balapannya,” ungkap Quartararo di Speedweek.

Saat ini cuaca di sana tidak menentu, tapi kurasa aku bisa melaju kencang dan kembali ke podium. Kami sudah pasti akan mencoba mengulang setidaknya finis tiga besar dari tahun lalu,” cetus pebalap Prancis itu.

Bradical! Met Ultah, Brad Binder Setelah Binder memenangi balapan di Brno, Quartararo menjadi lebih waspada terhadap rivalnya itu. “Kami tahu KTM akan kembali tangguh di sini karena mereka sudah melakukan banyak uji coba di sana.

Itu artinya mereka mempunyai banyak data yang penting yang bisa digunakan dalam balapan,” Fabio Quartararo menambahkan. Fabio Quartararo masih memimpin klasemen sementara MotoGP dengan perolehan 59 poin, unggul 17 poin dari rival terdekatnya Maverick Vinales di posisi kedua. Franco Morbidelli dan Andrea Dovizioso di urutan ketiga dan keempat usai meraup 31 poin.

Max Verstappen Menghentikan Kemenangan Mercedes – Max Verstappen memenangkan balapan 70 tahun ulang tahun f1 (10/8). Di umur ke 70 nya f1 ini merupakan momen spesial dimana f1 dimulai di sirkuit Silverstone, Britania Raya. Cukup spesial bagi f1 sampai mengganti namanya khusus hanya untuk ulang tahun f1.

Max Verstappen Menghentikan Kemenangan Mercedes

Verstappen berhasil membalaskan dendamnya ketika hampir menang melawan Hamilton di Silverstone satu minggu lalu (3/8). Hamilton yang minggu lalu mengalami kendala ban bocor pada saat lap terakhir di. Silverstone menang nyaris dengan Verstappen yang harus mengganti bannya pada saat 2 lap terakhir. Jika kemarin Verstappen tidak mengganti bannya di lap terakhir, ini bisa jadi kemungkinan kemenangan bagi Verstappen minggu lalu. Tapi dengan strategi yang lebih baik oleh timnya Red Bull kemarin.

Verstappen berhasil mengalahkan Hamilton dan menghentikan kemenangan tim Mercedes yang sudah 5 kali kemenangan berturut-turut tersebut. Walau harus berada di urutan ke 4 pada saat kualifikasi kemarin (8/8) tetapi dengan strategi yang baik oleh Red Bull. Verstappen berhasil memenangkan balapan 70 tahun ulang tahun f1 ini. Balapan dimulai dengan Verstappen di posisi keempat dan Nico Hulkenberg yang secara impresif mendapatkan posisi. Ke tiga di kualifikasi kemarin dan diperkirakan akan mendapatkan podium di balapan ini.

Valtteri Bottas dari tim Mercedes yang pada saat kualifikasi mendapatkan posisi pertama dapat dibalap oleh Verstappen untuk mendapatkan posisi ke pertama pada lap ke 27. Saat itu Verstappen yang sedang pitstop langsung terbalap oleh Bottas tetapi karna ban baru yang digunakan Verstappen, ia berhasil membalapnya di lap ke 27 dan mendapatkan posisi pertama tetapi berhasil dibalap lagi oleh Hamilton dikarenakan Verstappen harus mengganti bannya di lap ke 33.

Sayang pada saat balapan dimulai dia dibalap oleh verstappen saat itu

Pada lap ke 41 Hamilton yang khawatir bannya bocor lagi seperti minggu lalu(3/8) mengganti bannya membuat Verstappen, Bottas dan Charles Lecrec menyalipnya dan membuatnya berada di posisi ke 4. Hamilton yang menggunakan ban barunya tentu saja dapat dengan mudah membalap Lecrec dari Ferari di lap ke 45 dan rekan setimnya Bottas di lap 50 tetapi gagal membalap Verstappen yang pada saat itu memiliki jarak waktu sekitar 8 detik.

Verstappen berhasil membuat jarak dengan Hamilton 11 detik dan memenangkan balapan 70 tahun ulang tahun f1. Kemenangan ini memberikan kesan positif kepada tim Red Bull dan membuat Verstappen menempati posisi ke dua dalam Drivers Championship, melewati Bottas. Rekan setimnya di Red Bull Alex Albon walau mengecewakan berada di posisi 9 kemarin berhasil menempati posisi ke 5. Strategi merupakan kunci kemenangan bagi tim Red Bull.

Hamilton walau gagal memenangkan balapan ini tetapi berhasil mengunci 1 poin lagi karena berhasil mendapatkan lap tercepat. Lando Norris dari Mclaren yang berada di posisi ke 9 menganggap bahwa Verstappen merupakan seorang legenda. Hal itu dia katakan pada saat selesai balapan diradionya. Norris tidak lupa juga untuk berjabat tangan dengan Verstappen dan memberinya selamat di akhir balapan.

Hasil mengecewakan pun didapatkan oleh Sebastian Vettel dan Carlos Sainz. Sebastian Vettel yang merupakan Juara F1 empat kali berturut turut pada 2010 sampai dengan 2013 harus pulang tanpa poin dengan berada di posisi ke 12. Carlos Sainz dari Mclaren pun juga harus pulang tanpa poin dengan berada di posisi 13.

Posisi pembalap : Max Verstappen, Lewis Hamilton(lap tercepat), Valtteri Bottas, Charles Lecrec, Alex Albon, Lance Stroll, Nico Hulkenberg, Esteban Ocon, Lando Norris, Danil Kvyat, Pierre Gasly, Sebastian Vettel, Carlos Sainz, Daniel Ricciardo, Kimi Raikkonen, Romain Grosjean, Antonio Giovinazzi, George Russell, Nicholas Latifi, Kevin Magnussen. Ega Danendra Hartanto, mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Jurusan Perhotelan, Penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2017.

KTM Cetak Sejarah dan Anjloknya Peforma HRC di Moto GP Brno – Minggu 09 Agustus 2020 menjadi hari tak biasa untuk tim moto gp asal austria KTM. Sempat mengalami kekecawaan karena pembalapnya Pol Espargaro crash dan tidak bisa melanjutkan balapan.

KTM Cetak Sejarah dan Anjloknya Peforma HRC di Moto GP Brno

KTM Cetak Sejarah dan Anjloknya Peforma HRC di Moto GP Brno

Kejutan dibuat oleh Bend Binder dengan raihan kemenangan 1st. Hal tersebut menjadi raihan pertama kali bagi KTM semenjak keikutsertaan dalam ajang balap moto gp.

Penampilan apik juga ditunjukan oleh Morbideli. Anak didik Valentino Rosi ini berhasil meraih podium pertama dengan menduduki peringkat kedua.

Selain itu Zohan Zarco juga tak mau kalah untuk memberikan penampilan terbaik dengan meraih podium ketiga yang merupakan podium pertama kali dipersembahkan semenjak bergabung dengan Tim Avianti.

HRC yang sebelumnya selalu mendominasi dalam moto GP Brno tidak satupun pembalapnya masuk 10 besar. Itu tidak lain karena absenya yang pembalap utama Marq Marquez.

Peningkatan peforma menjadi tugas bagi HRC agar tetap dapat bersaing sekaligus mempertahankan posisi sebagai tim papan atas. Peforma HRC secara pabrikan dapat sedikit terangkat dengan peforma Nakagami dari tim satelit honda yang berhasil finish di urutan 8 (delapan).

Maurits Mantiri Hadiri Gladi Kotor Kejuaraan Nasional Virtual Kempo Piala Menteri – Maurits Mantiri selaku. Ketua Kempo Kota Bitung sangat mendukung kegiatan “Kejuaraan Nasional (KEJURNAS) Virtual Tandoku Shorinji Kempo Piala Menteri Komunikasi dan Informasi Tahun 2020.dimana untuk Provinsi Sulawesi Utara kegiatan ini akan di laksanakan.

Maurits Mantiri Hadiri Gladi Kotor Kejuaraan Nasional Virtual Kempo Piala Menteri

Kota Bitung tepatnya pada tanggal 13 – 14 Agustus 2020 dalam rangka merayakan HUT Kemerdeekaan RI yang ke 75 tahun. Dukungan dari Ketua Kempo Bitung yang juga merupakan Wakil Walikota. Bitung ini terlihat jelas dimana sekalipun memiliki banyak acara, Bapak Kumis. Tipis (sapaan sayang Maurits Mantiri ) ini berusaha menyempatkan diri datang ke Gedung Olahraga.

Kota Bitung untuk melihat gladi kotor yang dilaksanakan secara online di 34 Propinsi diseluruh Indonesia. Menurut Mantiri saat datang melihat persiapan yang dilakukan oleh team KOMINFO yang di pimpin langsung oleh Kepala Balai Monitor (BALMON) SULUT Bpk Hermanto serta Sekretaris Umum PERKEMI SULUT Senpai Deidy Katili, kegiatan secara virtual yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan informasi ini merupakan ide yang sangat kreatif.

Hal ini bisa menghilangkan rasa rindu para Atlet Kempo se – Indonesia untuk mengikuti kejuaraan nasional di masa pandemik corona saat ini. Maurits Mantiri juga mengatakan akan berusaha meluangkan waktu untuk bisa hadir menyaksikan pertandingan sekaligus memberi semangat bagi team Kempo SULUT yang akan berlaga, apalagi dalam team Kempo tersebut ada 2 (Dua) atlet yang merupakan kenshi Kempo Bitung.

Kita mo usahakan hadir pas pertandingan, soalnya ini pertama kali mo lia Kempo dipertandingkan secara virtual se – Indonesia apalagi ada 2 (dua) atlet yang mo bertanding itu asal Bitung. Semoga Team Kempo SULUT bole dapat hasil yang terbaik.” Tutur Ketua Kempo Bitung Maurits Mantiri sebelum meninggalkan Gedung Olahraga (GOR) Bitung.

Usai Jalani Operasi Kedua Marc Marquez Bilang Begini – Marc Marquez menjalani operasi kedua pada lengannya dan harus absen dalam balapan MotoGP Ceko. The Baby Alien angkat suara terkait hal itu. Apa katanya.

Usai Jalani Operasi Kedua Marc Marquez Bilang Begini

Usai Jalani Operasi Kedua Marc Marquez Bilang Begini

Marquez mengalami retak tulang humerus atau lengan atas seusai mengalami crash di MotoGP Spanyol 19 Juli lalu. Rider tim Repsol Honda itu kemudian naik ke meja operasi untuk memperbaiki kondisi tulangnya.

Empat hari seusai menjalani operasi, Marquez kembali ke lintasan demi mengikuti sesi latihan bebas MotoGP Andalusia. Namun, juara bertahan MotoGP itu kembali mengalami masalah pada lengannya yang memaksa dirinya berhenti dari sesi kualifikasi, hingga membuat Marquez gagal race keesokan harinya.

Melansir Speedweek, pelat titanium penyambung tulang Marc Marquez mengalami kerusakan akibat akumulasi stres di bagian lengan yang dioperasi. Operasi kedua pun dilakukan pada Senin (3/8/2020) untuk mengganti pelatnya dengan yang baru.

Alhasil, Marquez dipastikan tidak akan mengikuti balapan MotoGP Ceko yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (9/8). Posisinya di tim Repsol Honda digantikan sementara oleh Stefan Bradl.

Setelah menjalani operasi keduanya, Marquez memamerkan kondisi terbarunya di media sosial Instagram miliknya. Juara dunia delapan kali itu mengaku tidak akan menyerah dan berterima kasih atas doa dan dukungan para penggemar untuknya.

“Terjatuh itu diperbolehkan, tetapi bangkit adalah suatu keharusan. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan!” begitu isi kutipan unggahan Marquez via akun @marcmarquez93.

Marc Marquez sendiri diprediksi harus beristirahat total untuk memulihkan kondisinya sepanjang bulan Agustus ini. Rider 27 tahun itu diperkirakan baru akan kembali pada seri MotoGP San Marino tanggal 13 September mendatang.

Kevin Sanjaya spesialis Ganda Putra Bulutangkis Dunia – Kevin Sanjaya Sukamuljo atau yang akrab disapa kevin. Adalah salah satu spesialis pemain bulu tangkis ganda putra terbaik dunia. Pemain yang lahir di Banyuwangi, 2 Agustus 1995 . Kevin menyukai bulutangkis sejak ia masih berumur 2,5 tahun. Atlet ini merupakan pemain asal klub Djarum di Kudus, Jawa Tengah yang bergabung sejak tahun 2007.

Kevin Sanjaya spesialis Ganda Putra Bulutangkis Dunia

Sebelum turun di dunia bulutangkis Kevin pernah gagal saat mengikuti audisi umum PB Djarum tahun 2006, karena postur tinggi yang menjadi alasan utamanya. Meski begitu Kevin tidak menyerah, ia terus mencoba di tahun berikutnya, yang akhirnya berhasil. Perlahan prestasi Kevin mulai menonjol, kemudian ia berhasil masuk Pelatnas, Cipayung pada tahun 2013. Berlatih dengan giat dan semangat yang kuat itulah, menjadi bekal utama Kevin sejak kecil

Prestasi pemain berusia 25 tahun ini sangat membanggakan, bersama dengan rekan-rekan pemain beregu putra lainnya ia berhasil menyumbangkan medali emas pada Sea Games 2015 (pesta olahraga Asia Tenggara).

Hingga saat ini dipasangkan dengan Marcus Fernaldi Gideon, pernah menyabet Kejuaraan All England Open 2017. Di tahun yang sama bersama Marcus Fernaldi Gideon ia mendapatkan penghargaan dari BWF (organisasi bulutangkis dunia) sebagai pemain badminton terbaik seluruh dunia. Kevin Sanjaya Sukamuljo terkenal dengan permainan yang cepat, agresif, dan memiliki serangan yang sangat sadis terhadap lawannya, juga mempunyai pukulan-pukulan bola yang khas.

Selain itu mereka juga pernah meraih emas di ajang Asian Games 2018 di Jakarta

Setelah sukses mengalahkan saudara kandungnya sendiri yakni Fajar Alfian-Rian Ardianto. Mereka mempunyai julukan tersendiri yakni “The Minions”. Karena sering menggunakan jersey berwarna kuning seperti tokoh animasi minions, saat bertanding di lapangan.

Karena gayanya yang sering dibilang “tengil” dan berani oleh siapapun saat bermain di depan net, kerap kali membuat lawan yang dihadapi kesal, dan kehilangan fokus saat dilapangan, tetapi itulah yang menjadi ciri khas dari seorang Kevin.

Begitupun dengan Marcus yang mempunyai teknik skill yang luar biasa, dan merintis karirnya juga turun di spesialis ganda. Langkah Marcus/Kevin masih tak terbendung pada 2018. Keduanya begitu mendominasi dengan memenangi delapan kejuaraan BWF World Tour, termasuk mempertahankan titel All England Open.

Di usianya yang boleh dibilang masih dalam usia keemasan, Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah mendulang sejumlah prestasi membanggakan, sederet gelar juara sudah ia raih bersama Marcus, yang akrab ia sapa dengan Koh Sinyo

Berkat duet prestasi ciamik tersebut sukses membawa Marcus/Kevin menjadi pemain yang masih bertengger di peringkat satu dunia hingga saat ini. Juga menjadi andalan Indonesia dalam olahraga bulutangkis di sektor ganda putra.

Balapan Gila Hamilton Pecahkan Rekor di Silverstone – Balapan seri ke-4 F1 yang berlangsung di sirkuit Silverstone Minggu kemarin mungkin adalah salah satu balapan paling gila yang pernah berlangsung selama ini karena penuh drama dan air mata. Pada balapan kali ini banyak pebalap yang harus patah hati, diputus pas lagi sayang-sayangnya karena pecahnya ban, yang sialnya justru terjadi menjelang akhir balapan.

Balapan Gila Hamilton Pecahkan Rekor di Silverstone

Balapan Gila Hamilton Pecahkan Rekor di Silverstone

Dua pebalap Mercedes, Hamilton dan Bottas kompakan pecah ban jelang akhir balapan. Bottas mengalaminya tiga lap sebelum finish. Dengan tertatih-tatih Bottas kemudian memaksakan diri untuk masuk pit. Posisinya seketika melorot dari posisi dua hingga ke posisi dua belas, dan tak mendapat poin. Hamilton justru mengalaminya di lap terakhir. Jantungnya nyaris copot ketika mendengar lewat radio kalau Verstappen sedang kesetanan mengejarnya dari belakang.

Mengandalkan tiga roda (bukan semen) minus roda depan kiri yang pecah, Hamilton dipaksa untuk mengeluarkan segala jurus ilmu yang dimilikinya agar mampu menuntun mobilnya melewati chicane, sebuah tikungan berbentuk huruf “S” menjelang straight garis finish. Menghadapi chicane Ini ibarat “memeluk mobil simalakama. Dipeluk mati bini, tak dipeluk mati selingkuhan. Menjelang chicane, Hamilton hanya punya dua opsi. Pertama, melambat agar mobilnya bisa stabil di tikungan. Namun dengan risiko akan dilewati Verstappen persis beberapa meter menjelang garis finish. Tetapi Hamilton setidaknya masih bisa podium dua.

Kedua, tetap melajukan mobil seperti biasa. Risikonya adalah velg kiri depan pasti akan menyentuh aspal ketika mobil berbelok tajam ke kanan. Risiko terburuk, ban copot dari velg, dan velg langsung bersentuhan dengan aspal. Sayap depan, samping dan suspensi bisa rusak, membuat mobil berhenti total, dan Hamilton tentu tidak mendapat nilai sama sekali. Rupanya Hamilton termasuk kategori “orang gila!” Ia mengambil opsi kedua dan memaksakan mobilnya melaju di chicane tersebut. Namun ia beruntung, ban Michelin itu tidak copot dari velgnya,walaupun sebagian dari velg itu bergesekan dengan aspal sirkuit.

Untunglah garis finis sudah di depan mata dan Hamilton tiba lima detik di depan Verstappen

Seandainya garis finish dimundurkan 500 meter, maka Verstappen yang juara. Kemenangan Hamilton di Silverstone ini sekaligus menorehkan rekor baru di F1. Hamilton menjadi pebalap tuan rumah pertama yang berhasil tujuh kali juara di sirkuit tuan rumah sendiri. Ia memecahkan rekor Alain Prost (Perancis) yang berhasil 6 kali juara di GP Perancis. Hamilton juga memecahkan rekor Ayrton Senna 19 kali memimpin balapan dari start hingga finish, setelah ia berhasil membuat rekor 20 kali berkat kemenangan di Silverstone kemarin.

Dengan rekor 87 kemenangan di F1, Hamilton kini terpaut 4 kemenangan lagi dari rekor Michael Schumacher, dan hanya terpaut satu podium lagi untuk menyamai rekor 155 podium Schumacher. Verstappen sendiri sebenarnya beruntung diatas musibah yang menimpa Bottas. Tadinya ia berada di posisi tiga, terpaut cukup jauh di belakang Bottas sebelum Bottas sendiri mengalami pecah ban. Di depan mata Verstappen melihat Bottas terseok-seok dengan tiga roda (bukan semen) menuju pit. Verstappen kemudian meminta ke timnya untuk mengganti ban, agar nasibnya tak sama seperti Bottas. Sejurus kemudian Verstappen keluar dari pit dengan ban soft yang seger dan wangi (wangi ban tentunya)

Astaganaga! Yah namanya juga manusia, Verstappen jadi kepikiran. Seandainya, yah seandainya ia tidak masuk pit untuk mengganti ban (butuh waktu sekitar 24 detik total waktunya) maka pasti Verstappen yang menjadi juara, soalnya Verstappen finish 5 detik di belakang Hamilton. Tapi Verstappen kemudian bisa bersyukur dan tertawa. Bagaimana kalau ban mobilnya juga pecah? Jangan-jangan, bukan cuma gagal finis, bisa-bisa jiwanya juga terancam.

Tak lama kemudian terjadi juga musibah menimpa Hamilton seperti Bottas tadi

Patah hati juga menimpa pebalap McLaren, Carlos Sainz Jr. Nasibnya sama seperti Bottas. Tadinya ia nyaman “duduk” di posisi 4, tapi pecah ban di akhir balapan memaksanya harus “berdiri” di posisi 13. Sebaliknya dengan rekan setimnya Lando Norris yang berhasil mengatasi degradasi ban dengan baik, sehingga finish di posisi ke-5 untuk kedua kalinya pada musim ini. Lando Norris masih nyaman di poisisi empat klasemen pebalap, mengungguli seniornya seperti Carlos Sainz Jr, bahkan Sebastian Vettel. Bagi Bottas sendiri kemalangan ini semakin menjauhkannya dari Hamilton yang kini berhasil mengumpulkan 88 poin, berselisih 30 poin di depan Bottas. Padahal hingga dua balapan berlangsung, Bottas masih unggul dari Hamilton.

Memang seri balapan masih Panjang, tetapi Bottas harus berjuang keras agar bisa tetap meraih poin, agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar juara dunia 2020. Air mata pertama sudah menetes di pipi Nico Hulkenberg setelah ia gagal membalap bahkan ketika balapan belum lagi dimulai. Kru Racing point akhirnya menyerah karena tidak mampu memperbaiki mobilnya yang rusak menjelang balapan. Padahal inilah balapan pertama Nico setelah ia memutuskan pensiun tahun lalu. Nico ditawari balapan setelah pebalap Racing Point, Sergio Perez dipastikan reaktif Covid-19, sehingga ia menjadi pebalap pertama yang terinfeksi Covid-19.

Ban depan kiri Alex Albon kemudian mengenai ban belakang kanan Kevin, membuatnya melintir untuk kemudian berhenti di dinding tembok pembatas. Kevin Magnussen seketika keluar dari balapan dengan ban kiri depan copot. SC (Safety Car) kemudian masuk ke lintasan untuk memberi waktu bagi petugas untuk membersihkan trek dari serpihan-serpihan. Hampir semua pebalap menggunakan ban kompon medium, kecuali dua pebalap Mc Laren yang menggunakan ban kompon soft.

Air mata selanjutnya menetes di pipi Kevin Magnussen ketika balapan baru berlangsung satu putaran

Tampaknya ini terkait dengan sesi kualifikasi Q3 kemarin, dimana kedua pebalap ini mengejar time attack untuk mencari waktu tercepat. Namun ketika balapan, kedua pebalap ini harus berjuang keras untuk mengendalikan mobil karena bannya cepat sekali mengalami keausan. Setelah itu air mata meleleh di pipi Danill Kvyat setelah mobilnya menabrak tembok pembatas dalam sebuah laka tunggal di lap ke-13. Lagi-lagi dua buah ban mobil Danill Kvyat pergi menjauh meninggalkan mobilnya yang terkandas di atas rumput. SC kemudian Kembali masuk ke lintasan. Para pebalap kemudian masuk pit untuk mengganti ban ke kompon Hard.

Lap ke-19. SC keluar dari lintasan dan balapan dimulai Kembali. Norris kemudian berhasil menyalip Ricciardo, dan kini mencoba menyalip mentornya, Carlos Sainz. Usahanya gagal karena ia melebar. Setelah itu komposisi posisi pebalap nyaris tidak berobah lagi. Lap ke-41. Bottas melaporkan lewat radio, getaran keras yang dialaminya pada ban. Satu lap kemudian, Carlos Sainz juga melaporkan hal yang sama, namun ia tak tahu apa penyebabnya. Lap ke-50. Bottas melaporkan lewat radio, ada sesuatu yang terjadi pada bannya, dan ia kemudian melintir ke luar dari trek. Ternyata ban depan kiri sudah pecah.

Lap ke-51. Tim Mercedes mengingatkan Hamilton agar tidak mengejar fastest lap sebab stabilitas ban adalah prioritas utama. Tim kemudian memintanya untuk tenang dan mengabarkan kalau Verstappen 30 detik di belakangnya. Namun tak lama kemudian, ban depan kiri Hamilton pecah. Di lintasan tikungan cepat ini, mobil bisa dipacu konsisten dalam kecepatan 250 km/jam. Downforce mobil bekerja maksimal dengan G-Force menghajar pembalap sekitar 4G. Artinya, ketika melewati tikungan ini, leher pebalap didorong oleh gaya sebesar empat kali berat tubuhnya sendiri.

Kangen Banget Indonesia Mampu Sandingkan Gelar Juara – Thomas Cup dan Uber Cup 2020, apabila tidak ada aral melintang, rencananya akan diselenggarakan sekitar dua bulan mendatang. Di salah satu tempat yang tepatnya adalah Kota Aarhus, Denmark. Tanggal mainnya adalah 3 hingga 11 Oktober 2020 mendatang. Salah satu perhelatan akbar olahraga bulutangkis, dimana tim beregu bulutangkis Indonesia baik putra maupun putri, sudah terlalu lama tidak merasakan gelar juara.

Kangen Banget Indonesia Mampu Sandingkan Gelar Juara

Tim Thomas Cup juga Uber Cup yang terkini, semestinya bisa punya visi misi lengkap tahun ini. Menyandingkan dua gelar juara Thomas dan Uber secara bersamaan, seperti yang pernah dan tentu saja, telah terjadi di tahun 1994 dan 1996 silam. Memang, tentu saja tidak bisa dibilang target yang mudah untuk diraih. Namun kesempatan untuk membuat kejutan, terbuka lebar tahun ini. Meski tim lawan pun, tentu saja mempersiapkan para pemainnya, dengan kemampuan terbaiknya.

Berupaya untuk mengharumkan nama bangsa dan negara, di kancah bulutangkis internasional, tentu saja adalah prestasi dan kebanggaan. Keraguan, sangat mungkin bisa ditepiskan. Demi tidak menjadi batu sandungan. Tahun 2002, edisi terakhir tim Thomas Cup Indonesia mampu menjadi juara. Itu terjadi 18 tahun yang lalu, tepatnya di Guangzhou, Tiongkok. Tim Thomas Indonesia sanggup unggul 3-2 dari tim Malaysia.

Motivasi konsistensi kegigihan perjuangan di lapangan

Sejarah mencatat, tim Thomas Cup Indonesia adalah peraih gelar terbanyak dengan 13 gelar juara. (Catat juga: Tahun 1994, 1996, 1998, 2000, 2002. Lima kali beruntun tim Thomas Cup Indonesia meraih gelar juara). Sementara untuk tim Uber Cup sendiri, tim putri Indonesia baru mengoleksi tiga gelar juara. Itu terwujud di tahun 1975, 1994, 1996. Tim Uber Cup Tiongkok adalah peraih gelar terbanyak, dengan 14 gelar juara.

Tim Uber Jepang di posisi kedua, dengan torehan total 6 gelar juara. Pun tentu saja, jepang adalah juara bertahan. Pemenang Uber 2018, dua tahun yang lalu. Hasil undian yang terbaru, sudah dilakukan pada Senin (3/8/2020). Tim Thomas Cup Indonesia tergabung di Grup bersama Malaysia, Belanda, dan Inggris. Untuk beregu putri, tim Uber Cup Indonesia tergabung di Grup B bersama Korea Selatan, Malaysia, dan Australia.

Undian yang menarik tentunya, tim Thomas Cup Indonesia bersua tim Malaysia di babak penyisihan grup. Begitupun untuk tim Uber Cup Indonesia, bertemu tim putri Malaysia juga tim Korea Selatan, adalah tantangan. Selain tim Australia, yang bukan lawan sembarangan. Masih tersedia cukup waktu, untuk mengasah mentalitas juara. Masih ada waktu luang, sebelum berjuang di lapangan. Persiapan yang matang, adalah salah satu kunci kemenangan/keberhasilan. Diimbangi dengan faktor mentalitas seorang juara, kala bertanding di lapangan.

Jadi Unggulan Pertama Indonesia Pede Juara Piala Thomas 2020 – Dalam tayangan langsung, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sudah menuntaskan drawing grup gelaran Piala Thomas dan Uber yang bakal dihelat pada 3-11 Oktober 2020 di Aarhus, Denmark. Putra Indonesia berada di pot A1, sedangkan Cina B1, Denmark C1, dan Jepang D1. Bergabung dengan Malaysia, Belanda, dan Inggris, Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti, merasa optimis Indonesia akan merajai Grup A gelaran Piala Thomas.

Jadi Unggulan Pertama Indonesia Pede Juara Piala Thomas 2020

Jadi Unggulan Pertama Indonesia Pede Juara Piala Thomas 2020

Senada dengan Susy, yang patut diwaspadai di Grup A adalah Malaysia. Sedangkan Belanda dan Inggris selayaknya kita unggul. Nantinya juara dan runner-up masing-masing grup akan lolos ke perempatfinal. Sedangkan untuk Tim Uber, Indonesia bergabung di grup yang cukup berat, terutama bertemu dengan Korea Selatan dan Malaysia. Untuk Australia, selayaknya Indonesia bisa mengatasi. Grup B. Jika melihat materi pemain, tim Thomas Indonesia di atas kertas akan keluar sebagai juara grup.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Di tunggal putra ada Anthony Sinisuka Ginting peringkat 6 dunia dan Jonathan Cristie (7). Terakhir kali Indonesia menang atas Malaysia adalah pada partai puncak Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Manila, Filipina. Indonesia saat ini masih memegang rekor sebagai negara yang terbanyak meraih piala Thomas, yaitu 13 kali.

Saat terakhir Merah Putih meraihnya adalah pada tahun 2002 di Guangzhou, Cina. Di partai final kala itu Merah Putih menang 3-2 atas Malaysia. Angka 3 Indonesia diambil dari dua nomor ganda yaitu Candra Wijaya/Sigit Budiarto (partai kedua) dan Halim Haryanto/Tri Kusharyanto (partai keempat). Hendrawan yang turun di partai kelima menjadi penentu kemenangan Indonesia. Sedangkan dua angka untuk Malaysia disebabkan kekalahan Marleve Mainaky (partai pertama) dan Taufik Hidayat (partai ketiga).

Lagi-lagi Merah Putih menunjukkan dominasinya di sektor ganda putra. Baru-baru ini media Amerika Serikat, Badminton Bites, merilis bahwa ganda putra Indonesia paling ditakuti di dunia. Selain memiliki Kevin/Marcus dan Hendra Ahsan di rangking ke 1 dan 2, kita juga punya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di peringkat ke 5 dunia. Media itu juga menempatkan Indonesia sebagai favorit untuk merebut Piala Thomas tahun ini.

Indonesia memiliki dua ganda berperingkat satu dan dua dunia

Lebih jauh, media Cina Aiyuke secara spesifik menyoroti keputusan PBSI yang akan menggelar simulasi Piala Thomas pada September nanti. Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto mengatakan pihaknya akan melanjutkan program Pelatnas dengan menggelar simulasi Piala Thomas dan Uber. Seperti diketahui, sebelumnya PBSI sudah menggelar Home Tournament yang mencakup semua sektor. Tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Sesuai rencana, simulasi Piala Thomas dan Uber akan digelar pada awal September mendatang di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta. Untuk mematangkan persiapan baik dari segi fisik maupun strategi di lapangan. Untuk beregu putri, Tim Uber Indonesia terakhir kali membawa pulang piala adalah pada tahun 1996, atau 24 tahun lalu. Di partai puncak kala itu, Indonesia mengalahkan Cina dengan skor 4-1. Pada ketika itu Indonesia tidak dijagokan untuk merebut Piala Uber.

Di fase grup Indonesia tergabung dengan Cina, Indonesia kalah 0-5 dari tim putri Tirai Bambu tersebut. Untuk kedua kalinya, Indonesia dan Cina bertemu lagi di final. Kali ini Susy Susanti dkk berhasil membantai Cina dengan skor 4-1 sehingga Piala Uber dibawa pulang ke tanah air. Empat angka Indonesia saat itu disumbangkan oleh Susy Susanti, Mia Mia Audina, ganda Finarsih/Lili Tampi, dan pada partai kelima oleh Meulawati yang menaklukkan Zhang Ning dengan skor 11-6 dan 11-2. Sedangkan satu-satunya kehilangan angka Indonesia dihasilkan dari ganda Eliza Nathanael/Zelin Rosliana.

Mundur dari jadwal semula 16-24 Mei 2020, jika jadi dilaksanakan maka perhelatan Piala Thomas dan Uber mendatang ini akan menjadi perhelatan besar pertama bulutangkis yang digelar di tengah pandemi Covid-19. Akibat pandemi Covid-19, sejumlah turnamen internasional dihentikan. Adapun turnamen terakhir yang digelar sebelum dihentikan karena pandemi Covid-19 adalah All England pada 11-15 Maret lalu.

Apa Kabar Thomas Cup dan Uber Cup – Tim Thomas berada di Grup A bersama Malaysia, Inggris, dan Belanda. Sedangkan Tim Uber berada di Grup B bersama Korea Selatan, Malaysia dan Australia. Badminton World Federation (BWF) baru saja melakukan Pengundian grup Thomas Uber Cup 2020 yang berlangsung di Kuala Lumpur.

Apa Kabar Thomas Cup dan Uber Cup

Apa Kabar Thomas Cup dan Uber Cup

Jadwal ajang tersebut sudah mengalami perubahan kedua sejak ditetapkan sebelum pandemi coronavirus bulan Maret 2020 lalu. Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund mengatakan: “Prioritas utama kami adalah kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan atlet, staf, sukarelawan, hakim, dan seluruh komunitas bulutangkis.

Kami mendengarkan saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berbagai pakar kesehatan, otoritas lokal dan Pemerintah Denmark dan menjadi jelas bahwa menjadi tuan rumah acara besar seperti TOTAL BWF Thomas dan Final Piala Uber sebelum September akan sulit.” Kata Lund seperti rilis situs resmi federasi, BWFbadminton.

Sekjen BWF tersebut yakin bahwa mereka dapat menggelar kejuaraan yang aman pada tanggal baru 3-11 Oktober 2020. Kepastian jadwal tersebut sekaligus merampungkan undian penentuan grup peserta dengan menempatkan unggulan seperti aturan ranking negara yang berlaku. TOTAL BWF Thomas dan Final Piala Uber 2020 akan digelar di Aarhus, Denmark.

Tim Thomas berada di Grup A bersama Malaysia, Inggris, dan Belanda. Sedangkan Tim Uber berada di Grup B bersama Korea Selatan, Malaysia dan Australia. Thomas Uber Cup 2020 akan berlangsung pada 3-11 Oktober di Aarhus, Denmark. Ini menjadi event internasional pertama yang digelar BWF setelah vakum akibat Covid-19.

Saya kira ini adalah hasil undian yang baik buat Indonesia karena kita jadi seeded satu, harusnya tidak ada halangan untuk lolos grup. Target utama lolos sebagai juara grup. Setelah itu kalau juara grup kan tidak bertemu juara grup lain. Di delapan besar ketemu runner up grup yang relatif lebih ringan,” kata Sekjen PBSI, Budi melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia. Sedangkan Inggris dan Belanda, kekuatan mereka mungkin masih setingkat di bawah kita. Bahkan Malaysiapun masih boleh dikatakan dibawah kekuatan kita.

Thomas Cup saingan utama di grup A bagi Indonesia sebagai unggulan utama adalah Malaysia

Untuk Thomas Cup, saingan utama di grup A bagi Indonesia sebagai unggulan utama adalah Malaysia

Namun tetap harus diwaspadai tunggal putra mereka, Lee Zii Jia pernah mengalahkan Jonatan Christie. Tunggal Malaysia ini memiliki ranking 10 Dunia. Satu lagi senjata yang masih jarang diketahui lawan adalah tunggal putri yang sedang menanjak saat ini yaitu Putri Kusuma Wardani.

Pemain muda ini berhasil lolos ke final dalam ajang PBSI Home Tournament. Namun kalah dari Gregoria Mariska. Sebenarnya masih ada satu tunggal putri lagi yaitu Fitriani yang bisa berlaga di Piala Uber, namun akhir-akhir ini performanya sedang menurun.

Bagaimanapun untuk Tim Piala Uber, kita tidak diunggulkan meraih juara. Unggulan utamanya adalah Jepang. Untuk Piala Thomas inilah saatnya Piala tersebut pulang ke Indonesia. Sedangkan Piala Uber kita harus realistis dengan kekuatan yang kita miliki saat ini. Selamat bertanding para Pahlawan Badminton Indonesia.

Sementara di ganda ada pasangan Aaron Chia dan Soh wooi Yik yang punya ranking 9 Dunia pernah mencuri dua kemenangan atas Ahsan dan Hendra. Mungkin dua kekuatan itu untuk Malaysia yang harus diwaspadai.Untuk sektor ganda kita masih memiliki ranking satu Dunia, Kevin dan Markus.

Mengomentari hasil undian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengatakan bahwa baik tim Thomas maupun Uber punya peluang untuk menjuarai grup. Jika melihat materi pemain, tim Thomas Indonesia lebih berpeluang besar untuk merajai grup A.

Kami fokus awalnya ke babak delapan besar dulu. Kami punya kans, kami mau membawa pulang Piala Thomas kembali ke Indonesia. Lawan-lawan di grup tidak mudah untuk dihadapi, namun kami tetap optimis,” ujar Susy kepada Badmintonindonesia.org.

Bagaimana dengan kekuatan di tim Uber Cup kita? Pada tunggal ada Gregoria Mariska yang diharapkan dapat meraih satu poin. Lawan terkuat di grup Piala Uber yaitu Korea Selatan. Satu poin lagi yang sangat diandalkan untuk mendapatkan poin yaitu dari ganda Greysia dan Apriyani.

Posisi Start Formula 1 GP Britania Hari Ini Hamilton Terdepan – Lewis Hamilton sekali lagi memperlihatkan dominasi Mercedes di babak kualifikasi Formula 1 Grand Prix Britania setelah merebut pole position untuk ketujuh kalinya di Sirkuit Silverstone, Inggris. Itu juga merupakan pole position kali kedelapan secara beruntun bagi seorang pebalap Mercedes di sirkuit bekas lapangan udara tersebut, serta ke-91 kali di karier Lewis Hamilton.

Posisi Start Formula 1 GP Britania Hari Ini Hamilton Terdepan

Posisi Start Formula 1 GP Britania Hari Ini Hamilton Terdepan

Juara dunia enam kali itu akan start di depan rekan satu timnya, Valtteri Bottas di saat kedua pebalap itu mendominasi kualifikasi, mencetak rekor trek baru dan menyingkirkan Max Verstappen dari tim Red Bull ke posisi start ketiga dengan jarak lebih dari satu detik, demikian catatan laman resmi F1. Ferrari menempatkan Charles Leclerc di P4, sedangkan Lando Norris mengesankan McLaren kembali ketika ia start dari P5 di depan Lance Stroll yang memuncaki FP2 dengan mobil Racing Pointnya.

Sementara itu, Sebastian Vettel mengawali akhir pekan yang berat setelah terganjal masalah intercooler dan pedal box di mobil Ferrari SF1000 ketika sesi latihan bebas. Pembalap asal Inggris itu hanya mampu mengamankan posisi start ke-10. Alexander Albon juga kewalahan membawa mobil Red Bull ketika ia gagal lolos dari Q2 untuk kedua kalinya secara beruntun dan akan start dari P12.

Pembalap asal Thailand itu sempat kehilangan kendali mobil RB16 hingga membentur keras pagar pembatas di FP2 sebelum melewatkan hampir sebagian besar FP3 karena masalah elektronik. Di saat Sergio Perez terjangkit COVID-19, Racing Point memanggil Nico Hulkenberg kembali ke F1 untuk menggantikan sang pebalap Meksiko itu. Pebalap berjuluk Hulk itu finis P13 setelah membalap kembali dengan mantan timnya tersebut, yang dulu masih bernama Force India.

Sementara itu Daniil Kvyat harus mendapat penalti mundur posisi grid karena pergantian girboks

Meski lolos ke Q2 untuk ketiga kalinya secara beruntun musim ini, George Russell juga harus diganjar penalti mundur lima posisi start karena dianggap abai dengan bendera kuning setelah rekan satu timnya di Williams, Nicholas Latifi, kehilangan kendali di trek. Grand Prix Britania akan menempuh 52 lap dengan jarak total 306,198km ketika start Minggu malam mulai pukul 20:10 WIB.

Starting Grid Formula 1 GP Britania

1 Lewis Hamilton Mercedes-AMG Petronas Formula One Team
2 Valtteri Bottas Mercedes-AMG Petronas Formula One Team
3 Max Verstappen Aston Martin Red Bull Racing
4 Charles Leclerc Scuderia Ferrari
5 Lando Norris McLaren F1 Team
6 Lance Stroll BWT Racing Point F1 Team
7 Carlos Sainz Jr. McLaren F1 Team
8 Daniel Ricciardo Renault DP World F1 Team
9 Esteban Ocon Renault DP World F1 Team
10 Sebastian Vettel Scuderia Ferrari
11 Pierre Gasly Scuderia AlphaTauri Honda
12 Alexander Albon Aston Martin Red Bull Racing
13 Nico Hulkenberg BWT Racing Point F1 Team
14 Kevin Magnussen Haas F1 Team
15 Antonio Giovinazzi Alfa Romeo Racing ORLEN
16 Kimi Raikkonen Alfa Romeo Racing ORLEN
17 Romain Grosjean Haas F1 Team
18 Nicholas Latifi Williams Racing
19 Daniil Kvyat Scuderia AlphaTauri Honda
20 George Russell Williams Racing

Soal Masa Depan di F1 Hamilton Setidaknya Bertahan 3 Tahun Lagi – Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, membicarakan soal masa depannya di ajang Formula One (F1). Ia mengaku memiliki rencana untuk terus melanjutkan kariernya di F1, setidaknya hal itu siap dilakukan hingga tiga musim ke depan.

Soal Masa Depan di F1 Hamilton Setidaknya Bertahan 3 Tahun Lagi

Soal Masa Depan di F1 Hamilton Setidaknya Bertahan 3 Tahun Lagi

Masa depan Hamilton kini memang menjadi salah satu topik pembicaraan menarik. Sebab, jelang berakhirnya kontrak pembalap asal Inggris itu pada akhir musim ini, Hamilton belum juga meneken perjanjian baru dengan Mercedes.

Pihak Mercedes sendiri memastikan punya harapan besar untuk terus melanjutkan kerja samanya dengan Hamilton. Sebab, Hamilton sendiri telah membuktikan mampu memberikan kontribusi besar kepada tim tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Jelang F1 GP Inggris 2020, Wolff Optimis Tren Positif Mercedes Berlanjut. Berkat kerja kerasnya, Hamilton bahkan bisa merengkuh banyak gelar juara. Ia tercatat telah meraih enam gelar juara F1 yang didapat pada 2008, 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019. Koleksi gelar juaranya pun diyakini masih bisa terus bertambah mengingat penampilannya yang apik di pentas F1 2020.

Hamilton kini sudah mengantongi dua kemenangan dan tengah memimpin klasemen sementara

F1 2020 dengan koleksi poin 63 angka. Meski belum meneken kontrak dengan Mercedes, Hamilton mengatakan bahwa dirinya masih memiliki rencana untuk terus melanjutkan karier manisnya di F1. Hal itu siap dilakukan dalam beberapa tahun ke depan. Sebab, setelah masa lockdown atau penguncian wilayah akibat merebaknya virus corona.

Hamilton mengaku kian bersemangat dalam menjalani perlombaan. Ia pun turut menunjukkan antusias dalam menjalani balapan seri keempat F1 2020 yang akan digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Minggu 2 Agustus 2020 malam WIB. Saya rasa Anda tidak bisa menjamin apa pun, tetapi saya berencana untuk berada di sini (Sirkuit Silverstone pada 2021) pasti, itu pasti tujuannya. Masa lockdown yang diterapkan karena Covid-19, itu memang memberi banyak hal negatif,” ujar Hamilton, sebagaimana dikutip dari Crash.

Tetapi, dalam beberapa hal, itu memberi banyak kehidupan, banyak energi untuk fokus pada beberapa hal lain. Waktu istirahat itu benar-benar sedikit memberi Anda ruang bernapas, jadi itu semacam memberi saya sedikit energi baru untuk pergi lebih lama,” lanjutnya.

Pada akhirnya, saya ingin dapat tampil di level yang saya lakukan sekarang untuk selamanya, tetapi jelas ada titik di mana fisik dan sisi mental dapat bertahan. Saya tidak tahu kapan itu akan terjadi, tetapi saya tidak melihat itu terjadi dalam jangka pendek, dalam dua atau tiga tahun ke depan. Jadi, saya pasti akan berada di sini untuk masa yang akan datang,” tukas Hamilton.

Cara Pemanasan yang Benar sebelum Bermain Seluncur Es – Seluncur es atau ice skating, merupakan kegiatan olahraga dengan berseluncur di atas es. Tentu untuk berseluncur, kita memerlukan sepatu khusus, dan sepatu khusus tersebut memiliki ciri khas yaitu menggunakan besi baja yang bentuknya seperti pisau di bagian bawah sepatu agar bisa berseluncur di atas es. Olahraga ini seperti ballet yang dilakukan di atas es dan yang biasa dilakukan di atas es adalah memutar.

Cara Pemanasan yang Benar sebelum Bermain Seluncur Es

Cara Pemanasan yang Benar sebelum Bermain Seluncur Es

Melompat, dan berbagai macam gerakan lainnya. Seperti olahraga pada umumnya, kita harus melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk menghindari cidera. Masih banyak orang-orang yang tidak tahu cara pemanasan yang benar, sehingga terjadi akibat yang fatal. Maka dari itu, berikut adalah cara pemanasan yang baik dan benar.

Yang pertama adalah peregangan pada leher. Tundukkan kepala kalian ke bawah, lalu tekan kebawah dengan tangan di bagian belakang kepala. Lalu selanjutnya miringkan kepala kalian ke kanan, dan tekan kepala dengan tangan kanan kalian, dan lakukan hal yang sama pada bagian kiri. Dan yang terakhir, lihatlah ke atas, lalu tekan dengan kedua tangan di dagu mengarah ke atas.

Yang kedua adalah perengangan pada bahu. Letakkan kedua tangan anda dikedua bahu, lalu putar sepuluh kali ke depan, dan sepuluh kali ke belakang. Gerakan selanjutnya, rentangkan kedua tangan lalu putar ke depan dan ke belakang. Selanjutnya adalah perenggangan pada tangan. Putar-putar pergelangan tangan anda kek arah kanan dan kiri sebanyak sepuluh kali. Lalu arahkan telapak tangan kanan anda ke depan, lalu dengan tangan kiri tarik pada bagian jari ke belakang.

Lakukan yang sama pada tangan kiri anda

Setelah telapak tangan, arahkan punggung tangan kanan anda ke depan dan bagian jari mengarah ke bawah, lalu letakkan tangan kiri di bagian punggung tangan dan tekan ke arah belakang, begitu juga sebaliknya. Setelah perenggangan tangan, kita merenggangkan pinggang kita. Untuk perenggangan pinggang, kita bisa membuka kaki kita ke samping kanan dan kiri selebar bahu kita, lalu jatuhkan badan ke kanan, dan tahan pada posisi tersebut selama sepuluh detik. Lalu lakukan yang sama pada bagian kiri. Pada Gerakan ini, kalian akan merasakan renggangan di bagian pinggang anda.

Selanjutnya adalah bagian yang paling penting yaitu kaki. Siapkan matras terlebih dahulu, bila tidak punya, sebaiknya cari tempat yang permukaan empuk lalu angkat kaki kanan dan dekatkan lutut ke dada anda, lalu tahan dengan kedua tangan selama sepuluh detik. Dan untuk di bagian pergelangan kaki, tempelkan bagian jari-jari anda di lantai, lalu putar-putar kaki anda ke kanan dan ke kiri.

Dan yang terakhir adalah Jogging atau lari-lari kecil. Jogging merupakan hal yang sangat mudah untuk memanaskan badan anda dan mempersiapkan detak jantung anda untuk berseluncur. Lakukan jogging selama lima sampai sepuluh menit. Jogging ini dapat dilakukan di atas treadmill atau mengitari lapangan es.

Lakukanlah pemanasan di atas sesuai urutan sebelum bermain seluncur es. Dengan pemanasan tersebut, kita dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, dan badan kita sudah siap juga dapat bergerak dengan leluasa dan nyaman di atas es.