MotoGP Jerez El-Diablo Digdaya Marquez Apes dan KTM yang Kian Mantap – Fabio Quartararo pecah telur. Sirkuit Jerez menjadi saksi kemenangan pertama pebalap berpaspor Perancis itu. Mengawali start dari posisi pertama, Quartararo sempat bertarung melawan calon tandemnya tahun depan, Maverick Vinales. Dan seperti biasa, yang selalu bertarung di grup depan yakni sang juara bertahan, Marc Marquez.

MotoGP Jerez El-Diablo Digdaya Marquez Apes dan KTM yang Kian Mantap

MotoGP Jerez El-Diablo Digdaya Marquez Apes dan KTM yang Kian Mantap

El-Diablo yang pada hari pertama free practice diganjar pemotongan durasi latihan selama 20 menit mampu mempertahankan ritme dan konsisten berada di grup depan. Perlawanan Yamaha terhadap Honda diawali oleh Vinales yang selama beberapa lap memimpin jalannya lompa, hingga Marquez mengambil alih. Malang menimpa the Baby Alien. Saat mempertahankan posisi dari rongrongan Vinales, motornya terlihat kehilangan traksi saat melewati tikungan 4.

Namun luar biasa, meski dalam sudut kemiringan yang sempit, Marquez hanya kehilangan kendali selama sekian detik dan mampu kembali menguasai motornya. Kembali ke track setelah melintasi gravel, Marquez mendarat di depan sang adik, Alex yang berada di posisi ke-16. Sementara itu, pertarungan memperebutkan podium teratas terjadi antara Vinalez, Quartararo dan pebalap Pramac Racing, Jack Miller. Miller yang start dari posis ke-5 ditempel oleh rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Miller akhirnya kehilangan podium setelah Andrea Dovizioso menyodok di lap akhir dan Bagnaia pun harus tergeser oleh pebalap Petronas, Franco Morbidelli dan pebalap KTM, Pol Espargaro. Podium pertama pun akhirnya dikuasai oleh Fabio Quartararo dengan catatan waktu 41:23.796. Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso menyusul di podium ke-2 dan ke-3 dengan gap masing-masing +4.603 dan +5.946 dari catatan waktu Quartararo. Dengan capaiannya ini, Fabio Quartararo menjadi pebalap Perancis yang mampu menjuarai kelar utama setelah kemenganan.

Regis Laconi di sirkuti Valencia di GP 500cc pada tahun 1999

Selain kemenangan pebalap satelit Yamaha, ada hal luar biasa yang terjadi di sirkuit legendaris ini. Yakni jatuhnya Marc Marquez. Penyelamatan yang dilakukannya saat mengalami selip di awal lomba tak membuatnya keluar dari persaingan. Terlempar dari urutan ke-10 di tak membuatnya kesulitan untuk kembali ke depan. Perlahan namun pasti, pemilik 6 gelar juara dunia MotoGP itu mendekati posisi Vinales yang sudah ditinggalkan Quartararo.

Malang tak bisa ditolak, di tikungan 4, Marquez terjatuh dan harus keluar pertandingan. Beberapa saat kemudian, dia tampak ditandu dengan leher dibalut neck holder sembari memegangi lengan kanannya. Belum ada keterangan resmi mengenai cidera yang dialaminya. Bisa jadi cideranya cukup parah terlihat dari kerasnya dia terjatuh dari tunggangannya. Pabrikan Austria nan ambisius ini terlihat makin mantap saja. Salah satunya berkat bergabungnya mantan loyalis Repsol Honda, Dani Pedrosa sebagai pebalap penguji.

Ambisi KTM untuk memperbesar peluangnya bersaing dengan pabrikan Jepang nampaknya membuahkan hasil, paling tidak di awal musim ini. Pol Espargaro yang start dari grid ke ke-7 mampu bertarung di bagian depan meski belum menyentuh 3 besar. Di penghujung balapan, Espargaro mampu bertengger di posisi ke-6 sementara pebalap satelit KTM Tech 3, Miguel Oliviera, finish di posisi ke-8. Namun KTM harus segera mempersiapkan pengganti Espargaro untuk musim 2021.

Sebab, pebalap 29 tahun itu resmi menggeser Alex Marquez dari jok RC212v di Repsol Honda Team. Pebalap Mission Winnow Ducati, Danillo Petrucci disebut akan mengisi posisi yang ditinggalkan Espargaro. Sebagaimana diberitakan, Petrucci tergusur dari tim pabrikan Ducati dan digantikan oleh Jack Miller.

Club Premier League, Arsenal punyai sasaran transfer baru pada musim panas kelak. The Gunners diisukan akan coba mengambil pemain tengah punya Aston Villa, Douglas Luiz. Arsenal dikabarkan akan merombak team pada musim panas kelak. Mikel Arteta ingin datangkan beberapa pemain berbakat ke London Utara supaya bisa jadi lawan gelar yang serius.

Salah satunya tempat sebagai konsentrasi Arteta ialah baris tengah Arsenal. Dia memandang gelandang-gelandang Arsenal sekarang ini masih kurang oke untuk menyelesaikan strateginya hingga dia ingin tarik pemain tengah baru. 90min mengakui jika Arteta telah punyai sasaran transfer yang baik untuk baris tengah mereka. Arteta ingin teamnya datangkan Douglas Luiz dari Aston Villa.

Perform Bagus

Berdasar laporan itu, Arteta ingin membawa Luiz sesudah lihat performnya di Aston Villa.

Luiz adalah punggawa baru The Villans musim ini. Dia dibeli dari Manchester City dengan mahar 15 juta pounds.

Pada musim pertamanya, Luiz tampil bagus di baris tengah Villa, dimana dia membuat 3 gol serta dua assist. Jadi Arteta memandang si pemain tengah dapat berperan buat teamnya musim depan.

Tahu Potensi

Arteta punyai fakta lain kenapa dia ngotot ingin datangkan Luiz pada musim panas kelak.

Arteta cukup mengenali figur pemain dari Brasil itu. Sebab dia menikmatinya saat jadi asisten pelatih Pep Guardiola di City.

Dia yakin pemain tengah 22 tahun itu punyai kekuatan yang besar sekali hingga dia ingin Luiz jadi pilar baris tengah mereka musim depan.

Posisi Tertinggal

Arsenal dipercaya akan kesusahan untuk mengambil Luiz pada musim panas kelak.

Manchester City dikabarkan tertarik memulangkan si pemain tengah, dimana mereka punyai klausul buyback untuk memulangkan si pemain tengah.

Menyelami Kehidupan Renee Gracie Pembalap yang Jadi Bintang Porno – Jalan hidup orang tidak ada yang tahu, semua adalah kehendak-Nya. Begitu pun dengan Renee Gracie, mantan pebalap wanita Supercar asal Australia yang belakangan tengah menjadi sorotan publik. Kenapa Wanita berparas ayu nan montok ini dikabarkan memilih untuk beralih profesi dari seorang pembalap menjadi bintang film porn. Di salah satu situs web berlangganan dan Renee pun kerap membagikan foto seksinya di akun instagram pribadinya.

Menyelami Kehidupan Renee Gracie Pembalap yang Jadi Bintang Porno

Menyelami Kehidupan Renee Gracie Pembalap yang Jadi Bintang Porno

Awalnya, Renee adalah pembalap pro yang memiliki jam terbang cukup tinggi di ajang balapan kelas ‘supercar’ di. Negeri Kanguru itu seperti Porsche Carrera Cup Australia Championship dan International V8 Supercars Championship. Ia menggeluti ajang balapan ini sejak 2013 silam. Namun, kiprahnya di dunia balap tidak bertahan lama. Setelah mendapatkan rekor yang tak memuaskan di tahun 2016, kemudian memasuki musim balapan 2017 ia mulai tersingkir dari tim balapnya.

Pada suatu titik Renee memutuskan untuk meninggalkan dunia balap dan kemudian menggunakan tubuhnya dan banting setir menjadi. Adult entertainer’ dalam situs berbasis subscription, OnlyFans. Kini, Renee menjual foto dan video bagi para subscriber, dengan tarif berlangganan sebesar 9 dolar. AS (Rp 126 ribu) per bulan. Dengan total sekitar 7 ribu subscribers yang dimilikinya, Renee bisa mendapatkan hingga 63 ribu dolar AS per bulan (Rp 887 juta) dan 756 ribu dolar AS per tahun (Rp 10 miliar).

Pendapatan yang fantastis itu memang ia dapatkan dengan mengorbankan impiannya. Sebagai seorang pembalap yang bisa berkiprah di ajang yang lebih bergengsi seperti Indycar atau Nascar. Namun, Renne tidak menyesal apa yang telah dilakukannya saat ini. Renee Gracie, wanita kelahiran Brisbane, 25 tahun itu baru-baru ini mengungkapkan dalam sebuah wawancara perihal keputusannya beralih profesi dari seorang pembalap ke industri film dewasa adalah semata-mata karena masalah finansial.

Menurutnya ini merupakan keputusan terbaik dalam hidupnya dan rela melepaskan hasratnya untuk berlomba untuk mendapatkan lebih banyak uang. Saya tidak mendapatkan hasilnya dan tidak bisa mendapatkan uang yang lebih banyak. Saya mencoba melakukan yang terbaik tetapi sampai pada titik di mana impian saya lenyap. Itu adalah hal terbaik yang telah saya lakukan sepanjang hidup saya. Hal ini telah menempatkan saya pada posisi keuangan yang tidak pernah saya impikan dan saya benar-benar menikmatinya kata Renee Gracie dalam sebuah wawancara.

Secara blak-blakan Renee mengatakan bahwa selama berkarier di dunia balap ia tidak bisa menghasilkan uang yang banyak

Makanya di balapan ia seperti sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi makanya prestasinya biasa saja. Saya tidak pandai balapan, saya berhenti balap, sudah selesai, sudah selesai. mungkin orang berpikir saya gila, namun apa yang didapatkan saat ini tidak saya dapatkan sebelumnya,” akunya. Bahkan Renee mengakui bahwa apa yang dia lakukan saat ini mendapat dukungan dari ayahnya soal karier sebagai bintang pornografi.

Makanya itu ia tak peduli terhadap perkataan orang lain tentang dirinya, terpenting ia bisa mendapatkan penghasilan yang banyak dan nyaman-nyaman saja dengan posisinya sekarang tidak ada yang berubah. Salut Saya memahami apa yang dilakukan oleh Renee ini adalah suatu keadaan yang memaksa untuk bertahan, ketika semua harapan harus jadi kenyataan, ketika segala sesuatu harus diperjuangkan dengan penuh usaha, karena usaha akan selalu berbanding lurus dengan hasilnya.

Saat memasuki usia produktif banyak orang mulai merenungkan kembali hidupnya, mendefinisi ulang mimpi-mimpinya. Di masa inilah biasanya keputusan-keputusan hidup muncul di lini masa kehidupan seseorang dan mulai satu persatu diambil. Namun tak sedikit ada yang mulai berpikir, apakah mereka akan menghabiskan seluruh masa produktif dengan melakukan pekerjaan saat ini atau ganti profesi. Pergantian karir adalah hal biasa dan lumrah, hal ini yang sedang dialami oleh Renee Gracie.

Kondisi keuangan memang bisa membuat seseorang melakukan hal yang tidak diduga sebelumnya, agar bisa bertahan hidup. Bukan hanya Renee, kita pun yang hidup normal dimasa serba mahal dan sulit ini pastinya memiliki keinginan kuat untuk punya uang banyak biar tidak mati dalam keadaan miskin.

Revisi Jadwal Inilah Kenormalan Baru di MotoGP 2020 – Seiring berjalannya waktu, kita mulai cukup bisa beradaptasi, khususnya dalam menghadapi pandemi corona. Beberapa negara yang sebelumnya menjadi pesakitan terlebih dahulu, mulai terlihat bangkit. Hal ini dapat terlihat pula di bidang olahraga, salah satunya adalah sepak bola. Jerman adalah negara pertama di Eropa yang kembali menggelar kompetisi sepak bola untuk melanjutkan sisa akhir musim 2019/20. Ini menjadi optimisme bagi negara lain untuk turut kembali menggelar kompetisi. Inggris dan Italia menyusul.

Revisi Jadwal Inilah Kenormalan Baru di MotoGP 2020

Revisi Jadwal Inilah Kenormalan Baru di MotoGP 2020

Bahkan Spanyol sudah melanjutkan La Liga dengan derbi antara Sevilla vs Real Betis (11/6). Tentu ini menjadi kabar bagus bagi masyarakat khususnya yang menggemari pertandingan sepak bola. Meski penampakan di stadion tak seperti biasa, namun seiring berjalannya waktu kita mulai terbiasa. Apalagi zaman sudah cukup berubah. Teknologi sudah semakin canggih, maka apa yang terasa kurang akan dapat digantikan–untuk sementara. Salah satunya adalah dengan keberadaan suara suporter. Meski di tribun tidak ada penonton.

Namun saat kita menonton siaran pertandingan, kita masih bisa mendengarkan riuh suara suporter. Bahkan, terdengar pula teriakan “GOL!” ketika ada bola yang berhasil bersarang ke gawang. Sebagai penggemar bola yang biasanya juga pernah bermain game virtual sepak bola, sebenarnya ini bukanlah hal baru. Keberadaan suara suporter saat kita bermain game tersebut, entah FIFA atau PES, memang cukup ampuh membuat atmosfer semangat muncul. Hal ini diprediksi cukup berlaku bagi para pesepakbola di lapangan.

Meski juga harus sadar bahwa sebenarnya di tribun tidak ada siapa-siapa, kecuali pemain cadangan. Namun, ketika bermain, pasti mereka akan menganggap adanya atmosfer seru di sekitarnya. Keunikan ini juga diberi penampakan unik lainnya, seperti dengan adanya suporter palsu yang “didatangkan” oleh Borussia Monchengladbach di kandangnya. Namun, hal ini sepertinya tidak terlalu diperlukan, kecuali jika suporter-suporter memintanya karena (mungkin) ada faktor timbal-balik terhadap tiket terusan. Jika sepak bola sudah mulai menyajikan kenormalan barunya, bagaimana dengan MotoGP.

Sebagai salah satu olahraga populer tentu MotoGP diharapkan dapat hidup berdampingan dengan pandemi

Pandemic yang masih belum dapat diprediksi kapan 100% lenyap dari bumi. Selain sepak bola Asia dan Indonesia yang biasanya baru bergulir di awal tahun–tidak di pertengahan tahun (pergantian musim), MotoGP juga memperoleh imbas besar ketika corona mulai be-revolusi menjadi pandemi. MotoGP yang selalu bergulir pada Maret dan diselenggarakan di Qatar, harus terhenti segera. Hal ini dikarenakan covid-19 menyebar sangat pesat di Eropa, khususnya di Italia, yang notabene merupakan rumah bagi para pembalap seperti Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan lainnya.

Bahkan, seri balap di MotoGP juga cukup bergantung pada sirkuit di Italia, termasuk Spanyol. Permasalahannya adalah dua negara itu pada bulan tersebut sudah merasakan dampak dari corona. Itulah yang membuat MotoGP mau tidak mau segera beristirahat. Imbasnya, beberapa seri harus dibatalkan dan paling bagus adalah dimundurkan atau ditangguhkan. Setelah dua bulan lebih, termasuk dengan munculnya “new normal”, MotoGP mulai dinantikan keputusannya terkait musim kompetisi 2020. Tentu, mereka tidak bisa sepenuhnya mengambil keputusan untuk menghilangkan musim kompetisi ini.

Jika sepak bola secara bertahap mampu beradaptasi dengan situasi terkini, maka MotoGP diharapkan juga mampu melakukannya. Tetapi, bagaimana. Awalnya ada pemikiran bahwa MotoGP akan seperti konsep Suzuka 24 Hours. Artinya, digelar di satu sirkuit atau satu negara yang menjamin keamanan penyelenggaraan kompetisi saat virus corona sudah bisa dikendalikan pemerintah setempat.

Jika melihat keberadaan sirkuit, Spanyol difavoritkan untuk dapat menggelar beberapa seri. Mereka punya sirkuit Jerez, Aragon, Catalunya, dan Valencia. Setidaknya ada lebih dari satu sirkuit yang dapat diandalkan untuk melahirkan pertarungan meraih gelar juara. Apabila kemudian hanya Spanyol yang mampu menjamin penyelenggaraan MotoGP, maka mereka bisa menggelar balapan di tempat yang sama dengan jumlah seri yang berbeda. Hal ini terdengar tidak begitu asing, karena World Superbike (WSBK) juga menerapkannya di musim kompetisi normal.

Ini yang membuat MotoGP tidak akan aneh jika melakukan hal serupa

Ditambah dengan fakta saat ini yang tentunya sangat diperlukan protokol keamanan yang tinggi, alias lebih mementingkan kesehatan dibandingkan bisnis atau branding terkait MotoGP ke seluruh negara. Untuk saat ini, MotoGP harus realistis dan sedikit melupakan tentang keuntungan mereka menggelar seri balap di negara-negara penggemar seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan lainnya.

MotoGP harus lebih mengutamakan kemampuan negara yang sarat pengalaman dalam menggelar ajang balap tersebut–di sini sebenarnya Malaysia sangat berpengalaman namun situasi dalam menghadapi corona yang perlu ditinjau kembali. Artinya, MotoGP harus memiliki kenormalan baru yang dapat melancarkan misi mereka untuk restart musim ini. namun, uniknya kenormalan baru ini justru sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar di level balap lain, yaitu WSBK.

Jika merujuk pada informasi dari Bolasport.com, kita bisa mengetahui bahwa jadwal penyelenggaraan MotoGP akan mengadaptasi sistem seri di WSBK. Ada beberapa sirkuit yang ditunjuk menjadi tuan rumah dua kali.Di antaranya adalah Jerez, Aragon, Valencia, Redbull Ring (Austria), dan Misano (San Marino/Italia). Kelima sirkuit itu akan menghasilkan 10 seri yang dapat diperebutkan poinnya oleh Marc Marquez, Dovizioso, Maverick Vinales, Alex Rins dan lainnya. Bisa saja inilah kenormalan baru yang diberikan MotoGP ke penggemarnya.

Berhubung mereka sudah kehilangan banyak waktu di awal musim

Sama seperti sepak bola, kita juga akan bersiap menyaksikan layout sirkuit pada sisi tribun harus tanpa penonton yang biasanya. Dihampiri oleh pembalap pasca race dan selalu mendapat sorotan kamera ketika ada momen replay. Selain itu dengan jumlah race yang sedikit, ini sudah cukup bagi pembalap dan tim. Karena mereka diibaratkan sudah mengambil jatah libur paruh musim saat situasi normal. Biasanya setelah mengarungi separuh dari total seri–biasanya setelah seri. Sachsenring Jerman, mereka akan jeda nyaris sebulan dan dilanjut dengan seri di Brno.

Berhubung mereka sudah kehilangan banyak waktu di awal musim, maka jadwalnya saat ini sangat padat. Imbasnya bisa saja ke performa. Karena dengan jadwal sedemikian rupa, semua pembalap sebisa mungkin menghindari cedera. Inilah yang akan menarik untuk dinantikan, karena apakah pembalap yang sangat agresif seperti Marc Marquez, Cal Crutchlow, dan Jack Miller akan tetap agresif. Jika mereka masih menggunakan gaya khasnya, bisa saja ada peluang besar bagi mereka untuk cedera dan kesulitan untuk recovery dalam waktu sepekan.

Bahkan, mantan pembalap yang pernah dijuluki “Man of Steel”, Jorge Lorenzo, bisa saja memilih istirahat dua pekan lebih untuk memulihkan tubuhnya dari cedera, alih-alih tetap membalap. Dugaan terkait manajemen balap karena jadwal padat inilah yang nantinya juga akan menjadi bagian terselubung dari kenormalan baru di MotoGP 2020.

Tentu, sebagai sang juara bertahan yang semakin matang, Marc Marquez tidak akan begitu sembrono untuk membiarkan para pesaing merusak dominasinya di MotoGP. Sedangkan bagi pembalap lain, ini juga menjadi tambahan terhadap tantangan mereka untuk menghentikan hegemoni si sulung Marquez.

F1 Hungaroring GP 2020 Drama di PitLane Magis Verstappen dan Hamilton Dominan – Lewis Hamilton berhasil menjuarai. GP Hungaroring 2020 di ronde ke-3 balap F1. Meskipun di lap 5-7 adanya drama di PitLane, pembalap asal. Britania Raya mampu mendominasi dengan selisih waktu 5 detik dengan pembalap muda Max Verstappen. Namun, Hamilton sudah menduduki peringkat 1 pada lap 10 dengan selisih waktu 45 detik dari peringakat ke-2. Di awal balapan, kondisi track cukup lembab sehingga para pembalap dipaksa menggunakan ban tipe. Wet-Intermediate” untuk mencegah terjadinya pergelinciran sekaligus mengendalikan perfoma laju mobil seoptimal mungkin.

F1 Hungaroring GP 2020 Drama di PitLane Magis Verstappen dan Hamilton Dominan

F1 Hungaroring GP 2020 Drama di PitLane Magis Verstappen dan Hamilton Dominan

Memasuki lap ke 3 hingga 5, seluruh pembalap akhirnya mengganti ban menjadi varian tipe “Dry”. Yang akhirnya menimbulkan trafik di pitlane. Nicholas Latifi, rookie dari tim Williams Racing, menjadi pembalap pertama yang mengalami kerusakan di ban belakang. Yang diakibatkan tindakan cerobohnya sehingga mengalami benturan dari pembalap asal tim Mclaren, Carlos Sainz. Karena mesin dari tim sister club Red Bull mengalami masalah teknis.

Drama juga terjadi di peringkat 2 hingga 10, setelah sebelumnya mengalami kerusakan di bagian sayap depan sebelum balapan dimulai. Max Verstappen akhirnya mampu finish di posisi ke 2 walaupun ada gertakan terakhir dari rekan satu tim Hamilton, Valteri Bottas, yang akhirnya finish di posisi ke-3. Hal yang serupa dengan rekan Verstappen, Alex Albon yang mempunyai masalah dalam sistem mesin. Walaupun akhirnya pembalap keturunan Thailand-Inggris berhasil menduduki di posisi 5.

Piere Gasly dari tim Scuderia AlphaTauri menjadi satu-satunya pembalap yang terpaksa berhenti

Meskipun diawali dengan start yang menjanjikan, duo Sebastian Vettel dan Charles Leclerc dari. Scuderia Ferrari sekali lagi dikecewakan dengan kondisi mobilnya yang sejak awal musim selalu mengalami masalah dan harus finish di posisi 11 untuk Leclerc dan 6 untuk Vettel. Perfoma dari tim papan tengah seperti Racing Point, Mclaren dan Renault secara mengejutkan. Berhasil mengalahkan duo Ferrari dan menduduki di peringkat 4 dan 7 untuk duo Racing Point, Lance Stroll dan Sergio Perez.

Sedangkan duo Mclaren, Carlos Sainz di peringkat 9 dan Lando Norris di peringkat 13. Sedangkan duo Renault, Daniel Ricciardo dan Estaban Ocon tetap konsisten di tabel “midfield”, posisi 8 untuk Ricciardo dan 14 untuk Ocon. Walaupun performa di hasil kualifikasi dan start yang menjanjikan, tim AlphaTauri, Haas Racing dan Williams terpaksa finisih di posisi 10 kebawah bersama dengan tim Alfa Romeo

Kemenangan di GP Hungaroring menjadi kemenangan ke 2 bagi Hamilton di musim ini. Hasil dari GP Hungaroring sekaligus pembalap dari Mercedes naik dan menduduki peringkat pertama di tabel drivers, sekaligus menyamai rekor dengan Michael Schumacher sebagai pembalap yang sama sama 8 kali menjuarai GP Hungaroring.

Melihat dari performa Hamilton di GP kali ini, sangat jelas dengan ambisinya untuk menyamai rekor dengan legenda F1 asal Jerman untuk menjadi 7 kali juara dunia. Rivalnya, Sebastian Vettel harus segera memperbaiki perfoma sekaligus mendorong teknisi Scuderia Ferrari untuk membuat mobilnya sesuai dengan harapan agar menjadi juara di musim 2020 sekaligus hadiah manis untuk musim terakhirnya bersama Scuderia Ferrari.

Andai Trio Bale James Hazard Pemain Utama Real Madrid – Klub ibukota Spanyol. Real Madrid, baru saja memastikan gelar La Liga ke-34 sepanjang sejarah mengalahkan musuh abadi mereka. Barcelona yang terseok-seok dibeberapa pertandingan terakhir. Kekalahan El Barca dari 10 pemain Osasuna di Camp Nou menjadi tanda berakhirny. Perjuangan Lionel Messi dkk dalam perebutan gelar juara La Liga musim ini.

Andai Trio Bale James Hazard Pemain Utama Real Madrid

Andai Trio Bale James Hazard Pemain Utama Real Madrid

Di pertandingan lainnya, Real Madrid berhasil menundukan Villarreal lewat 2 gol Karim Benzema, yang akhirnya memastikan trofi La Liga musim 2019-2020 diangkat oleh Sergio Ramos dkk. Ditengah gegap gempitanya perayaan juara Real Madrid, ada beberapa sosok pemain yang disorot tajam oleh media. Pemain potensial beberapa tahun lalu bagi raksasa Spanyol tersebut, sebut saja Gareth Bale dan James Rodriguez terlihat tidak terlalu menikmati momen spesial pada malam itu.

Kala para pemain mengangkat pelatih mereka, Zinedine Zidane sebagai bagian perayaan juara, James dan Bale enggan ikut. Mereka tersenyum rendah namun tidak ikut mengangkat pelatih mereka. Saat sesi foto, Bale yang berada disisi kanan dari kamera juga terlihat menunjukan senyum formalitas. Wajar saja, kedua pemain tersebut tidak menjadi pilihan utama pelatih Zinedine Zidane. Bale dan James Rodriguez seakan tersisihkan oleh Zidane, karena jarang sekali mendapat kepercayaan untuk mengisi starting line-up.

Bale hanya bermain 20 kali dengan mencetak 3 gol, sementara James Rodriguez hanya bermain sebanyak 14 kali dengan hanya mencetak 1 gol. Posisi mereka adalah pos penyerangan, sehingga penampilan dan jmulah gol mereka sangat tidak menunjukan bahwa mereka merupakan pemain bintang. Bale biasa bertugas menusuk melalui sayap kiri, sementara James biasa ditugaskan untuk memberikan ruang lewat bola-bola dan umpan yang memanjakan striker. Tapi sang arsitek lebih memercayakan posisi tersebut ke pemain Real Madrid yang lain.

Gareth Bale juga menjadi pahlawan bagi kubu Real Madrid kala mereka menghadapi Liverpool difinal Liga Champions Eropa 2018. Gareth Bale saat itu mencetak 2 gol ke gawang Liverpool yang dikawal oleh Loris Karius. Saat itu Real Madrid berhak mengangkat trofi Liga Champions mereka yang ke-13 sepanjang sejarah. Performa yang tentunya memuaskan bagi pelatih mana pun, walau memang Bale memiliki riwayat cedera beberapa kali dalam kariernya di Madrid.

Gareth Bale merupakan mantan pemain termahal dunia yang mengalahkan harga transfer Cristiano Ronaldo

Sementara, James Rodriguez merupakan kapten dari Timnas Kolombia yang memiliki kemampuan umpan dan penempatan posisi yang baik. Kabar lain, Bale dan James diduga sempat terjadi miskomunikasi antara sang pemain dengan Zidane yang menyebabkan keretakan hubungan Bale-James dengan sang pelatih. Satu sosok lain yang sebenarnya menjadi andalan bagi Zidane adalah Eden Hazard. Mantan pemain Chelsea tersebut digadang menjadi penerus kisah indah yang telah ditulis Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Juventus.

Namun sayang, Hazard rentan cedera yang menyebabkan dirinya harus bolak balik perawatan. Hazard hanya bermain dalam 21 pertandingan bagi Real Madrid dan baru mencetak 1 gol. Membayangkan jika ketiga pemain diatas tidak memiliki masalah komunikasi dengan pelatih serta terhindar dari masalah cidera. Kemudian dimainkan secara bersamaan di lini serang menemani Karim Benzema yang menjadi tumpuan skuat Bernabeu sepeninggal. Cristiano Ronaldo, alangkah luar biasa tajamnya raksasa La Liga tersebut.

Dengan jam terbang yang tinggi, ditambah pengalaman serta prestasi dari ketiganya, trio. Bale disisi kiri, James dilini tengah, serta Hazard ditempatkan diposisi kanan, penulis percaya pertahanan lawan bisa diobrak-abrik oleh skuad El Real dengan lebih mudah. Sebenarnya, Real Madrid masih punya senjata yang tertidur, yaitu Luka Jovic yang dibeli dari Benfica pada awal musim ini. Namun, Jovic yang sempat dipinjamkan ke Eintracht Frankfurt oleh Benfica baru berusia 22 tahun dan penulis menganggap Jovic sebagai pemain potensial, belum menunjukan rentetan prestasi seperti ketiga pemain yang diulas diatas.

Gareth Bale – James Rodriguez – Eden Hazard sebenarnya dapat diplot juga menjadi senjata rahasia kala Benzema dikunci oleh pemain lawan. Kita lihat saja, apakah Gareth Bale – James Rodriguez – Eden Hazard akan dimainkan bersama pada musim depan

Barcelona Bantu Madrid Juarai La Liga 2019/2020 – Setelah sempat libur karena pandemi Covid-19, La liga kemudian bergulir kembali. Momen itu kemudian dimanfaatkan Real Madrid untuk tancap gas dan kemudian mengkudeta Barcelona. Bertarung tanpa pernah kalah, Real Madrid sukses tampil sebagai juara La Liga musim 2019-2020 setelah berhasil mengalahkan Villarreal dengan skor 2-1. Pada lanjutan La Liga jornada 37 tersebut.

Barcelona Bantu Madrid Juarai La Liga 2019/2020

Barcelona Bantu Madrid Juarai La Liga 2019/2020

Los Blancos menjamu The Yellow Submarine di Stadion Alfredo Di Stefano. Dua buah gol dari Karim Benzema kemudian mengandaskan perlawanan Villareal. Berkat kemenangan itu Madrid kini mengoleksi 86 poin, dan tak mungkin terkejar oleh Barcelona dengan satu laga tersisa. Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Barca sendiri terpaksa harus mengikhlaskan gelar La Liga 2019-2020 kepada Real Madrid setelah mereka justru keok 1-2 dari sepoeloeh pemain Ossasuna di Camp Nou, stadion keramat Barcelona sendiri.

Gelar juara La Liga musim 2019-2020 ini sangat penting bagi Los Blancos mengingat prestasi mereka yang babak belur sebelum ini ditengah dominasi Barca. Ini menjadi gelar ke-3 bagi Los Blancos dalam 10 tahun terakhir setelah sebelumnya mereka menjadi juara pada musim 2011-2012 dan 2016-2017. Sisanya menjadi milik Barca, diselingi sekali oleh Atletico Madrid pada musim 2013-2014. Secara keseluruhan ini menjadi gelar ke-34 bagi Los Blancos sepanjang keikutsertaan mereka di La Liga.

Ya jangan lupa kalau ini adalah La Liga, dimana juaranya “hanya” ditentukan oleh dua klub saja, diselingi sesekali oleh Atletico Madrid atau Valencia tentunya. Nah, ternyata koentji kesuksesan Los Blancos oleh chef Zidane itu hanya ada dua. Pertama, el clasico dan kedua konsistensi permainan. Dari dua laga el clasico antara Barcelona dan Real Madrid musim ini, Madrid berhasil menggondol 4 angka sementara Barcelona hanya 1 angka saja. Artinya Barca rugi bandar!

Sementara ketika bermain di Santiago Bernabeu

Pada pertandingan pertama di Camp Nou, Barcelona pada 19 Desember 2019 lalu, kedua tim bermain kaca mata. Madrid pada 2 Maret 2020 lalu, Los Blancos berhasil menjinakkan La Pulga dan rekan-rekan dengan skor 2-0. Dua buah gol telat dari Vinicius Junior dan Mariano Diaz pada penghujung waktu kemudian membuat Barca berduka. Laga el clasico membuat selisih nilai Madrid dan Barcelona menjadi 3 angka.

Ketika La Liga dihentikan karena pandemi Covid-19, Real Madrid masih tertahan di posisi kedua berselisih dua angka di belakang Barcelona. Akan tetapi ketika kompetisi bergulir, Real Madrid konsisten bermain untuk memetik angka penuh dari lawan-lawanya. Mari kita lihat statistiknya di bawah ini.

10 Laga Terakhir Real Madrid

15/06/20 Real Madrid 3 – 1 Eibar
19/06/20 Real Madrid 3 – 0 Valencia
22/06/20 Real Sociedad 1 – 2 Real Madrid
25/06/20 Real Madrid 2 – 0 Mallorca
29/06/20 Espanyol 0 – 1 Real Madrid
03/07/20 Real Madrid 1 – 0 Getafe
05/07/20 Athletic Club 0 – 1 Real Madrid
11/07/20 Real Madrid 2 – 0 Deportivo Alavés
14/07/20 Granada 1 – 2 Real Madrid
17/07/20 Real Madrid 2 – 1 Villarreal

Sekarang mari kita lihat statistik 10 pertandingan terakhir Barcelona

04/06/20 Mallorca 0 – 4 Barcelona
17/06/20 Barcelona 2 – 0 Leganes
20/06/20 Sevilla 0 – 0 Barcelona
24/06/20 Barcelona 1 – 0 Athletic Bilbao
27/06/20 Celta Vigo 2 – 2 Barcelona
01/07/20 Barcelona 2 – 2 Atletico Madrid
06/07/20 Villarreal 1 – 4 Barcelona
09/07/20 Barcelona 1 – 0 Espanyol
12/07/20 Real Valladolid 0 – 1 Barcelona
17/07/20 Barcelona 1 – 2 Osasuna

Dari data di atas kita bisa melihat kalau Madrid berhasil meraup 30 angka lewat 10 kemenangan dari 10 pertandingan. Sebaliknya Barcelona hanya mampu meraih 21 angka saja lewat 6 kemenangan, 3 seri dan 1 kalah dari 10 pertandingan. Artinya ada selisih 9 angka dari 10 pertandingan terakhir kedua kesebelasan. Musim lalu memang termasuk horor bagi Real Madrid. Mereka hanya mampu duduk di peringkat tiga dibawah rekan sekota, Atletico Madrid.

Namun sisi pertahanan terlihat begitu digdaya dibanding tahun lalu

Madrid sendiri hanya mampu mendulang 68 angka saja lewat 21 kemenangan, 5 seri dan 12 kalah. Pada musim itu Benzema dan kawan-kawan hanya berhasil melesakkan 63 biji gol ke gawang lawan, tetapi kemasukan 46 biji gol. Nah pada musim ini (lewat 37 pertandingan) Benzema kawan-kawan berhasil melesakkan 68 biji gol ke gawang lawan, tetapi “hanya” kemasukan 23 biji gol saja. Setidaknya ada peningkatan gol sebanyak 5 buah. Artinya sisi penyerangan Madrid relatif stabil, walaupun tidak termasuk istimewa untuk ukuran tim sebesar Madrid!

Ada “penghematan” sebanyak 23 buah gol. Ini menjadi salah satu koentji kesuksesan Madrid, ketika Thibaut Courtois akhirnya kembali menemukan irama permainannya. Marcelo dan Sergio Ramos adalah tokoh antagonis di balik bobolnya pertahanan Madrid beberapa waktu sebelumnya. Marcelo terlalu rajin naik menyerang tapi selalu lupa atau terlambat untuk pulang.

Sementara Ramos terlalu “gegabah,” sehingga sering diusir dari lapangan, dan Madrid justru dihukum dengan penalti. Namun musim ini semuanya berubah. Marcelo bukan lagi pilihan utama, mengingat usianya yang semakin menua. Ramos juga semakin wise seiring bertambahnya usia. Ramos semakin sedikit berbuat kesalahan. Akhirnya tugas Varane di sentral pertahanan bersama Ramos juga semakin mudah.

Disaat lini tengah dan depan Madrid biasa-biasa saja, maka lini pertahanan memang menjadi tulang punggung kesuksesan Madrid musim ini.

Filosofi Pulis-Ball Yang Dibenci Namun Dirindukan – Liga Inggris memang sudah hampir berakhir dengan meninggalkan berbagai cerita. Mulai dari Liverpool yang berhasil juara setelah 20 tahun lamanya, Arsenal dan Tottenhan yang terpuruk. Leicester yang merengsek ke 4 besar hingga Wolves dan Sheffield United yang membuat kejutan besar musim ini. Namun, bagi saya sendiri yang sudah menjadi penonton. Liga Inggris sejak 11 tahun yang lalu, sepertinya ada sesuatu yang hilang dengan Liga Inggris musim ini. Apakah itu.

Filosofi Pulis-Ball Yang Dibenci Namun Dirindukan

Filosofi Pulis-Ball Yang Dibenci Namun Dirindukan

Bagi yang sudah menjadi penonton Liga Inggris hingga puluhan tahun lamanya, pasti sudah tidak asing dengan nama dan sosok tersebut. Lalu siapakah Tony Pulis mengapa seketika dia dirindukan oleh para penikmat. Liga Inggris dan apa saja yang sudah diperbuatnya selama berkecimpung di Liga Inggris. Tony Pulis adalah sosok pelatih berkebangsaan. Wales yang pernah menjadi bagian dari kompetitor Liga Inggris.

Meski namanya tidak sementereng dengan prestasi dan piala, namun. Tony Pulis adalah sosok pelatih yang sering menjadi momok yang cukup menakutkan dan merepotkan tim-tim besar dan pelatih-pelatih Liga Inggris lainya. Bahkan nama-nama pelatih ternama yang pernah menjuarai dan mendominasi Liga Inggris seperti Sir Alex Ferguson. Arsene Wenger, Rafael Benitez,Carlo Ancelotti, Roberto Mancini hingga Jose Mourinho pernah dibuat repot oleh Tony Pulis itu sendiri.

Bahkan, Arsene Wenger pernah mengatakan bahwa Tony Pulis dengan strategi dan taktik. Pertandinganya adalah salah satu dari sekian banyak hal yang dibenci oleh Wenger sendiri. Lalu apa yang membuat Tony Pulis begitu spesial dan dirindukan. Jika berbicara tentang sosok Tony Pulis, pastinya publik akan teringat Pulis sebagai sosok yang identik dengan Stoke City meskipun. Pulis pada musim-musim selanjutnya menangani klub Liga Inggris lainya yaitu Crystal Palace dan West Bromwich Albion.

Stoke City memang sudah terdegradasi ke Divisi Championship pada tahun 2018

Akan tetapi publik sudah terlanjur terhipnotis dengan apa yang dilakukan oleh Tony Pulis dengan klub berjuluk. The Potters tersebut sebelum hengkang dari klub pada tahin 2013. Namun, publik dan penggemar sepakbola Inggris tentunya akan selalu teringat bagaimana “mengerikanya. Stoke City dibawah asukan Tony Pulis terutama ketika bermain di markas sendirinya. Brittania Stadium yang konon katanya memiliki magis tersendiri layaknya. Old Trafford milik Man United ketika Stoke Ciry masih berada dibawah kepelatihan Tony Pulis.

Entah siapapun yang bertanding disana, baik itu tim besar , tim menengah ataupun kecil akan. Merasakan repot dan sulitnya untuk sekedar mendapatkan poin disana. Jika tidak percaya, buka saja di Youtube tentang higlight pertandingan yang dimainkan. Stoke City melawan klub-klub Liga Inggris pada periode 2008-2013. Lalu apa yang membuat Stoke City cukup kuat dan menjadi kuda hitam saat itu. Ternyata filosofi “Pulis-Ball” itu sendiri lah yang menjadi kunci kekuatan dari Stoke itu sendiri.

Apa itu Pulis-Ball Tentu saja publik jangan berharap bahwa Pulis-Ball adalah filosofi gaya permainan sepakbola yang indah layaknya Tiki-Taka. Jogo Bonitto ataupun Kick n Rush, filosofi “Pulis-Ball” cenderung merupakan gaya. Negative Football dengan menerapkan taktik sepakbola bertahan total dan menumpuk sepuluh atau sebelas pemainya di. Area wilayah sendiri ketika lawan menyerang dan cenderung mencetak gol “hany. Melalui serangan balik ataupun melalui sepak pojok atau tendangan bebas.

Sebenarnya strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan oleh Jose Mourinho, hanya saja Mourinho bisa mendapatkan piala sesangkan Tony Pulis tidak. Lalu apa yang membuat filosofi Sepakbola Negatif ala Tony Pulis menjadi suatu keunikan tersendiri yang mampu membawa Stoke City bertahan di kerasnya Liga Inggris selama beberapa tahun lamanya Jika Mourinho memilih untuk membangun skuad utamanya dengan pemain bintang dan harga mahal.

Kebersamaan Stoke City bersama Pulis harus berakhir pada tahun 2013

Maka, Tony Pulis lebih memilih untuk membangun skuad yang sangat “murah dan sederhana” dan menariknya, skuad Stoke City dijaman Tony Pulis lebih memilih untuk membentuk skuad yang “murah dan sederhana” dan menariknya Skuad Stoke saat itu didominasi hampir oleh semua pemain asli kelahiran tanah Brittania itu sendiri seperti Inggris, Skotlandia, Wales hingga Irlandia. Dengan formasi 4-4-2, Tony Pulis memainkan taktik Long Ball yang cukup membosankan namun efektif untuk tim sekelas Stoke Ciry yang selalu bermain bertahan.

Bukan hanya itu, Tony Pulis juga memilih pemain dari posisi kiper, bek, gelandang hingga Striker dengan tinggi rata-rata 185-193 cm, tentu saja ini bermanfaat agar Stoke City bisa memenangi duel udara pada permainan umpan lambung dan long ball ataupun dapat mencetak gol pada situasi bola mati seperti sepak pojok ataupun tendangan bebas. Tak heran, jika mayoritas gol yang dicetak oleh tim asuhan Pulis itu sendiri mulai dari Stoke City hingga WBA terlahir dari situasi sepak pojok ataupun serangan dari belakang dengan umpan lambung langsung ke depan pertahanan lawan.

Tentu saja kita masih mengingat ketika Stoke City merekrut Peter Crouch, pemain terjangkung 202 Cm pada tahun 2011 yang menjadi kunci keberhasilan taktik Tony Pulis bersama Stoke City. Hasilnya Stoke City dibawah asuhan Mark Hughes menjelma menjadi tim “liberal” dengan banyak membeli dan membentuk skuad non Brittish dengan pemain-pemain di berbagai Eropa.

Hanya saja itu tetap tidak menolong Stoke City dari degradasi pada tahun 2018 kendati mereka sudah membeli banyak pemain bintang nan berkualitas seperti Xherdan Shaqiri, Bojan Krkic, Afellay hingga Nzonzi. Tentu saja kita berharap supaya Tony Pulis bisa kembali ke Liga Inggris di musim mendatang kendati sepakbola negatif yang diterapkanya tidak sesuai dengan permainan Liga Inggris yang dianggap cukup ofensif dan jual beli serangan.

Crystal Palace vs Manchester United Benarkah Solskjaer Mulai Galau – Wajib menang bagi United ini bukan tanpa alasan, karena pesaing mereka Chelsea baru saja berhasil mengalahkan Norwich City untuk meraih 3 poin penuh. Saat ini The Blues sudah mengumpulkan 63 poin kokoh diposisi ke-3 hingga laga mereka ke-36. Apalagi sebelum laga ini juga berlangsung pertemuan Leicester City melawan tamu mereka Sheffield United.

Crystal Palace vs Manchester United Benarkah Solskjaer Mulai Galau

Crystal Palace vs Manchester United Benarkah Solskjaer Mulai Galau. Jika The Fox memenangkan laga tersebut maka United harus juga menang atas Crystal Palace. Lawan terakhir United dalam persaingan perebutan 4 besar ini adalah Leicester. Ole Gunnar Solskjaer menargetkan kemenangan ketiga berturut-turut dalam laga tandang mereka. Setelah menang 3-0 dalam dua pertandingan tandang terakhir melawan Brighton dan Aston Villa. Target menang atas Crystal Palace ini sangat wajar untuk meraih menuju 62 poin.

Dengan asumsi Leicester juga menang dalam laga ke-36 mereka maka posisi Chelsea tetap diperingkat 3 dengan 63 poin disusul Leicester dan Manchester United masing-masing dengan 62 poin. Selanjutnya menghadapi mathcweek 37, Leicester akan bertanding duluan pada Minggu (19/7/20) pukul 22.00 WIB melawan Tottenham Hotspur di London. Chelsea dan United tidak bermain di jadwal Premier League, tetapi mereka saling berhadapan di semi final Piala FA pada hari yang sama.

Leicester menghadapi laga yang tidak mudah melawan pasukan Jose Mourinho yang sedang bangkit mengejar Liga Eropa. Dipastikan laga ini sangat ketat dengan keunggulan teknis ada dipihak tuan rumah Tottenham. Jika Leicester kalah dalam laga ini maka lupakan tempat 4 besar yang mereka inginkan. Chelsea dan United baru kembali bertanding diajang Premier League pada Kamis (23/7/20) dini hari WIB. United akan menjamu West Ham di Old Trafford dan Chelsea akan bertamu ke Anfield berhadapan dengan Liverpool.

Menarik ditunggu hasil laga Liverpool melawan Chelsea karena pada matchweek ke-36 Liverpool tumbang oleh Arsenal

Tentu saja mereka tidak ingin kekalahan tersebut terulang di Anfield ini. Bagi United sendiri kemenangan atas West Ham bukan hal yang mustahil sekaligus menjadi keuntungan mereka dalam menghadapi laga pamungkas melawan Leicester. Jika Leicester tumbang di London dan Chelsea takluk di Anfield maka posisi mereka di klasemen menjadi United 65 poin, Chelsea 63 poin dan Leicester 62 poin.

Menghadapi Crystal Palace tidak ada lagi kata lain selain memenangkan laga ini. Manchester United memang harus berjuang untuk meraih 3 poin penting ini. Hal ini karena The Eagles bertekad untuk mengalahkan United dua kali dalam satu musim kompetisi. Pada putaran pertama mereka menang 2-1 atas Manchester United di Old Trafford pada bulan Agustus 2019 lalu.

Crystal Palace sendiri telah kehilangan lima pertandingan terakhir mereka sehingga melawan United ini ingin dijadikan momen kebangkitan mereka untuk meraih kemenangan pertama. Sementara United baru saja ditahan 2-2 oleh Southampton di Old Trafford. Padahal saat itu hingga menit akhir mereka masih unggul 2-1 ketika di detik akhir gol Southampton lahir untuk menyamakan kedudukan.

Melihat jadwal yang harus dihadapi pasukan Solskjaer tersebut, rasanya tidak ada alasan baginya untuk merasa galau. Solskjaer hanya merasa dirugikan dengan waktu istirahat yang lebih lama diberikan kepada Chelsea sebelum menghadapi United di semi final Piala FA.

Chelsea menyelesaikan laga ke-36 pada hari Rabu 15 Juli 2020 sedangkan United baru bertanding pada Jumat 17 Juli 2020. Sedangkan semi final Piala FA berlangsung Minggu 19 Juli 2020. Chelsea mendapat waktu 4 hari untuk istirahat dan United hanya sehari. Kita tunggu saja semakin seru persaingan 4 besar Premier League hingga laga terakhir mereka.

Andrea Dovizioso Punya Julukan Baru Apa Pengaruhnya – Kompetisi MotoGP 2020 akan segera dimulai. Tepat akhir pekan nanti (19/7), seri pertama untuk kelas tertinggi dihelat di Jerez, Spanyol. Para pembalap pun mulai bersiap, termasuk Andrea Dovizioso. Pembalap utama tim pabrikan Ducati itu sepertinya akan berupaya langsung nyetel dengan ritme kompetisi meski sedang recovery dari cedera bahu. Bahkan sudah terlihat bagaimana upayanya untuk segera fit dengan berlatih sepeda statis.

Andrea Dovizioso Punya Julukan Baru Apa Pengaruhnya

Penggambaran ini tentu membuat kita respek dengan perjuangan para pembalap yang mana ketika pasca cedera harus segera comeback. Memang, itu sebuah konsekuensi, namun kita sebagai penontonnya juga patut mengakui bahwa itu adalah perjuangan yang luar biasa. Toh, sehebat-hebatnya pembalap motor profesional, mereka juga masih manusia, bukan. Sama halnya dengan kita, para pembalap biasanya juga tak hanya recovery terhadap fisiknya, namun juga mental. Ketika pasca kecelakaan saat berkendara, pasti kita akan butuh waktu untuk segera siap untuk berkendara lagi.

Begitu pun dengan para pembalap. Ada pembalap-pembalap yang meski sudah berhasil kembali ke lintasan, namun tidak dengan performa yang sama seperti sebelumnya. Artinya, fisik mereka sudah terbentuk lagi, tetapi mentalnya belum sepenuhnya kembali sedia kala.Ditambah jika pembalap-pembalap itu harus mengalami kecelakaan lagi, maka tak hanya fisiknya yang sakit kembali, namun juga mentalnya yang akan semakin rusak. Di antara mereka kemudian ada yang tetap membalap meski harus secara bertahap untuk kembali tangguh.

Menilik rekam jejak para pembalap itu–dan tentunya masih banyak lagi

Ada pula yang harus memutus kontrak, pindah kompetisi, hingga pensiun. Contohnya seperti Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Nama terakhir bahkan mendapatkan empati yang besar karena memutuskan tak balapan di usia yang masih muda. Cedera parah membuatnya pensiun dini dan menjadikan Pramac Ducati sebagai tim terakhirnya di MotoGP. Hal ini juga terjadi pada Jonas Folger. Pembalap asal Jerman itu harus mengalami cedera dan mengalami penurunan performa secara signifikan. Akhirnya, Yamaha Tech3–timnya saat itu–tidak melanjutkan kerja samanya.

Dia pun sempat menjadi pembalap penguji Yamaha, dan tergolong prematur. Karena, rata-rata pembalap penguji adalah pembalap senior yang sudah mengenal lama karakteristik motor yang menaunginya. Faktor ini yang diduga membuat kerja sama antara Folger dengan Yamaha segera berakhir. Secara logika, Yamaha jelas lebih mengutamakan input dari seorang Valentino Rossi yang sudah berpengalaman lama mengendarai Yamaha, dibandingkan Folger.

Kita akan menerka-nerka bagaimana kiprah Dovizioso di MotoGP 2020 pasca cedera. Memang, cederanya tidak di bagian kaki (seperti Rossi), tangan (Pasini), dan punggung (seperti Lorenzo), tetapi cedera bahu juga merupakan hal yang sangat vital bagi pembalap. Pembalap MotoGP sangat membutuhkan kekuatan bagian tubuh atasnya untuk membuat motor dapat dikendalikan dengan lincah. Artinya, ketika bahu yang cedera, maka keseimbangan motor akan sangat terganggu.

Jika melihat letak cederanya, maka Dovi diprediksi akan cukup kesulitan untuk mengontrol motornya saat menikung ke sisi kiri. Padahal, biasanya pembalap akan cenderung lebih luwes untuk menikung ke sisi kiri karena faktor kekuatan tangan yang lebih dominan. Namun, kekhawatiran yang hadir bagi penonton MotoGP sepertinya hendak disingkirkan oleh Dovizioso. Hal ini tersiratkan dari adanya julukan baru yang ia perkenalkan di akun Instagram-nya.

Hal ini bisa dipertegas jika Dovi mampu bertahan di Ducati

Jika sebelumnya kita mengenal julukan mantan pembalap Repsol Honda dan Yamaha Tech3 adalah Desmodovi. Merujuk pada keberhasilannya menaklukkan Ducati dan selalu finis kedua di tiap klasemen akhir sejak 2017. Kini, kita akan mengenalnya sebagai Undaunted. Istilah Undaunted jika diartikan dengan Google Translate adalah berani. Ini yang membuat Dovi pun akan berupaya menegaskan dirinya untuk berani kembali berpacu di MotoGP 2020, meski dengan kondisi yang belum 100% fit.

Selain itu, dengan julukan baru, ada anggapan bahwa Dovi akan menjadi parameter baru sebagai pembalap Italia yang terbaik untuk saat ini. Bertahannya Dovizioso di Ducati akan membuat Italia masih memiliki pembalap yang dapat menduduki jok motor tim pabrikan. Berpindahnya Danillo Petrucci ke tim satelit KTM dan Valentino Rossi ke tim satelit Yamaha telah mengurangi jumlah pembalap Italia di tim pabrikan MotoGP.

Tentu ini menjadi ironi, mengingat Italia sudah dibesarkan oleh banyak pembalapnya yang salah satunya adalah Valentino Rossi. Di kelas Moto2 pun para pembalap Italia juga masih bisa berprestasi seperti Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia. Kedua pembalap itu akhirnya naik ke MotoGP.

Memang, Italia sudah memiliki banyak pembalap muda, namun keberadaan mereka sepertinya belum bisa meyakinkan tim pabrikan untuk merekrutnya. Padahal saat ini Italia memiliki dua wakil pabrikan di MotoGP, yaitu Ducati dan Aprilia. Namun, menurut kabar beredar, Ducati terlihat cukup berani mengharapkan Jorge Lorenzo untuk kembali jika Dovizioso tidak jadi melanjutkan kerja sama dengan Ducati musim 2021 nanti. Itu artinya tim balap seperti Ducati masih sangat percaya dengan kualitas pembalap asal Spanyol sekalipun si pembalap sudah pensiun.

Jika kembali membaca istilah undaunted, maka Dovi diprediksi tak akan gentar untuk menghadapi segala spekulasi terkait kariernya, baik di MotoGP dan Ducati. Dovi sepertinya juga tak ragu untuk menempatkan dirinya sebagai sorotan utama sebagai representasi pembalap Italia. Berani! Itulah pengaruh yang ingin diberikan Dovizioso bersama julukan barunya.

Dari City sampai Bali United Bagaimana Duit Anak Sultan Rokok dan Alkohol Mendanai Olahraga – Artikel ini adalah artikel terakhir yang membahas mengenai kemenangan City atas UEFA Financial Fair Play, kalau anda belum baca artikel sebelumnya silakan dibaca terlebih dahulu. Kalau ada tiga jenis uang yang sangat menggiurkan bagi sebuah tim olah raga mungkin dapat dirinci sebagai; duit perushaan rokok, duit perusahaan alkohol, dan duit anak sultan.

Dari City sampai Bali United Bagaimana Duit Anak Sultan Rokok dan Alkohol Mendanai Olahraga

Dari City sampai Bali United Bagaimana Duit Anak Sultan Rokok dan Alkohol Mendanai Olahraga

Untuk yang dua pertama sepertinya sudah lama berupaya ditendang dari dunia. Olahraga melalui beragam konfensi dan regulasi kesehatan, namun siapa yang tidak ingat betapa digdayanya.  Marlboro Racing Team dan jersey Carlsberg Liverpool. Sementara untuk golongan yang ketiga upaya pembatasannya baru dilakukan oleh. FIFA melalui regulasi Financial Fair Play, buat belum pernah dengar silakan baca artikel sebelumnya yang membahas mengenai latar belakang sejarah dan apa itu FFP.

Dengan dibatasinya ketiga sumber dana seharusnya sekarang sudah tidak ada lagi kan. Perusahaan tembakau dan bir yang mengisi rekening tim olah raga, dan investor tajir yang memompa sebanyak-banyaknya uang ke tim sepak bola eropa Atau. Faktanya bergam tim olah raga dapat mengelabui dengan mudah regulasi finansial tersebut. Pada bagian ini saya akan membahas beberapa skema yang menunjukan bagaimana. Uang dari sumber yang tidak sah dapat masuk ke berbagai tim.

Protokol FFP sebenarnya juga dirancang untuk memonitor modus yang dilakukan oleh City dengan mengamanatkan UEFA untuk melakukan investigasi apakah dana yang disuntikan sebuah perusahaan yang dimiliki bos tim sepak bola masuk akal. Namun, protokol FFP sepertinya belum berjalan dengan sempurna, skema City sendiri terkuak pasca seorang hacker membocorkan e-mail internal dari kantong pribadinya, yang kemudian diliput media Jerman.

Mancester City yang berisi informasi mengenai bagaimana Sheikh Mansour mendanai City

Berdasarkan bocoran tersebut, City diduga melakukan “mark-up” laporan sponsor dari salah satu maskapai pesawat terbang yang diterimanya. Maskapai tersebut sebenarnya hanya membayar 8 juta Euro pertahun dari kontrak 10 tahun sebesar 65.5 juta Euro per tahun yang disepakati pada 2011.

Bagaimana dengan sisanya? Yup dari Kantong Pribadi Sheikh Mansour. Tebak perusahaan apa yang dimaksud? Yup, Etihad yang merupakan perusahaan plat merah dari negara yang salah satu anggota kerajaannya adalah Sheikh Mansour.

Tanpa ada sokongan dana dari kantong pribadi Mansour, pada musim 2012-2013 saja. City seharunya merugi sebanyak 180 juta Euro yang jauh dari ambang batas Financial Fair Play. Disamping itu, terdapat dua perusahaan berbasis Abu Dhabi yang dimiliki oleh. Sheikh Mansour turut menyeponsori The Citizens yang total kontraknya mencapai 31.3 juta Euro per tahun.

Bahkan otoritas turisme Abu Dhabi juga turut menyumbang 31.3 juta Eruro. Meskipun demikian City membantah dengan menyatakan bahwa sepatutnya UEFA membuktikan bahwa ada campur tangan Mansour dalam keputusan tersbut. Terlepas dari Bantahan tersebut UEFA tetap menjatuhkan sanksi larangan berpartisipasi di. Liga champions selama dua tahun dan denda 30 juta Euro.

Selain Mansour, trik-trik mengelabui regulasi sponsor yang kreatif muncul dari perusahaan temabakau yang memang pertama dilarang oleh beragam regulasi . Kucing-kucingan paling klasik adalah Marlboro dan F1. Ketika F1 mulai melakukan pelarangan logo produk tembakau, Phillip Morris (pemilik Marlboro) menempelkan barcode. Hal yang dalam kecepatan tinggi akan terlihat seperti logo segi tiga merah khas Marlboro Merah.

Supersoccer yang bukan perusahaan rokok, tapi media

Ketika F1 melakukan pelarangan tim balap untuk menerima sepeserpun dari perusahaan rokok. Phillip Morris Internasional mengelabuinya dengan membuat shell company bernama Misson Minnow. Kalau anda buka websitenya isinya adalah penjelasan mengenai tim Schideria Ferrari dan Ducati dan tulisan. Mission Winnow has a simple goal: drive change by constantly searching for better ways of doing things.”

Dengan masih derasnya duit rokok, tentunya warna merah-putih khas. Marlboro tidak akan beranjak dari Ducati di Moto GP dan Scuderia Ferrari di F1. Contoh lain yang cukup unik adalah sponsor rokok 555 dari British American Tobbaco. Yang warna biru-kuningnya kepalang melekat dengan Subaru di ajang rally.

Meskipun kurang jelas apakah BAT masih menyeponsori Subaru atau tidak, berita terakhir yang saya temui kontrak masih diperpanjang sampai tahun 2003. Tapi Subaru sepertinya sudah menerima realita yang sulit diubah bahwa line up balapnya kepalang sinonim dengan warna ikonik bungkus rokok tersebut. Bahkan Subaru juga menggunakan warna biru khas 555 untuk produksi masal Subaru Impreza.

Di stadion Brawijaya Kediri (home base Gudang Garam) logo yang sempat terpajang beberapa tahun Intersport memang sudah dihapus tahun ini, tapi ya kalau warna temboknya diperhatikan pasti bikin “asem” penikmat Garpit yang belum merokok dua hari. Contoh lain, Supersoccer yang bukan perusahaan rokok, tapi media yang banyak meliput sepak bola mulai dari liga top eropa sampai Garuda Select. Pihak yang disponsori.

Bukan main logonya muncul di timnas, serta bekerja sama dengan PSSI dalam pembinaan sepak bola usia muda dengan mengirim Garuda Select ke Inggris dan menayangkannya. Kembali lagi saya tegaskan, bukan sponsor rokok tapi kalau liat logonya dan istilah “super” ya pasti sobat-sobat penggemar kretek asal Kudus makin semangat ngebul.

Hukuman City Dicabut dan Menerka Nasib MU ke 4 Besar – Pengadilan Arbitrase Olahraga menerima banding Manchester City (City). Imbasnya, City bisa bermain di Liga Champions musim depan. Berhasilnya City untuk bisa berlaga di Liga Champions musim depan membuat nasib sang tetangga, yakni Manchester United (MU) harus berjuang lagi. Seperti dikutip espn, City sebelumnya dilarang tampil di Liga Champions selama dua musim karena masalah financial fair play.

Hukuman City Dicabut dan Menerka Nasib MU ke 4 Besar

Hukuman City Dicabut dan Menerka Nasib MU ke 4 Besar

Namun, atas hukuman itu, City melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Hasilnya, pada Senin, banding City dikabulkan. Artinya, City bisa bermain di Liga Champions. Saat ini City memiliki 72 poin dari 35 laga di ajang Liga Inggris. City berada di posisi dua klasemen sementara Liga Inggris. Nilai 72 itu sudah memastikan City masuk empat besar klasemen Liga Inggris musim ini.

Nilai yang dimiliki City saat ini tak bisa disamai oleh MU yang ada di posisi lima klasemen sementara Liga Inggris. MU saat ini memiliki 58 poin dari 34 laga. Jika dalam empat laga sisa MU selalu menang, mereka memiliki 70 poin. Diketahui, empat tim teratas di klasemen akhir Liga Inggris musim ini, berhak lolos ke Liga Champions musim depan. Dari empat posisi tiket itu, dua tiket sudah dikunci oleh Liverpool dan City. Maka masih ada dua tiket sisa yang diperebutkan beberapa tim.

Salah satu yang memperebutkan tiket di Liga Champions adalah MU. Sebenarnya, jika City tetap disanksi tak bisa main di Liga Champions musim depan, maka MU memiliki peluang besar ke Liga Champions. Sebab, MU bisa masuk empat besar tim yang memiliki nilai terbanyak di klasemen akhir. Namun, karena City kini bisa lolos ke Liga Champions, MU harus berjuang sampai akhir. Lalu bagaimana hitung-hitungan peluang tim yang memperebutkan dua tiket sisa Liga Champions.

Chelsea masih memiliki tiga laga sisa

Saya mencoba menyederhanakan saja, bukan berarti mengeliminir calon lainnya. Saya sederhanakan ada tiga tim yang berebut dua tiket sisa ke Liga Champions yakni Chelsea, Leicester City, dan MU. Chelsea kini ada di posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris. Chelsea memiliki 70 poin dari 35 laga. Artinya Dari tiga laga sisa, dua laga sepertinya menjadi laga mudah. Sebab, Chelsea akan menjamu Norwich dan Wolverhampton.

Sementara, satu laga lain adalah melawan Liverpool di kandang lawan. Laga melawan Liverpool ini bisa gampang-gampang susah. Gampang karena Liverpool sudah juara. Motivasi mereka kemungkinan tak seperti sebelum dipastikan juara. Susah karena Liverpool sepertinya memburu lebih dari 100 poin musim ini. Agar buruan itu tercapai, maka Liverpool harus mengalahkan Chelsea. Saya sendiri memprediksi, Chelsea akan mendapatkan 7 poin di tiga laga sisa. Sehingga, di akhir kompetisi mereka akan memiliki 77 poin.

Senang Melihatmu Kembali Nicolo Zaniolo – Seorang teman membuat story WA dengan caption ‘He’s Back’ (dia kembali) disertai salah satu foto. Pemain di klub terfavoritnya AS Roma, Nicolo Zaniolo. Wow, saya kaget dong pemain ini ternyata sudah kembali setelah didera cedera. Soalnya tak terlalu mengikuti perkembangan klub Liga Italia lainnya selain Inter Milan tentunya. Lantas apakah saya membalas story WA itu? tentu tidak gaes, saya tidak mau merusak kegembiraan teman saya itu.

Senang Melihatmu Kembali Nicolo Zaniolo

Senang Melihatmu Kembali Nicolo Zaniolo

Cuma cukup bergumam saja dalam hati ‘Senang Melihatmu Kembali, Nicola Zaniolo’. Oke, lupakan tentang story WA teman saya yang seorang Romanisti itu, kita bahas soal. Nicolo Zaniolo yang telah kembali tampil lagi bersama klubnya AS Roma yang telah membuat saya terkesima. Setelah tahu bahwa sebelum hijrah ke klub Serigala Ibukota itu, Zaniolo ternyata adalah pemain muda yang terbuang dari Inter Milan.

Nicola Zaniolo Telah Kembali

Jeda tiga bulan Serie A akibat pandemi Corona adalah kabar buruk bagi sepak bola maupun bagi para fans. Namun, bagi sebagian pemain, kondisi tersebut dimanfaatkan untuk menyembuhkan cedera.

Itulah yang dilakukan oleh Zaniolo, kurang lebih dia harus absen dari lapangan hijau selama 6 bulan atau tepatnya sejak ia tampil terakhir kalinya bersama. Roma yang membuatnya harus cedera ligamen saat menghadapi Juventus pada 12 Januari lalu.

Pada laga yang digelar di Stadion Olimpico, Roma itu di pekan ke-19, Zaniolo tampil sebagai starter. Namun dia tak mampu menuntaskan pertandingan yang berakhir untuk kemenangan Juventus dengan skor 1-2.

mengalami cedera setelah terlibat kontak dengan salah satu pemain Juventus dan terjatuh

Sebelumnya, Zaniolo tengah melakukan solo run dari area permainan sendiri, kemudian dia dijegal. Hasil pemeriksaan medis kemudian mengabarkan bahwa Zaniolo mengalami cedera ACL dan kerusakan meniskus di lutut kanannya. Dia kemudian menjalani operasi pada Senin (13/1/2020) waktu setempat dan divonis bakal absen hingga enam bulan.

Setelah mengakhiri penantian untuk kembali ke lapangan, akhirnya Zaniolo yang ternyata telah di turunkan pada lanjutan Liga Italia sejak pekan ke 30 lalu atau kala Roma menghadapi Napoli pada Minggu (4/7) waktu setempat.

Pada penampilan debutnya itu ia tak bisa berbuat banyak, Roma kalah 2-1 dari Napoli. Kemudian ia pun kembali ditampilkan pada laga tengah pekan lalu saat menang lawan Parma 2-1. Baru pada saat menghadapi Brescia, Minggu (12/7) dini hari WIB pada lanjutan Serie-A pekan ke-32 ia menyumbangkan satu gol dan membawa Roma menang 3-0.

Selepas laga kontra Brescia, Zaniolo menyatakan bahwa kebugarannya sudah kembali pulih, meski pada laga tersebut ia baru dimainkan di menit ke-70 dan empat menit kemudian ia mencetak gol ketiga bagi kemenangan Roma.

Zaniolo bahkan sesumbar dalam kondisi yang lebih bugar walaupun belum 100 % tapi ia berharap beberapa hari ke depan kondisinya telah kembali sepenuhnya agar bisa dimainkan oleh pelatih Paulo Fonseca sejak menit pertama.

Apalagi kalau melihat klasemen sementara Roma tercecer di posisi ke-5 dengan poin 54 dan berjarak sebelas poin dari Inter (4) yang berada di batas zona Liga Champions dengan koleksi poin 65 dari 31 laga.

Roma mungkin saja berharap untuk bisa meraih tiket Liga Champions walaupun peluangnya berat

Dengan menyisakan 6 pertandingan lagi  meski begitu mereka juga pastinya berharap agar tim-tim yang diatasnya bisa terpleset. Sekembalinya Zaniolo, tentunya lawan-lawannya nanti disisa laga yang akan dilakoni akan lebih waspada. Sebagai seorang striker, Zaniolo tentunya semakin termotivasi untuk mencetak gol karena hal inilah yang harus dilakukannya untuk bisa membantu tim memenangkan pertandingan.

Untuk bisa kembali bertanding, Zaniolo mengaku bekerja keras selama rehabilitasi, khususnya selama lockdown. Ia mengaku, setelah enam bulan tak bertanding, rasanya luar biasa kembali ke lapangan.

“Saya sangat bahagia karena setelah enam bulan penuh pengorbanan dan menjalani pemulihan, gol tersebut menjadi titik balik, sebuah awal baru bagi saya,” kata Zaniolo, dikutip dari laman resmi klub AS Roma, Minggu (12/7).

Selain itu ia mengatakan bisa berlatih selama mungkin, dan merasa berbeda bisa ada di lapangan kembali. Meski kondisinya saat ini 60-65%, Zaniolo menyatakan selalu siap untuk ditampilkan kembali pada laga berikutnya.

“Seperti yang katakan sebelumnya, setiap hari saya fokus kembali ke 100%. Saya tahu bahwa saya masih belum mendekat ke sana, tapi itu normal. Setiap hari saya turun ke lapangan satu jam sebelum latihan dimulai untuk memanaskan lutut saya agar siap dan saya akan terus melakukannya hari demi hari, tanpa menatap terlalu jauh ke depan. Sejauh Liga Europa berjalan, jika saya kembali ke 100% maka akan bisa menjadi bantuan nyata,” jelas Zaniolo.

Gegara Nick Pope Liverpool Tertahan di Anfield – Mungkin penjaga gawang Burney asal Inggris, Nick Pope ini boleh disebut sebagai penyebab kegagalan Liverpool memenangkan laga. Unggul 1-0 dibabak pertama, The Reds gagal menang dan harus bermain imbang 1-1 dengan Burnley. Performa Nick Pope memang luar biasa. Terutama dengan keberhasilannya menggagalkan tembakan para penyerang Liverpool.

Gegara Nick Pope Liverpool Tertahan di Anfield

Gegara Nick Pope Liverpool Tertahan di Anfield

Bahkan Liverpool sebagai tuan rumah hampir saja dipermalukan tim tamu. Ketika dalam satu kemelut di area penalti hanya 3 menit sebelum laga berakhir, Burnley mendapat peluang emas. Alisson membuang bola dan malah jatuh di kaki Johann Gudmundsson yang langsung menembak, namun disayangkan tembakannya membentur mistar.

Sebagai tuan rumah, Liverpool langsung mendominasi permainan. Namun, mereka kesulitan membongkar pertahanan rapat Burnley. Beberapa kali peluang gol Liverpool dimentahkan oleh Nick Pope. Peluang pertama terjadi pada menit ke-18 ketika Roberto Firmino melepaskan tembakan keras namun masih bisa diamankan kiper Burnley, Nick Pope. Giliran Mohamed Salah pada menit ke-33, berpeluang membawa The Reds unggul setelah melakukan tembakan dari jarak dekat.

Setelah mengecoh satu pemain belakang Burnley, Mohamed Salah menembak keras ke arah gawang, namun tembakannya dari jarak dekat dapat dihalau oleh Pope. Hanya semenit kemudian Liverpool baru berhasil membobol gawang Pope sehingga Liverpool unggul 1-0 atas Burney. Gol ini tercipta pada menit ke-34 hasil sundulan Andrew Robertson yang menerima umpan lambung Fabinho.

Gol Ini Juga Memutus Clean Sheet Dari Nick Pope Yang Tidak Kebobolan

Namun kemenangan ini tidak mampu dipertahankan karena Burney berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Jay Rodriguez mencetak gol untuk skor imbang 1-1 pada menit ke-70. Tendangan first time Rodriguez menusuk ke pojok kiri gawang usai menerima umpan sundulan James Tarkowski tidak mampu digagalkan Alisson Becker.

Pada babak kedua beberapa peluang Mohamed Salah, Firmino dan Sadio Mane berhasil dimentahkan Sang Hero Burney, Nick Pope. Mereka seolah menjadi mandul dihadapan Pope. Peluang emas diakhir laga hampir saja menjadi gol ketika Salah menerima assis matang dari Alexander Arnold, namun tendangannya lagi lagi dapat ditangkap dengan baik oleh Pope.

Akhirnya The Reds harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Burnley pada pekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Anfield, Sabtu (11/7). Pada laga tersebut, Neco Williams dan Curtis Jones diturunkan sebagai starter. Neco berposisi di bek kanan dan Jones sebagai gelandang bersama Fabinho dan Wijnaldum. Dua pemain muda ini bermain cukup mengesankan. Jones hampir saja kembali mencetak gol jika kiper Burnley, Pope tidak cekatan menahan tendangan kerasnya.

Mereka Dipertengahan Babak Kedua Diganti Oleh Alexander Arnold Dan Naby Keita

The Reds hanya mampu menambah satu poin menjadi 93 poin. Mereka masih menyisakan tiga sisa laga yaitu melawan Arsenal, Chelsea dan Newcastle United. Sementara itu Burnley berhasil naik ke posisi sembilan dengan 50 poin. Mereka bisa bersaing menggapai kualifikasi Liga Eropa pada posisi 6 besar. Dengan 93 poin Liverpool masih butuh 7 poin dari 9 poin sisa untuk menyamai pencapaian Manchester City dengan 100 poin dalam satu musim kompetisi.

Apakah Liverpool mampu meraih 100 poin? Di depan ada Arsenal menunggu di Emirate dan Chelsea berkunjung ke Anfield. Di laga terakhir Liverpool menutup kompetisi di kandang Newcastle United.

Gol Maradona dari Cina Gagalkan Kemenangan Barcelona – Espanyol menjadi tim pertama yang dipastikan terdegradasi dari divisi utama La Liga musim depan. Bola menjadi mental, lantas dengan cergas bola dimanfaatkan Luis Suarez menjadi gol. Laga berjalan dengan tensi panas. Hanya dalam tempo 5 menit wasit menghadiahi dua kartu merah. Baik kepada pemain Barcelona maupun Espanyol. setelah pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke35 di Camp Nou, Kamis (9/7/2020) dinihari WIB menelan kekalahan 0-1 dari Barcelona. Gol tunggal Barcelona disumbangkan oleh Luis Suarez di menit ke 56.

Gol Maradona dari Cina Gagalkan Kemenangan Barcelona

Gol  Maradona dari Cina Gagalkan Kemenangan Barcelona

Ansu Fati menyepak paha Fernando Calero. Semula wasit hendak mengeluarkan kartu kuning. Tapi VAR menyatakan pelanggaran itu layak diganjar kartu merah. Tak sampai lima menit kemudian, wasit juga mengusir, kini giliran sayap Espanyol, Pol Lozano karena menyepak kaki Gerard Pique. Tiga laga tersisa, Espanyol sudah menutup kemungkinan untuk tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Spanyol. Hingga saat ini mereka mengumpulkan 24 poin.

Tragis sekali apa yang dialami mereka. Selama ini mereka sudah 21 kalah, 9 seri, dan baru 5 kali menang. Coba lihat fakta-fakta berikut ini. Selama dua dekade belakangan ini mereka selalu bertahan di kasta tertinggi Liga Spanyol, kendati mereka bukanlah rival tim pesaing juara. Prestasi tim ini antara lain mereka pernah menjadi runner-up UEFA Cup (kini Liga Eropa) pada tahun 2017.

Espanyol juga lekat dengan nama-nama tersohor seperti Marco Asensio, Philippe Coutinho, Shunsuke Nakamura, hingga Mauricio Pochettino yang pernah menjadi bagian dari mereka. Dengan kemenangan di atas, Barcelona masih di posisi kedua dengan 76 poin dari 35 laga, hasil yang lumayan untuk mengejar Real Madrid di posisi puncak klasemen.

Kapten Espanyol Javi Lopez Mengucapkan Salam Perpisahan Usai Laga

Saya meminta maaf kepada seluruh fans, karena harus mengalami semua ini. Sejauh ini pemain asal Cina, Wu Lei, sudah menyumbangkan 8 gol untuk Espanyol. Muncul rumor usai kepastian Espanyol degradasi ke divisi 2. Wu Lei yang dijuluki “Maradona nya Cina” diincar dua klub Liga Inggris, yaitu Watford dan Wolverhampton Wanderers.

Namun sepertinya Watford lebih unggul ketimbang Wolverhampton Wanderers. Pelatih Watford Nigel Pearson tertarik dengan gaya permainan Wu Lei yang berposisi sebagai gelandang dan bermain ngotot. Wu Lei sendiri dulunya ditranfer Espanyol dari Shanghai SIPG yang bermain di Liga Super Cina dengan banderol 1,8 juta poundsterling.

Di Liga Cina, Wu Lei sendiri menjadi top skorer kedua sepanjang masa, dia membukukan 169 gol untuk Shanghai SIPG. Wu Lei menjadi sensasi tersendiri setiap kali bermain, pemegang hak siar di negeri Tirai Bambu itu meraup keuntungan yang banyak karena menyedot puluhan juta penonton. Wu Lei juga tercatat sebagai pemain termuda yang bermain di Liga Super Cina, dia bermain saat usianya baru 14 tahun.

Espanyol sendiri sekarang ini tengah mengalami kesulitan finansial di masa Covid-19. Dan salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menjual pemainnya. Leg pertama Derby Catalunya Pada paruh musim pertama gol Wu Lei menggagalkan kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata.

Nampaknya Barcelona Bakal Pulang Dengan Memetik Tiga Poin Penuh

Espanyol unggul 1-0 terlebih dahulu di menit ke 21 lewat sundulan David Lopez. Skor hingga jeda masih 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Di menit ke 50 sepakan Luis Suarez membuat Barcelona menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Arturo Vidal yang baru masuk di babak kedua, membuat Barcelona unggul 2-1 di menit ke 59

Namun pemain pengganti Wu Lei menggagalkan kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata lewat golnya pada dua menit menjelang waktu normal berakhir (menit ke 88).Wu Lei yang menerima umpan terobosan yang dilepaskan Matias Vargas berlari hingga memasuki kotak penalti lawan. Pemain kelahiran Nanjing, 19 Nopember 1991 itu akhirnya menempatkan si kulit bundar ke pojok kanan gawang tanpa kiper Neto sempat mengantisipasi.

Sebelumnya, “Maradona Cina” juga mencatat momen bersejarah ketika jumpa Real Valladolid.

Sarri Pelatih Spesialis Ribuan Jurus yang Setengah setengah – Di dunia persilatan, ada sebuah ungkapan bijak yang relevan untuk kita renungkan. Yakni, takutlah kepada satu orang yang hanya punya satu jurus, namun dia begitu menguasai jurus itu. Ketimbang takut pada satu orang yang punya banyak jurus, tetapi dia hanya menguasainya “setengah-setengah”.

Sarri Pelatih Spesialis Ribuan Jurus yang Setengah setengah

Sarri Pelatih Spesialis Ribuan Jurus yang Setengah setengah

Di sepakbola, kita mengenal banyak juru racik strategi hebat, yang lewat tangan dinginnya, berhasil membawa timnya meraih banyak gelar. Kita mengenal Jose Mourinho dengan skema ‘negative football’-nya, kita juga tahu Juergen Klopp & Pep Guardiola dengan sepakbola menyerangnya.

Ketiga nama ini adalah pelatih nomor Wahid yang sama-sama memiliki satu kesamaan, yakni sama-sama miskin taktik. Mereka seolah hanya memiliki satu saja jurus, namun begitu menguasainya. Ya, harus diakui, baik Mou, Klopp dan Pep, ketiganya dikenal sebagai pelatih yang tidak memiliki plan A, plan B.

Jika skema negative football milik Mou tidak bekerja sesuai harapan, maka jangan harap Mou akan mengganti strategi dengan skema total football. Begitu pun dengan Klopp dan Pep, jika Gegen Pressing dan Tiki-Taka menemui jalan buntu, maka tinggal menunggu waktu saja bagi keduanya untuk memperoleh hasil imbang, atau bahkan pulang dengan tangan hampa.

Namun hal positif dari ketiga pelatih ini ialah, mereka berhasil menciptakan nyawa ke dalam tim, yang membuat para pemain tahu harus melakukan apa di lapangan. Harry Kane tahu bahwa di bawah instruksi Mou, ia akan lebih sering banyak menunggu bola, karena rekan-rekannya yang lain, akan berjibaku di lini pertahanan sembari menyiapkan serangan balik yang sporadis.

Pun Demikian Dengan Anak-Anak Asuhan Klopp Dan Pep

Mereka tahu untuk memenangkan pertandingan, maka yang perlu dimenangkan terlebih dulu ialah memenangkan penguasaan bola. Dengan semakin lama bola dikuasai, semakin besar pula peluang-peluang bisa diciptakan. Nyawa ini telah terbentuk menjadi karakter dalam diri setiap anak asuh Mou, Klopp dan Pep.

Lalu, bagaimana dengan Juventus? Mengapa skema SarriBall yang diusung sang pelatih, seolah tidak berjalan baik di sana? Inilah yang menjadi pembeda antara Sarri dengan Mou, Klopp dan Pep. Sarri adalah pelatih yang tak mahir mengkomunikasikan gagasan strateginya, bahkan terhadap anak-anak asuhnya sendiri, ia tak jelas hendak mengusung skema yang bagaimana, bermain di sayap kah? Menusuk dari tengah kah? Mengandalkan serangan balik.

Kekayaan taktikal Sarri akan menjadi mubazir jika ia tak mampu mengkomunikasikannya. Bahkan pemain sejenius Blaise Matuidi yang mengkilap di Piala Dunia bersama Timnas Perancis pun kelihatan ‘linglung’ menerjemahkan keinginan Sarri.

Jangankan membentuk karakter tim, membentuk karakter dirinya sendiri, Sarri tak mampu. Ia bahkan terlalu pengecut untuk berani menjelaskan situasi yang sebenarnya, mengapa Mario Mandzukic dijual, serta mengapa Emre Can disingkirkan. Jika terhadap hal-hal semacam ini saja, ia tak berani pasang badan dan bersuara, maka tinggal menunggu waktu saja, terjadi riak-riak yang lebih besar, dan Sarri memilih berlalu bersama cerutunya.

Juventus bukan tim ‘kaleng-kaleng’, saat ini lini pertahanan Juve diisi oleh salah satu pemain belakang termahal dunia. Lini tengahnya pun diisi pemain tengah bergaji tinggi. Apalagi di lini depan, tak ada yang semewah Juve di Eropa. Tetapi tim ini seringkali kesulitan menghadapi tim-tim semenjana. Melawan Helas Verona saja mereka kalah, yang paling hangat, kemarin malam. Juve dibantai 2-4 oleh AC Milan di Sansiro. Menyedihkan sekali.

Pertahanan Juve Diisi Oleh Salah Satu Pemain Belakang Termahal Dunia

Sangat lucu, Juve yang telah unggul 2 gol, bisa dibalas sedemikian mudah oleh para pemain Milan, yang bahkan sejak awal musim telah menjadi olok-olok di seluruh dunia. Maka bisa dibayangkan, jika melawan Milan saja Juve bisa dibantai, apalagi menghadapi laga di Liga Champions nantinya?

Juve memang terlihat harus berbenah. Namun lebih dari itu, Sarri harus terlebih dahulu membenahi dirinya sendiri. Ia harus bisa memperbaiki komunikasi dengan anak-anak asuhnya. Ia harus bisa menegaskan bahwa kita harus bermain ‘begini’, dan tak boleh bermain ‘begitu’. Terlalu konyol jika menyalahkan kekalahan Juve di laga semalam hanya kepada seorang Bonucci, sebab Sarri sendiri lah yang memilih pemain yang hobi ‘bengong’ di atas lapangan ini, merumput tadi malam.

Sarri pula yang menjadikan pemain yang sama, sebagai kapten tim, pasca cederanya Giorgio Chiellini sejak awal musim. Padahal ada banyak pemain lain yang lebih ‘waras’ performanya di lapangan. Ronaldo, misalnya. Menyandingkan Sarri dengan Mou, Klopp dan Pep, memang bukanlah gagasan yang mustahil. Sarri masih memiliki waktu untuk membuktikan bahwa dirinya memang layak menukangi tim sebesar Juventus.

Namun jika ia memilih tetap ‘begini-begini’ saja, menganggap tak ada yang salah dari dirinya sendiri. Maka tak usah heran, jika banyak tim yang tak lagi gentar ketika menghadapi Juventus. Sebab mau seberapa mematikan pun senjata yang dimiliki Juve, entah berupa Ronaldo, Dybala, ataupun Aaron Ramsey. Sarri tetap tak ubahnya petarung yang memiliki ribuan jurus, namun tak satu jurus pun yang ia kuasai dengan benar.

Berkat Bruno Fernandes Sekarang MU Layak Ditonton Lagi – Kedatangan Bruno Fernandes sepertinya sudah cukup jadi alasan kegembiraan fans Manchester United beberapa bulan terakhir. Gelandang Portugal itu telah mengubah permainan Setan Merah jadi jauh lebih hidup. Ya, Fernandes mungkin merupakan salah satu pemain paling baru di Old Trafford. Dia baru tiba dari Sporting pada bulan Januari 2020 lalu, adaptasinya pun masih berlangsung.

Berkat Bruno Fernandes Sekarang MU Layak Ditonton Lagi

Kendati demikian, dampak Fernandes langsung terasa pada peningkatan performa MU. Dia terpilih jadi pemain terbaik MU beberapa bulan terakhir, yang membuktikan betapa besar dampaknya untuk permainan Setan Merah. Legenda MU, Dwight Yorke, pun termasuk salah satu suporter setia yang kembali bersemangat menonton pertandingan pasukan Ole Gunnar Solskjaer.

Tak terkalahkan

Kedatangan Fernandes kebetulan berbarengan dengan laju tak terkalahan MU pada 16 pertandingan di semua kompetisi. Sekarang Liga Champions pun kembali dalam jangkauan mereka. Menurut Yorke, fakta di atas sudah cukup jadi bukti betapa pentingnya Fernandes sekarang. MU bisa terus menang juga karena kontribusi gelandang 25 tahun itu.

Fakta bahwa sekarang kami [MU] tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan, itu dalah laju yang sudah lama tidak diraih selama tiga atau empat tahun terakhir,” ungkap Yorke kepada JOE. Dan tentu saja dia [Solskjaer] mendapatkan tambahan seorang Bruno Fernandes, yang langsung tancap gas dan membawa dampak instan, itulah yang kami butuhkan.

Lebih layak ditonton

Selain itu, perbedaan yang paling kentara ada pada permainan MU. Mulai awal musim ini permainan MU membosankan, tidak menarik ditonton, tidak konsisten. Namun, sejak kedatangan Fernandes dan sejak kembalinya beberapa pemain dari cedera, sekarang permainan Setan Merah sangat memuaskan bagi Yorke.

Kami membutuhkan sesuatu untuk mendongkrak. Memang masih sedikit terlalu awal untuk bicara naik level, tapi jelas sekarang MU terlihat lebih menarik dan lebih layak ditonton daripada yang sebelumnya,” sambung Yorke. Anda sekarang bisa benar-benar duduk melihat mereka bertanding dan memahami bahwa, paling tidak, mereka punya pemain yang bakal menyerang bek lawan dan mencoba mencetak gol,” tutupnya.

Madura – Pendapatan store club Shopee Liga 1 2020 turut turun bersamaan menyebarnya epidemi virus corona. Sama seperti yang dirasakan store punya Madura United, team yang bertempat di Pamekasan, Madura.

COO PT Madura United, Annisa Zafharina Qosasi menjelaskan jika saat menyebarnya virus corona penghasilan store punya team turun.

Keadaan makin sulit karena Shopee Liga 1 2020 disetop. Sudah diketahui, Persatuan Sepak Bola Semua Indonesia (PSSI) hentikan pertandingan tengah Maret lalu waktu masuk minggu ketiga.

Efeknya bisa ditebak, kecuali beberapa pemain kehilangan pekerjaan cari nafkah serta cuma terima upah 25 %, sektor bisnis ekonomi kreatif serta Usaha Kelas Menengah (UKM) yang penghidupannya dari berputar-putarnya pertandingan turut mandeg.

Menurut wanita yang dirumorkan akan jadi calon Sekretaris Jenderal PSSI ini, supporter juga jadi kurang daya belinya sebab tidak ada laga. Walau sebenarnya, waktu pertandingan berjalan, intinya waktu Madura United bermain kandang, keuntungan pemasaran store bertambah.

“Dampak sich yang pasti pemasaran jadi turun mencolok. Sebelumnya ada epidemi kita umumnya jual dapat /hari lebih dari pada 10-an jersey. Tetapi semenjak epidemi 1 saja belum pasti. Ini /hari ya,” kata Annisa Zafhatina, Selasa (30/6/2020)

“Umumnya pemasaran kami itu peak kalau lagi ada laga kandang. Jadi sebab tidak ada laga khususnya laga home, orang tidak lihat keperluan untuk membeli,” sambungnya.

Pemasaran Online

Mujur, kata Annisa pemasaran online masih dapat menolong store Madura United untuk memperoleh keuntungan. Pasalnya pemasaran online dapat meliputi selutuh Indonesia, tidak sama dengan store yang ada di satu tempat.

“Kan kita ada online shop sich. Sebab epidemi kita jadi dibantu sama pemasaran online. Online kan tidak harus dateng ke store,” katanya.

Walau opini store tidak menjanjikan sekarang ini, faksi manajemen masih menunjukkan kepedulian sosial. Ya, melalui Madura United, store juga turut peran dalam memberi pertolongan semasa epidemi corona khususnya memberi Alat Pengaman Diri (APD) buat tenaga medis sebagai garda paling depan dalam perlakuan virus corona terutamanya di Madura.

Bantuan yang terkumpul termasuk cukuplah besar yaitu seputar Rp 225 juta. Annisa mengharap yang akan datang, store Madura United terus bertumbuh supaya bisa memberikan fasilitas kemauan supporter mulai dari jersey sampai pernak-pernik yang lain yang terkait dengan Sape Sering panggilan Madura United.

“Untuk store keinginan ked epannya mudah-mudahan kelak tetap akan bertumbuh untuk memberikan fasilitas semua fans di mana saja. Kelak saat saatnya telah pas pasti kita bangun terus,” katanya.

“Pesan pada supporter pokonya jangan lupakan Madura United, tetapi untuk saat ini menjaga kesehatan, bersihkan tangan serta gunakan masker bila melancong,” Annisa akhiri perbincangan.

Makassar – Ferdinand Sinaga diketahui untuk pemain yang sering ganti-ganti club.

Semenjak memulai profesi karieronalnya dengan bela Persibat Tangkai pada 2006, penyerang kelahiran 18 September 1988 telah bela 11 club. Termasuk juga meniti karier singkat di Liga Super Malaysia waktu terima penawaran Kelantan FA pada 2018.

Menariknya, club yang dibelanya itu datang dari lima pulau besar tanah air yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Papua serta Sulawesi. Ferdinand sekarang berbaju PSM Makassar yang telah diperkokohnya semenjak 2016.

Di club kebangaan Kota Daeng, Ferdinand menjelma jadi pujaan supporter PSM. Karakter Ferdinand yang diketahui untuk penyerang petarung serta militan di atas lapangan hijau pas dengan keunikan performa Juku Eja. Berkaitan karakter performanya itu, Ferdinand mengutarakan faktanya.

“Saya tetap terobsesi tidak untuk membuat supporter sedih,” tegas Ferdinand.

Bersama-sama Juku Eja, performa Ferdinand termasuk persisten waktu memperoleh menit bermain. Tiap musim, dia sering jadi pembuat gol paling banyak PSM.

Semenjak 2016, pemain paling baik Liga Super Indonesia 2014 ini telah cetak 52 gol di semua tempat buat PSM. Musim paling baik Ferdinand berlangsung pada Liga 1 2017. Dia cetak 12 gol serta 3 assist dalam 27 partai.

Walau baru bawa PSM mendapatkan runner-up Liga 1 2018 untuk prestasi paling tinggi, Ferdinand masih jadi pujaan PSM mengejar pensiunnya Syamsul Chaeruddin. Ditambah lagi, bersama-sama Ferdinand, PSM mendapatkan piala juara Piala Indonesia 2018-2019.

Lantas bagaimana mengambarkan perjalanan profesi Ferdinand Sinaga di panggung sepakbola Indonesia dalam angka? Berikut rangkumannya.

2006


Walau bakatnya terasah di Persib Junior, Ferdinand Sinaga malah memulainya aksinya di level senior dengan menguatkan Persibat Tangkai pada 2006.

Dia pernah pulang menguatkan Persikab Bandung, tetapi cuma satu musim. Terlepas dari club Kabupaten Bandung itu, Ferdinand bertualang bela beberapa club, salah satunya Pelita Jaya, PPSM Sakti Magelang, Persiwa Wamena, Semen Padang, Persisam Putra Samarinda, Persib Bandung, Sriwijaya FC serta paling akhir PSM Makasssar.

Saat bela PSM, Ferdinand pernah berbaju Kelantan FA di Liga Super Malaysia 2018. Tetapi, Ferdinand tidak lama di Malaysia. Dia kembali pada PSM yang berkompetisi di Liga 1 2018.

2014


2014 ialah tahun paling baik perjalanan profesi Ferdinand untuk pesepak bola. Di tahun itu, dia pertama-tama mendapatkan piala juara Liga Indonesia bersama-sama club yang menggunakan jasanya.

Bersama-sama Persib Bandung, Ferdinand memupus tekad Persipura Jayapura. Pada pertandingan final yang berjalan di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, 7 November 2014, Persib menaklukkan Team Mutiara Hitam lewat beradu penalti dengan score 5-3.

Tidak itu saja, Ferdinand juga mendapatkan penghargaan untuk pemain paling baik. Masih di tahun yang sama, Ferdinand jadi pembuat gol paling banyak cabang olahraga sepakbola Asian Games 2014 dengan 6 gol.

Pada beberapa peluang, Ferdinand mengaku perolehannya di tahun itu adalah pucuk profesinya di sepak bola.

6


Jersey PSM nomor 6 sekarang menempel pada Ferdinand Sinaga. Dia mengawali menggunakannya pada Liga 1 2018. Awalannya, pertama kalinya masuk di PSM pada 2016, dia menggunakan nomor 3.

“Sebetulnya saya ingin menggunakan nomor 17. Tetapi, nomor itu telah punya Rasyid Bakrie,” kata Ferdinand.

Terakhir nomor 3 terlepas dari Ferdinand mengejar ketetapannya terima penawaran manajemen Kelantan FA. Nomor itu diambil oleh Zulkifli Sukur yang telah mengincarnya semenjak Liga 1 2017.

Sudah diketahui, nomor ini jadi favorite Zulkifli.Ferdinand yang tidak lama di Kelantan FA pada akhirnya pilih nomor waktu kembali pada PSM mendekati Liga 1 2018 diadakan.

2019


Ferdinand lengkapi perolehannya kesuksesan dengan bawa PSM mendapatkan piala juara Piala Indonesia 2018-2019. Di final, PSM singkirkan Persija dengan agregat gol 2-1.

Buat Ferdinand, ini piala juara ke-3 dilevel club sesudah bawa Semen Padang juara Liga Primer Indonesia 2011-2012 serta Persib Bandung di Liga Super Indonesia 2014.

Jakarta – Manchester United berkunjung ke Carrow Road, tempat Norwich City dalam perempat final Piala FA, Sabtu (27/6/2020). Mainkan sejumlah besar pemain lapis ke-2 serta hadapi 10 pemain musuh, Setan Merah maju ke semi-final selesai menang tipis 2-1.

Manchester United yang sedang dalam keyakinan diri mengejar kemenangan 3-0 atas Sheffield United langsung menggedor diawalnya laga. Tetapi baru di menit ke-11, anak asuh Ole Gunnar Solskjaer memberikan ancaman gawang Norwich City lewat kesempatan Jesse Lingard.

Sebaliknya, Norwich City cuma mampu memercayakan serbuan balik cepat buat tembus pertahanan Manchester United. Sayang, tidak ada kesempatan bermakna ke gawang Sergio Romero.

Ke-2 team memang tidak banyak memperlancar gempuran. Baik Manchester United serta Norwich City bermain begitu waspada. Ditambah lagi buat The Red Devils yang tampil tanpa ada beberapa pemain utama.

Menit 36′, Manchester United hampir kecolongan karena blunder bek tengah Harry Maguire. Mujur, Cederas Rupp serta Teemu Pukki kalah cepat dengan Romero yang cepat tangkap bola.

Sampai set pertama selesai, pertandingan Manchester United kontra Norwich City dalam perempat final Piala FA, Sabtu (27/6/2020) usai dengan score 0-0.

Set Ke-2

Manchester United tampil semakin mendesak pada jeda ke-2. Hasilnya langsung nampak menit 51′ saat Odion Ighalo menjebol gawang Norwich City yang dikawal Team Krull.

Manfaatkan umpan cerdas Juan Mata, Ighalo berhasil bawa Manchester United unggul 1-0.

Masuk menit 63′, ke-2 team lakukan perubahan pemain. Ada empat perubahan pemain, satu Norwich City, tiga yang lain Manchester United. Solskjaer masukkan Marcus Rashford, Brandon Williams, serta Mason Greenwood.

Juan Mata, Diogo Dalot, serta Jesse Lingard ditarik keluar. Sesaat dari tim Norwich, Rupp yang diganti.

Manchester United sebenarnya kuasai jalannya laga, tetapi tidak banyak kesempatan yang didapatkan. Kesempatan tidak segera ada, malah Norwich yang mampu cetak gol penyama posisi.

Striker jagoan Norwich City, Todd Cantwell, dapat menjebol gawang Manchester United di menit 75′. Manfaatkan umpan ciamik Emiliano Bendia, Cantwell mengganti score jadi 1-1.

Score 1-1 bertahan sampai wasit mengakhiri laga. Manchester United serta Norwich City juga harus meneruskan ke set penambahan.

Set Penambahan

Solskjer mainkan Paul Pogba serta Anthony Martial pada set penambahan. Hasilnya, gempuran yang dibuat Manchester United bertambah tajam. Ditambah, Norwich City kehilangan satu pemain semenjak akhir set ke-2, hingga gol tinggal menanti waktu saja.

Harry Maguire hampir menjebol gawang Norwich City. Namun, penjaga gawang Team Krull masih semakin cepat dalam menepis sundulan bek Manchester United itu.

Tiga menit mendekati akhir laga, Maguire tidak menyiakan kesempatan yang kembali lagi didapatnya. Dengan satu sentuhan, bek paling mahal Manchester United itu dapat mengelabui bek serta penjaga gawang Norwich City. Score jadi 2-1.

Wasit pada akhirnya tiup semprit panjang sinyal laga usai. Manchester United sukses menutup kemenangan 2-1 atas Norwich City serta memiliki hak maju ke set semi-final Piala FA.

Formasi Pemain

Norwich City (4-2-3-1): Team Krul; Jamal Lewis, Timm Klose, Ben Godfrey, Max Aarons; Alexander Tettey, Kenny McLean; Todd Cantwell, Emiliano Buendia, Cederas Rupp; Teemu Pukki.

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Diogo Dalot, Eric Bailly, Harry Maguire, Luke Shaw; Scott McTominay, Fred; Juan Mata, Bruno Fernandes, Jesse Lingard; Odion Ighalo.

Bandung – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts tidak sepakat dengan ketetapan PSSI yang mengharuskan tiap club mainkan pemain U-20 pada kelanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2020, September atau Oktober akan datang.

Menurut Robert, peraturan itu sempat ada banyak tahun kemarin, dimana tiap club harus turunkan pemain U-23 tapi tidak berjalan baik.

“Semua paham jika ketentuan itu tidak kerja secara baik sebab kami tidak dapat memaksa pemain yang belum siap untuk tampil,” tutur Robert waktu dikontak Jumat (26/6/2020).

Robert memberikan tambahan, jika pemain cukup siap dimainkan karena itu dengan cara automatis pemain itu pasti mendapatkan jam terbang dalam laga di kelas paling tinggi di Indonesia.

Di Persib, dia memberikan contoh Beckham Putra Nugraha, yang nampak mencolok tanpa ada diminta untuk naik level ke team senior.

“Misalnya Beckham, ia telah mulai bermain dengan team senior dari musim kemarin serta kami akan
meneruskan itu sebab ia memiliki kualitas,” jelas Robert.

Tidak Semua Pemain

Menurut Robert, Beckham belum siap untuk bermain 90 menit dalam tiap pertandingan pertandingan Liga 1 sebab dia lihat keperluan team.

“Tapi perubahan Beckham bagus jadi ia menjadi fokus utama sebab mutunya,” tegas pelatih dari Belanda ini.

Namun, bila lihat Erlangga Setyo (penjaga gawang Persib U-16), Robert tidak dapat memaksa.

“Maka bila kami tempatkan ia di team senior serta memaksakannya untuk bermain di Liga Indonesia, kami tidak
dapat meningkatkan permainannya sebab dengan cara fisik serta mental, Erlangga belum siap untuk hadapi
pertandingan level paling tinggi Indonesia,” sebut Robert.

Jakarta – Yudi Guntara kembali kenang satu diantara demikian laga paling terkesan selama profesinya, yaitu saat Persib Bandung melawan juara Eropa, AC Milan.

Waktu itu 4 Juni 1994, Stadion Penting Senayan dipadati pencinta sepak bola nasional serta luar negeri. Bukan Persija Jakarta atau Tim nasional Indonesia, tetapi Persib yang bertemu AC Milan, club Serie A Italia yang waktu itu dengan status juara Piala Champions.

Waktu itu AC Milan memang tanpa ada beberapa bintang intinya, sebutlah saja Franco Baresi, Alessandro Costacurta, Daniele Massaro, Mauro Tassotti, Demetrio Albertini, serta Paolo Maldini. Tetapi Yudi Guntara masih berkesan.

Yudi bercerita, tidak ada perasaan gugup berlebihan hadapi I Rossoneri. Karena, Maung Bandung waktu itu dengan status juara Perserikatan 1993-2994.

“Jadi awalnya itu kita juara Perserikatan 1993-1994. Jika saya menyaksikannya ya, semua pemain dapat disebutkan telah mendapatkan kesolidan,” kata Yudi Guntara dalam session Bercakap Bersama Legend di kanal YouTube Persib.

“Tetapi, memang benar ada beberapa pemain yang gugup. Saya pribadi bermain tidak gugup, biasa saja. Karena saya punyai modal, ya yang saya sebutkan barusan, yaitu juara liga,” tuturnya lagi.

Selanjutnya, Persib harus mengaku kemampuan team tamu yang menang dengan score mutlak 8-0. Itu ialah bukti begitu Fabio Capello, pelatih AC Milan waktu itu, serius dalam pertandingan pertemanan itu.

“Kami akan memberi tontonan yang menarik. Kami masih menghargai musuh yang kami menghadapi. Kita tidak ingin memperbedakan kelas,” tutur Capello pada Tabloid BOLA edisi minggu ke-2 Juni 1994.

Pujian Fabio Capello

Di saat pertemuan wartawan selesai laga, Fabio Capello menjelaskan jika ada pemain Persib yang mengambil alih perhatiannya. Pemain yang disebut ialah Yudi Guntara, nomor punggung 5.

Ketahui dianya mendapatkan pujian dari si alenatore, Yudi berasa jika itu ialah karena modal keyakinan diri tinggi mendekati laga.

“Kemungkinan itu ya Kang yang saya berikan baru saja. Saya bermain santai, kami tidak mendapatkan gugup, karenanya modalnya, Persib tiba untuk juara 1993-1994.

Sumber: YouTube/Persib

Jakarta – Bek Persiraja Banda Aceh, Asep Budi meningkatkan bagian latihan dengan naik sepeda ke pegunungan. Kecuali latihan mandiri yang telah diberi team kepelatihan, dia menjelaskan kegiatan rutin itu dapat lengkapi keperluan untuk melatih ototnya.

Pertandingan sepak bola Shopee Liga 1 telah berhenti seputar tiga bulan. Beberapa pemain juga, termasuk juga Asep Budi, pulang kampung serta cuma lakukan latihan mandiri dengan sarana seadanya, pasti dengan melahap menu latihan dari team pelatih Persiraja.

Selain hoby, Asep Budi menjelaskan dengan naik sepeda kecuali melatih otot ada keuntungan yang lain yakni memperoleh udara fresh pegunungan untuk paru-parunya serta hilangkan kejenuhan.

“Kecuali ke gym serta bermain bola pertemanan dengan rekan-rekan di kampung, saya beraktivitas yang lain seperti naik sepeda ke Pegunungan serta ke curug, seperti Karacak Valley,” kata Asep Budi.

“Naik sepeda ke gunung saat ini lagi disukai beberapa orang, jadi banyak rekan di perjalanan. Disamping itu, kita dapat juga cari situasi baru dengan udara fresh ciri khas pegunungan,” lebih pemain kelahiran Garut ini.

Tiga bulan ada di dalam rumah serta tidak beraktivitas normal, Asep akui rasa rindu untuk bergabung dengan beberapa temannya di Persiraja telah di kelopak mata. Bak gayung bersambut, Asep belakangan ini benar-benar ketertarikan tingkatkan intensif latihan mandirinya sesudah mendapatkan info bila Shopee Liga 1 akan diteruskan kembali ke September atau awal Oktober.

Mengucapkan syukur

Persatuan Sepak Bola Semua Indonesia (PSSI) minggu kemarin keluarkan pengakuan bila pertandingan
Liga 1 kembali lagi diteruskan. PSSI memutuskan untuk meneruskan pertandingan sesudah seringkali lakukan rapat virtual
dengan tim-tim peserta serta disudahi dengan rapat Anggota Komite Eksekutif (EXCO) minggu kemarin.

Walau PSSI belum keluarkan agenda sah serta peraturan yang akan diaplikasikan pada kelanjutan Liga 1,
Asep memperjelas info diteruskannya pertandingan itu cukup membuat lega dianya serta beberapa pemain lain.

“Allhamdulillah, pertandingan telah dinyatakan akan diteruskan. Jadi, kami pemain ada pekerjaan lagi sesudah tiga bulan di dalam rumah terus. Telah betul-betul jemu. Telah rindu latihan sama team, rindu situasi laga. Itu yang sangat pokoknya,” Asep Budi akhiri perbincangan.

Bekas penyerang Liverpool Neil Mellor memberikan dukungan The Reds untuk datangkan Kalidou Koulibaly serta Mellor berasa percaya manajemen club pasti juga akan meluluskan keinginan Jurgen Klopp untuk mengambilnya dari Napoli.

Liverpool terus dihubungkan dengan beberapa nama pemain teratas. Beberapa nama dari baris belakang serta baris serang terus disebutkan jadi sasaran Klopp.

Ada nama pemain sayap Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Selanjutnya ada pula nama pemain sayap Wolverhampton, Adama Traore.

Di baris belakang, ada nama Koulibaly. Pemain dari Senegal itu dipandang bisa membuat baris belakang The Reds jadi tidak mungkin untuk ditembus.

Suport untuk Tarik Koulibaly

Semua rumor itu membuat Neil Mellor suka. Karena semua ialah pemain berkualitas.

Tetapi Mellor ternyata benar-benar memberikan dukungan bila Liverpool datangkan Kalidou Koulibaly. Pasalnya dia adalah salah satunya bek tengah paling baik di dunia sekarang ini.

“Benar-benar membahagiakan lihat Liverpool tersambung dengan mereka sebab mereka ialah pemain yang mengagumkan. Koulibaly salah satu bek tengah paling baik di dunia sepak bola,” pujinya pada Gentingbet, lewat Goal.

Suport Penuh Club untuk Klopp

Neill Mellor memberikan tambahan, manajemen club pasti memberikan dukungan penuh Jurgen Klopp bila si manager memang inginkan satu dari ke-3 pemain itu. Ini telah dapat dibuktikan awalnya, terutamanya dalam penerimaan Virgil Van Dijk serta Alisson Becker.

“Saya pikirkan club sudah memperlihatkan mereka akan memberikan dukungan Klopp. Maka bila dia betul-betul berasa salah satunya pemain ini akan tingkatkan team serta scuad, saya yakini mereka akan memberi dukungan di pasar panas musim ini,” serunya.

“Anda bicara uang banyak buat mereka semua tapi dengan [Virgil] van Dijk serta Alisson, club sudah menunjukkan jika mereka siap memberikan dukungan manager bila dia percaya pemain spesifik penting,” tegas Mellor.

Harga Kalidou Koulibaly sendiri mahal. Beritanya Napoli membanderol harga 100 juta euro untuk defender 29 tahun itu. Liverpool sendiri beritanya akan tawarkan paket ganti lebih pemain pada Partenopei.

(Goal)

Phil Foden sukses cetak 2 gol waktu Manchester City menaklukkan Burnley. Manager City Josep Guardiola akui suka lihat perform si pemain.

2 gol Foden sukses menolong City menggulingkan Burnley dengan score mutlak 5-0. Pertandingan minggu ke-30 Premier League ini tersaji di Etihad Fase, Selasa (23/6/20) pagi hari WIB.

2 gol City yang lain diborong oleh Riyad Mahrez. Disamping itu, 1 gol bekasnya dikandangkan oleh si kapten David Silva.

Dengan begitu, City sukses memotong jarak dari Liverpool jadi 20 point. Awalnya, The Reds bermain seri tanpa ada gol dengan Everton.

Turut Suka

Lihat Foden dapat tampil benar-benar baik, Guardiola juga akui benar-benar suka. Ia kagum dengan perform yang diperlihatkan si pemain muda dalam laga ini.

“Saya suka dengannya apabila ia berasa itu ialah performa terbaik – prima,” kata Guardiola di situs sah club.

“Saya sebutkan berulang-kali, ia belum pernah bermain jelek. Khususnya untuk sikap serta sikapnya,

“Di atas lapangan, latihan, ia senang bermain sepak bola.

“Ia bermain setiap waktu bersama-sama kami semenjak ia dipropagandakan jadi tim senior serta sudah mainkan level tinggi

“Kita tidak dapat lupakan ia baru berumur 20 tahun. Ia bisa menjadi pemain yang tentukan untuk club ini.”

Perpisahan untuk David Silva

David Silva akan tinggalkan club di akhir musim ini. Guardiola janji jika ia akan dikasih perpisahan untuk si legenda saat beberapa fans dibolehkan kembali pada stadion.

“Kami akan – saat kemungkinan buat seseorang untuk kembali pada Stadion Etihad – untuk coba serta tidak mempunyai satu bangku kosong untuk legenda yang mengagumkan ini,” kata Guardiola.

“Buatnya, Joe Hart, Vincent Kompany, Yaya Toure, Pablo Zabaleta… beberapa pemain ini bawa club ke level yang semakin tinggi. Mereka wajar memperolehnya.

“Kondisinya seperti apa yang ada, tapi David unik.”

Sumber: MCFC

Manager Chelsea, Frank Lampard belakangan ini memuji besar pada Christian Pulisic. Dia memandang si pemain sayap akan jadi pemain yang penting untuk Chelsea di hari esok.

Pujian Lampard ini dikabarkan sesudah laga di antara Aston Villa versus Chelsea tempo hari malam. Pada pertandingan itu, Chelsea pernah ketinggalan 1-0 terlebih dulu dari tuan-rumah.

Tetapi di set ke-2, Lampard putuskan masukkan Pulisic. Hasilnya si pemain sayap sukses cetak 1 gol serta membuat assist untuk Olivier Giroud hingga Chelsea menang dengan score 2-1 di pertandingan itu.

Lampard akui benar-benar senang dengan perform yang diperlihatkan si pemain sayap. “Ia [Pulisic] bisa menjadi starter buat team kami,” tutur Lampard yang diambil Sportsmole.

Jadi Pembeda

Lampard mengaku jika Pulisic telah memberi perform yang benar-benar mengagumkan di baris serang Chelsea. Dia percaya pemuda asal Amerika Serikat itu mempunyai potensi jadi pemain besar di hari esok.

“Saya pikir ia [Pulisic] bisa menjadi pemain besar buat kami. Dia benar-benar lapar untuk bermain, serta saya dapat merasai hal tersebut sebab saya sempat juga alami luka panjang seperti dianya.

“Ia punyai kekuatan yang benar-benar mengagumkan untuk masuk dalam kotak penalti, serta itu ialah kekuatan yang benar-benar mengagumkan. Saya telah mengulas ini dengannya selama musim ini.”

Dapat Semakin Baik

Lampard punyai kepercayaan jika Pulisic belum keluarkan kekuatan terbaik sekarang ini. Dia percaya anak didiknya itu masih dapat semakin ciamik lagi di hari esok.

“Ketidaksamaan di antara striker sayap biasa serta yang istimewa ialah winger yang teratas dapat masuk dalam kotak penalti serta cetak gol yang banyak tiap tahun.”

“Saya percaya Christian dapat lakukan itu. Saya betul-betul suka lihat performanya serta saya senang dengan efek yang dia beri buat team ini.” katanya.

Makin Menjauh

Karena kemenangan ini, Chelsea makin menjauh dari Manchester United.

Mereka sekarang unggul lima point dari Setan Merah yang tempati rangking lima klassemen sesaat EPL.

(Sportsmole)

  • 1
  • 2