AS Roma meraih kemenangan 3-2 atas Cagliari dalam kelanjutan Serie A. Hasil itu bawa Roma naik ke rangking ke-3 klasemen Liga Italia.
Pertandingan Roma vs Cagliari di pekan ke-14 Liga Italia diadakan di Stadion Olimpico, Kamis (24/12/2020) pagi hari WIB. Tuan-rumah pimpin 1-0 di babak pertama.

Roma buka keunggulan di menit kesebelas. Umpan Rick Karsdorp dari segi kanan membelok dan bola jatuh ke kaki Jordan Veretout yang berada di kotak penalti. Dia segera mengambil bola dan menjadi gol.

Cagliari selanjutnya menyamai posisi di menit ke-59. Tendangan kaki kanan Joao Pedro di luar kotak penalti ke arah sudut kanan bawah gawang Roma.

Baca juga : Bagaimana Triknya Kejar Rekor 644 Gol Messi di Barcelona?

Edin Dzeko kembalikan keunggulan Roma di menit ke-71. Umpan Karsdorp dari segi kanan dengan gampang diselesaikan oleh Dzeko.

Enam menit selanjutnya, Gianluca Mancini bawa Roma semakin menjauh. Bermula dari sepakan pojok, bola di sundul oleh Chris Smalling yang berada di tiang jauh. Gianluca Mancini yang berada di depan gawang selanjutnya menyongsong bola dengan sundulan untuk membobol gawang Cagliari.

Cagliari mendapatkan penalti di periode injury time susul pelanggaran Gonzalo Villar ke Joao Pedro. Joao Pedro berhasil menyelesaikan penalti untuk menipiskan ketinggalan Cagliari.

Roma sanggup menjaga kelebihannya sampai laga habis. Bisa tambahan tiga angka, Roma naik ke rangking ke-3 klasemen Liga Italia dengan 27 point dari 14 laga. Sedang Cagliari turun ke status ke-15 dengan 14 point.

Baca juga : Chelsea Bagus Tiada Kai Havertz

 

Zlatan Ibrahimovic memandang jika Gianluigi Buffon dapat bermain sampai umur 50 tahun. Faktanya sebab Buffon hanya perlu bekerja untuk menangkis bola.
Ibrahimovic sekarang ini telah berumur 39 tahun. Walau telah termasuk tua selaku seorang penyerang, pria dari Swedia itu sanggup cetak 11 gol dan dua assist untuk AC Milan sejauh musim ini.

Mantan pemain Manchester United itu bahkan juga sedang pimpin daftar tops score Liga Italia musim ini dengan 10 gol. Catatan itu sama dengan miliki Cristiano Ronaldo di Juventus.

Walau lagi produktif di umur senja, Ibrahimovic seperti tidak percaya dapat bermain sampai umur 50 tahun. Menurut dia hanya Buffon yang dapat lakukan hal itu.

Baca juga : Klassemen Liga Inggris MU Geser Chelsea dari Enam Besar

Buffon sekarang ini jadi penjaga gawang cadangan di Juventus. Penjaga gawang asal Italia itu telah berumur 42 tahun dan masih tampil bagus di bawah garis gawang saat Bianconeri melumat Barcelona 3-0 di babak group Liga Champions.

“Menurut saya Buffon (yang dapat bermain sampai umur 50 tahun), itu gampang: ia perlu berdiri diam dan memblok bola,” kata Ibrahimovic dalam interviunya di situs resmi UEFA.

Ibrahimovic menerangkan jika pekerjaan penyerang lebih tuntut fisik yang tambahan. Walau telah tua, Ibrahimovic tidak akan membuat pekerjaan Buffon gampang dalam menjaga gawang.

“Saya perlu bergerak, saya perlu cetak gol, saya harus dapat tembak, saya harus dapat bertanding dengan beberapa bek. Jadi, ia kemungkinan dapat bermain lebih lama tiada betul-betul masih fit, tetapi saya akan memberikannya permainan yang susah,” Ibrahimovic memperjelas.

Baca juga : Dovizioso Kurang Cocok untuk Menggantikan Marc Marquez

Cristiano Ronaldo telah mencatat 100 performa untuk Juventus. Ronaldo sekarang membidik gol ke 100 untuk Bianconeri.
Juventus sukses menaklukkan Genoa dalam kelanjutan Liga Italia di Stadio Luigi Ferraris, Senin (14/12/2020) pagi hari WIB. Gol Sang Nyonya Tua diciptakan oleh Paulo Dybala dan brace Ronaldo melalui eksekusi penalti.

Pertandingan ini benar-benar istimewa untuk Ronaldo. Ia cetak 2 gol di laga ke-100 untuk Juventus dan usai dengan kemenangan.

100 pertandingan yang dilewati Ronaldo bersama Juventus ialah 71 di Liga Italia, 21 di Liga Champions, enam di Coppa Italia, dan dua di Piala Super Italia.

Baca juga : Real Madrid Telah Bangun

Sesudah tembus 100 laga bersama Juventus, Ronaldo membidik gol ke-100 untuk Bianconeri. Sekarang ini ia telah cetak 79 gol.

“Apa langkah yang lebih bagus untuk rayakan laga ke-100 saya untuk Juventus, kecuali cetak 2 gol kembali untuk team?” catat Ronaldo di account Twitter pribadinya.

“Saya benar-benar senang capai angka ini dengan jersey La Vecchia Signora, tetapi coba terka: saya juga pikirkan 100 gol untuk Juve,” Ronaldo memperjelas.

Jumlah gol Ronaldo dalam 100 pertandingan untuk Juventus kalah dengan perintisnya. Omar Sivori sanggup cetak 84 gol dan Felice Borel melepaskan 80 gol dari 100 performa di Juventus.

Baca juga : Lionel Messi yang Membuat Depresi Berat

 

Antara banyak sekali keberhasilan Inter Milan dalam meraih gelar, baik lokal atau Eropa, ada cerita bagus yang akan dikenang dalam riwayat perjalanan club ini.

Club berjulukan Nerazzuri ini rupanya dibangun atas kekesalan sekumpulan pemain club kriket dan sepak bola AC Milan.

Mereka sedih pada peraturan club yang batasi pemain asing pada 9 Maret 1908.

Sekumpulan pemain itu selanjutnya membuat club yang sekarang diketahui Inter di saat ini.

Semenjak waktu itu, Inter jadi salah satunya club paling berprestise di Italia dengan perolehan gelar 26 piala nasional, terhitung 18 gelar Seri A Italia.

Garis-garis hitam dan biru ialah pakaian kebesaran Inter saat bertanding di kandang sendiri. Club ini meraih scudetto pertama pada 1910.

Sepuluh tahun selanjutnya, Inter meraih scudetto ke-2 nya.

Kegemerlapan Inter pada 1920 turun mencolok pada 1922 di mana club ini cuman kumpulkan 11 point pada musim itu.

Dengan begitu, mereka berusaha menghindar kemunduran dengan harus meraih kemenangan di babak playoff. Club ini memenanginya dan selamat dari kemunduran.

Kesuksesan itu mengokohkan Inter selaku salah satu club yang tidak pernah terdegradasi

 

 

Ternyata, sikap pemerintahan fasis Mussolini yang tidak menyepakati peraturan Inter dalam mengambil pemain asing itu cukup mengusik nasib club.

Pada 1928, Mussolini memaksakan club bermain bernama Ambrosiana.

Walau berjalan dalam desakan, Inter masih memperlihatkan keperkasaannya dengan meraih Coppa Italia pertama kalinya (1939) dan gelar ke-5 Seri A (1940).

Masa emas Inter berlangsung pada 1960-an di bawah manager Helenio Herrera hingga memperoleh panggilan La Grande Inter.

Pada masa ini, Inter memenangi tiga gelar liga pada 1963, 1965, 1966, dan dua Piala Eropa pada 1964 dan 1965.

Masa 1990-an Inter tidak memenangi gelar liga dan baru 2006 club ini kembali lagi meraih banyak gelar, baik lokal atau Eropa.

Musim 2020-21 bisa jadi musim paling akhir Cristiano Ronaldo berbaju Juventus. Ronaldo diberitakan akan dilego untuk menyamakan keuangan club.
Isu itu dihembuskan oleh SPORT, medium yang berbasiskan di Barcelona. Keputusan itu sedang diperhitungkan sesudah Bianconeri terimbas luar biasa oleh wabah virus corona.

Sang Nyonya Besar perlu menggaji Ronaldo sejumlah 31 juta euro (sejumlah Rp 518,5 miliar) per tahun. Upah Ronaldo itu 4x lipat semakin banyak dibanding pemain berpenghasilan paling tinggi ke-2 di Juventus, yakni Mattijs de Ligt, yang ‘hanya’ terima kurang dari 8 juta euro per tahunnya.

Kontrak Ronaldo di Allianz Fase akan usai pada musim panas 2022. Keadaan keuangan Juventus disampaikan tidak mungkin untuk tawarkan ekstensi kontrak plus bonus-bonus yang besar ke pemain terhebat dunia 5 kali itu. Apa lagi, Ronaldo juga berumur 35 tahun.

Karena itu Juventus diberitakan pilih cepat-cepat jual Ronaldo pada musim panas tahun depannya..

Ronaldo sudah mencatatkan 71 gol serta 19 assist dalam 94 performa untuk Juventus semenjak digaet dari Real Madrid pada 2018. Tetapi, bekas bintang Manchester United itu belum mampu penuhi harapan Juventus yang menginginkan supaya ia dapat menyembahkan gelar Liga Champions.

Sekalinya sudah mencatatkan 6 gol dalam lima laga pertama pada musim ini, Ronaldo memperoleh kritikan. Pelatih Juventus Andrea Pirlo tidak enggan menyebutkan pemain-pemainnya egois, terhitung Ronaldo dalam kemenangannya pada Ferencvaros 4-1 di Liga Champions tengah minggu kemarin.

“Saya bicara banyak ke beberapa pemain, tetapi mereka membuat beberapa pilihan saat bermain di lapangan. Mereka bisa tidak begitu egois serta membunuh laga lebih cepat,” kata Pirlo.

Barcelona bisa saja memiliki pemain surprise waktu menantang Juventus di Liga Champions. Ansu Fati sedang bagus-bagusnya untuk Los Cules.
Di Allianz Stadium, Kamis (28/10/2020) jam 3.00 WIB, Juventus vs Barcelona diadakan. Untuk matchday I Liga Champions pekan lalu, team bimbingan Ronald Koeman menang besar 5-1 atas Ferencvaros.

Beberapa gol Barca diciptakan sama 5 pemain berlainan. Lionel Messi, Ansu Fati, Philippe Coutinho, Pedri, serta Ousmane Dembele jejerannya.

Di baris depan Barca sekarang ini, ada 1 pemain yang mencolok. Bukan Lionel Messi seperti umumnya, tetapi pemain 17 tahun, Ansu Fati.

Pemain kelahiran Guinea-Bissau itu untuk sesaat jadi pembuat gol paling banyak Barcelona di semuanya gelaran. Ansu Fati telah cetak 5 gol dalam 6 pertandingan.

Waktu Barcelona roboh 1-3 di El Clasico di akhir pekan lalu, Ansu Fati yang membobol gawang Real Madrid. Ia telah mencatat gol dalam 2 pertandingan berturut-turut.

Di Liga Champions, Ansu Fati dicatat sama Opta telah mencatatkan sekitar 3 shooting. Semuanya shooting Ansu Fati dapat capai target, berbuah 1 gol.

Sesaat di LaLiga, Ansu Fati sanggup mencatat sekitar 8 shooting, 5 on sasaran, serta 4 menghasilkan gol.

Kaki kanan Ansu Fati benar-benar beresiko. Semuanya golnya dari kaki kanannya. Jadi, janganlah sampai Ansu Fati terlepas tiada dampingian, Juventus!

Empty Data Source

Mantan rekanan Cristiano Ronaldo di Juventus, Medhi Benatia punyai cerita menarik. Mengenai, edan olahraganya sang CR7!
Medhi Benatia pernah satu musim bersama Cristiano Ronaldo di Juventus di tahun 2018. Itu musim pertama kali Cristiano Ronaldo mengenakan seragam Sang Nyonya Tua.

Sesudahnya, Medhi Benatia dibeli club Qatar, Al-Duhail SC pada tahun 2019. Cukup satu musim, Benatia telah menunjukkan begitu gilanya semangat kerja Cristiano Ronaldo.

Dikutip dari Sport Bible, satu waktu Medhi Benatia serta Cristiano Ronaldo dicadangkan di laga kelanjutan Liga Italia melawan Atalanta untuk perputaran serta jaga kesehatan. Karena 3 hari selanjutnya, mereka ada pertandingan lagi.

“Saat kami berada di bis akan pulang dari stadion, Cristiano Ronaldo kirim pesan ke saya. ‘Habis ini ingin ngapain?” jelas Benatia.

“Saya jawab saja, ingin pulang ke rumah, istirahat sekalian tonton tv,” sambungnya.

Ternyata, Cristiano Ronaldo kembali lagi membalas pesan Medhi Benatia. Ronaldo katakan ingin ke gym!

“Ronaldo katakan, ‘Saya ingin ke gym. Saya tidak berkeringat serta saya memerlukannya. Kamu turut tidak?'” jelas Benatia.

Benatia juga menjawab, tidak ingin turut bersama Cristiano Ronaldo. Lalu memang betul, demikian sampai ke kamp Juventus, Ronaldo sendirian olahraga di gym serta itu jam 11 malam!

“Di saat itu saya mengetahui jika Cristiano Ronaldo bukan orang yang normal. Saat Anda bersama dengannya, Anda lebih menghargainya sebab lihat jika ia mempertaruhkan semua hidupnya untuk sepakbola,” tutup Benatia.

Portugal vs Spanyol dimainkan dalam laga pertemanan pagi hari kelak. Memandang laga itu, pelatih La Furia Roja, Luis Enrique, memuji Cristiano Ronaldo.
Di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Kamis (8/10/2020). Tanding itu ditayangkan oleh Mola TV pada jam 1.45 WIB, dapat dilihat melalui link ini.

Cristiano Ronaldo tetap jadi jagoan Selecao das Quinas. Walau sebenarnya, ia telah tidak muda lagi dengan umur 35 tahun.

Perform Cristiano Ronaldo yang belum turun di tengah kepala tiga membuat Enrique takjub. Ia juga tidak enggan melemparkan pujian sambil menyebut-nyebut Lionel Messi.

“Yang pantas dipuji ialah bukti jika pemain seperti Cristiano serta Leo Messi terus makin bertambah tua tetapi masih berada di level tinggi karena profesionalisme mereka, tekad mereka, serta kemampuan mereka untuk selalu terpacu serta meraih arah. Baik Cristiano serta Messi adalah contoh karena itu,” kata Enrique di As.

Hadapi salah satunya pemain terbaik dunia sekarang ini, Spanyol ditekankan tetap bermain secara umumnya.

“Arahkami tidak beralih selain dari bukti jika kami bertemu dengan seorang pemain yang profilnya dapat berikan motivasi,” kata Enrique.

“Untuk team, kami akan coba berupaya lebih baik dari Portugal serta coba mempersulit mereka –itu maksudnya. Apa Ronaldo bermain atau mungkin tidak, kondisinya, pendekatan umum pada pertandingan tidak beralih,” katanya memberikan tambahan.

Pertempuran paling baru Portugal dengan Spanyol berlangsung di Piala Dunia 2018 di Rusia. Pertandingan di Olimpiyskiy Stadion Fisht, Sochi, pada 15 Juni 2018, usai 3-3.

Waktu itu, Cristiano Ronaldo mengepak hat-trick ke gawang

Arturo Vidal sah tinggalkan Barcelona serta geser ke Inter Milan. Nerazzurri memberi kontrak 2 tahun untuk pemain dari Chile itu.
Kejelasan masuknya Vidal itu dipublikasikan Inter melalui account sah twitternya, Selasa (22/9/2020) sore WIB.

“Sah! @kingarturo23 pemain baru Inter Milan #WelcomeVidal,” tutur Inter dalam pengakuan resminya.

Vidal telah ada di kota Milan semenjak 2 hari sesudah menyetujui pemutusan kontrak dengan Barcelona. Inter serta sudah mengenalkan Vidal untuk pemain barunya di sosial media.

Tetapi, waktu itu Vidal belum menyelesaikan proses dokumen kepindahannya dan tes klinis. Baru di hari ini, segala hal usai serta Vidal meneken kontrak dengan Inter berdurasi 2 tahun.

Nanti Vidal punyai pilihan ekstensi kontrak satu tahun bila performnya memberi kepuasan. Inter beritanya harus keluarkan uang 1 juta euro pada Barcelona, tetapi nominal itu pada akhirnya hanya masuk ke bonus perform sang pemain.

 

 

Berarti Vidal tiba ke Inter gratis serta jadi pembelian ke-5 Inter panas musim ini sesudah Achraf Hakimi, Aleksandar Kolarov, Darian Malas, serta Andrea Pinamonti.

Arturo Vidal akan bereuni lagi dengan Antonio Conte yang disebut bekas pelatihnya di Juventus sejak dari 2011-2015. Semasa dilatih Conte, Vidal memberi tiga gelar Serie A.

Waktu menguatkan Juventus semasa empat tahun, Vidal membuat 35 gol serta 22 assist dari 124 performa di Serie A.