Lionel Messi yang Membuat Depresi Berat

Posted on

Beberapa pemain yang tiba dan pergi dalam profesi Lionel Messi di Barcelona. Messi disebutkan memacu depresi pada pemain lain sebab tekadnya.
Superstar sepakbola Argentina itu jalani kiprahnya bersama Barcelona pada 2005. Sampai sekarang Messi sudah mencatatkan 641 gol dan 282 assist dalam 745 performa untuk Blaugrana dengan memenangkan 34 piala.

Messi juga memimpin jagat sepakbola, yang ditunjukkan dengan kesuksesannya memenangkan enam Ballon d’Or.

Mempunyai pemain yang terus dapat dihandalkan seperti Lionel Messi memang jadi keuntungan tertentu. Meskipun begitu, bekas orang kepercayaan pelatih Barcelona Juan Carlos Unzue, mengutarakan standard Messi terlalu tinggi hingga tidak seluruhnya rekanan segrupnya dapat memenuhinya.

Baca juga : Leeds Vs West Ham: Bielsa Kasih Formasi Pemain, Moyes Tidak Yakin

“Apa yang tetap membuat Messi lagi bermain ialah tekad ia dan ini bawa depresi tingkat tinggi,” papar Unzue ke Marca.

“Ia tuntut dirinya lagi jadi yang terhebat dan selaku resikonya, Messi tuntut performa optimal mereka yang berada di seputar ia,” ikat bekas tangan kanan Luis Enrique di Barcelona itu.

“Tidak cuma dari kawan-kawan segrupnya, fisioterapis, atau pelatih. Hal tersebut hasilkan depresi tinggi dan sedikit yang dapat menangani depresi itu,” Unzue.

Lionel Messi sedang jalani start lamban pada awal musim ini saat tidak berhasil tinggalkan Barcelona pada musim panas. Baru tujuh gol dan empat assist diceploskan La Pulga dalam 14 performa di semua persaingan.

Bekas rekanan segrupnya, Kevin-Prince Boateng, merekomendasikan Messi supaya tergabung Napoli seperti almarhum Diego Maradona, jika kontraknya di Barcelona usai sudah. “Saya kerap dengar perbedaan di antara Messi dan Maradona, karenanya saya akan ajak Leo. Ia harus ke Napoli sesudah kontraknya dengan Barcelona usai,” katanya.

Baca juga : Liga Europa: Spurs Juara Group atau Tidak, Sama Saja buat Mourinho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *