Milan yang Saat ini Dapat Sesukses Zaman Arrigo Sacchi

Posted on

AC Milan belum terkalahkan di Liga Italia dan tengah dengan status selaku capolista. Legenda Rossoneri Franco Baresi menyaksikan team bimbingan Stefano Pioli itu serupa dengan Milan zaman Arrigo Sacchi.
Sampai giornata ketujuh Serie A 2020/21, Milan masih ada di pucuk dengan 17 point, dari hasil 5 kemenangan dan 2x seimbang. Bila menyaksikan lebih jauh kembali, Milan bahkan juga telah tidak kalah di Serie A semenjak Maret lalu, saat sebelum wabah COVID-19 memaksakan Liga Italia istirahat sesaat.

Walau perjalanan musim ini masih panjang, tetapi nada-nada kepercayaan diri pada Milan untuk raih scudetto mulai tampil. Ditambah telah sekian tahun lama waktunya mereka tidak rasakan kompetisi di kelas atas Liga Italia.

“Milan sedang menuai buah dari usaha keras dan dedikasi sepanjang tahun-tahun ini. Habis lockdwon, situasi dalam team bertambah lebih nge-klik,” tutur Baresi ke Sky Sport Italia.

“Yang awalnya bukan Milan yang sebenarnya, tapi mereka telah memperlihatkan kualitas yang mereka punyai, saat ini ada kesadaran dalam team, jika mereka dapat berkompetisi dengan siapa saja.”

“Pioli demikian bagus dalam mengusung kepribadian dan menyertakan team. Seluruh pemain berasa tenteram dan sanggup mengekspresikan diri semasing

dan tampil dalam perform terhebat,” lebih pria yang sekarang jadi wapres kehormatan Milan itu.

Kepandaian strategi Pioli membuat tim Milan, yang dipandang seadanya, jadi susah ditaklukkan. Baresi juga yakin pada tangan pelatih berkepala plontos itu, Milan dapat kembali lagi berjaya.

“Milan yang saat ini selalu harus memikir besar, mereka harus berani. Mereka mengetahui jika mereka dapat menyaingi team mana saja. Pada awal musim ini ada kontinuitas dalam team, itu memberimu rasa optimis,” ikat Baresi.

“Semua bergantung dalam diri kami, dengan semua tertarik untuk semuanya team. Ingat-ingatlah Milan waktu pertama dilatih Sacchi. Tidak ada yang memikir kami dapat menjadi juara. Dengan dedikasi dan keyakinan,

kamu juga dapat lakukan hal yang kamu sendiri tidak sangka-sangka,” terang pemilik enam gelar Serie A itu.

Di zaman Sacchi (1987-1991), Milan diketahui selaku dream tim,

di mana mereka sukses raih satu gelar scudetto dan dua Piala Champions berturut-turut (1989, 1990).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *