MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok

Posted on

MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok – Pengamat Senior MotoGP Carlo Pernat mewanti-wanti masalah motor di Yamaha dan Ducati saat berlaga di kandang KTM, Sirkuit Redbull Ring, Spielberg, Autria. Para rider saat ini sudah berada di Austria. Mereka bakal melakukan latihan bebas dan sesi kualifikasi sebelum balapan utama di akhir pekan.

MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok

MotoGP Austria Yamaha Tercekik Ducati Jangan Jeblok

KTM jadi tim yang menebar ancaman. Keberhasilan Binder jadi juara dua pekan lalu dan penampilan cemerlang Pol Espargaro (sebelum akhirnya jatuh) jadi bekal bagus, apalagi Sirkuit Red Bull Ring merupakan kandang bagi KTM. Kita sekarang di trek KTM, dan mereka menjadi favorit juara,” kata Carlo Pernat seperti dikutip GPone. Selain itu, KTM pun sudah sering melakukan pengetesan di sirkuit tersebut.

Pun sirkuit ini akan digunakan sebanyak dua kali. Itu sebabnya, dengan kualitas motor RC16 yang semakin bagus, peluang meraup banyak poin di dua balapan jadi terbuka lebar. Aprilia juga akan memiliki beberapa peluang bagus dalam beberapa balapan berikutnya. Seperti KTM, ia memiliki keuntungan dari konsesi, memiliki pilihan mesin lebih (banyak) untuk musim (2020) dan kemungkinan (lebih baik) mengorganisir tes,” ujar dia.

Vinales dan Morbidelli bahkan sudah membuka kelima jatah mesin motor MotoGP

Tapi Carlo Pernat memberi alarm peringatan bagi Yamaha dan Ducati jelang GP Austria dan Styria 2020 pada dua pekan mendatang. Yamaha memiliki masalah pada mesin. Di dua balapan awal yang digelar di sirkuit Jerez, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli mengalami kendala pada mesin motornya sehingga harus mengakhiri balapan sebelum finis. Maverick Vinales juga mengalami masalah teknis pada mesin motornya saat kualifikasi di Jerez.

Yang dialokasikan untuk musim ini. Seperti diketahui, tim unggulan MotoGP mendapat jatah 5 mesin untuk melakoni 14 seri balapan MotoGP musim 2020 ini. 5 mesin sudah bermasalah di 3 Grand Prix, diasumsikan ada masalah dan sejauh mana. Penyebabnya harus bisa ditemukan selama kejuaraan. Ini adalah peringatan berbahaya kata Pernat.

Alarm bahaya juga diungkap Pernat kepada tim pabrikan Ducati. Desmosedici GP 20 terlihat kurang apik, di sisi lain Johann Zarco yang menggunakan Ducati Desmosedici GP 19 mampu melesat ke podium di Sirkuit Brno akhir pekan kemarin. Kalau mereka tidak kembali pada performa maksimal di lintasan yang sering mereka menangi.

Maka kapan kita akan melihat lagi performa mereka?” sambung pria berusia 72 tahun tersebut. Ada yang salah dengan pengembangan motor ketika Zarco yang menunggangi motor Ducati GP19 lebih cepat di Brno ketimbang mereka yang menunggangi motor (Desmosedici GP20) dari pabrikan,” tutup Carlo Pernat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *