MotoGP Styria 2020 Rossi Pede Raih Podium di Tengah Dominasi Ducati

Posted on

MotoGP Styria 2020 Rossi Pede Raih Podium di Tengah Dominasi Ducati – Valentino Rossi mengaku susah mengalahkan Ducati di MotoGP Styria 2020. Namun rider Italia itu bertekad untuk meraih podium kedua di musim ini. Rossi diketahui cuma finis di urutan kelima dalam dua balapan terakhir, yakni MotoGP Ceko dan MotoGP Austria. Posisi start yang buruk diperkirakan menjadi faktor gagalnya The Doctor tuntas di urutan tiga besar.

MotoGP Styria 2020 Rossi Pede Raih Podium di Tengah Dominasi Ducati

Di MotoGP Ceko, Rossi harus start dari posisi 10, sedangkan di MotoGP Austria ia memulai race dari grid 12. Meski begitu, pebalap Monster Energy Yamaha itu mampu merangsek ke depan. Insiden di MotoGP Austria Bikin Rossi Banyak-banyak Doa Berkaca dari situ, Rossi menargetkan bisa mendapat hasil kualifikasi yang baik, sehingga peluangnya meraih podium MotoGP Styria semakin terbuka lebar. Ia sendiri mengaku performanya semakin baik.

Balapan kemarin (MotoGP Austria) berakhir positif untuk saya. Sayangnya, saya membuat kesalahan di kualifikasi jadi harus start dari baris keempat, dan susah untuk menyodok ke depan,” kata Rossi, seperti dikutip Crash. Tapi kecepatan motor saya bagus dan di paruh kedua balapan saya bisa lebih kencang. Saya menikmati balapannya, saya bisa membalap dengan bagus di tengah situasi sulit, tapi kami harus mulai memperbaiki diri di kualifikasi pada Sabtu nanti, supaya saya bisa start di posisi lebih bagus,” sambungnya.

Seperti halnya MotoGP Austria, MotoGP Styria akan mentas di Red Bull Ring, Minggu (23/8). Sirkuit tersebut dikuasai Ducati selama 5 tahun terakhir, termasuk balapan pekan lalu yang dimenangi Andrea Dovizioso. Rossi Kritik Zarco-Morbidelli: Itu Berbahaya. Terkait hal ini, Rossi menyadari sulitnya menandingi pabrikan Italia tersebut. Namun ia yakin bisa memperjuangkan satu tempat di podium.

Di atas kertas, treknya memang sulit untuk motor M1 saya karena kecepatan tinggi bukanlah kekuatan kami (Yamaha),” kata Rossi. Tapi seperti musim 2019, motor saya enak dikendarai dan kami membalap dengan baik. Kami tertinggal dari Ducati dan Honda tapi masih bisa bertarung untuk mendapat podium. Ini penting, dan kami harus mencoba lebih keras sekarang dan berjuang meraih podium,” jelas rider 41 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *