Pedri: Dahulu Tidak diterima Real Madrid, Sekarang Pemain Periode Depan Barcelona

Posted on

Pedro Gonzalez Lopez, atau diketahui dengan Pedri, jadi salah satunya pemain muda sandaran hari esok Barcelona. Walau sebenarnya dia dahulu tidak diterima mentah-mentah Real Madrid.
Pedri satu diantara pemain yang menjadi sisi dari project pergantian Barcelona sekarang ini. Barcelona memang masukkan beberapa pemain muda di tim sekarang ini, sebutlah saja Ansu Fati, Francisco Trincao, Sergino Dest, Ronald Araujo, sampai Riqui Puig.

Selama ini, Pedri telah dipercayai tampil 5 kali di semua gelaran: 4x di Liga Spanyol serta sekali di Liga Champions. Di performa pertamanya di Liga Champions itu juga, pemain 17 tahun itu cetak gol kiprah.

Dia tampil jadi pemain cadangan untuk Fati saat Barcelona melayani Ferencvaros, Rabu (21/10/2020) pagi hari WIB, masuk di menit ke-62. Pedri lalu membuat gol pada menit ke-82 serta menolong Barcelona menang 5-1.

Dia telah memetik pujian saat turun jadi starter di pertandingan musuh Getafe, walau Barcelona kalah 0-1. Pedri memperlihatkan kontrol yang bagus serta cakap mainkan peranan false nine, yang awalannya diprediksikan akan dimainkan oleh Lionel Messi di pertandingan itu.

Sekarang jadi sandaran hari esok Barcelona

siapa kira 2 tahun kemarin Pedri rupanya tidak diterima oleh Real Madrid. Laporan Marca mengatakan jika Pedri saat itu pernah jalani trial di Valdebebas, tempat Real Madrid, serta tidak membuat club Ibu Kota Spanyol itu berkesan.

Marca mengutarakan jika kualitas lapangan yang jelek saat itu membuat Pedri kesusahan memperlihatkan kekuatan terbaik. Tetapi minimal sekarang Pedri memperoleh keyakinan di lain tempat untuk meningkatkan kekuatannya.

Dengan permainan, Pedri disebut dikuasai oleh Michael Laudrup, bekas pemain Barcelona zaman 1989-1994 serta Madrid masa 1994-1996. Ayahnya memang melatih Pedri melihat beberapa video permainan Laudrup, supaya bisa tirukan kekuatan bekas bintang Denmark itu mengirim umpan tepat serta cermat.

Baru 17 tahun, Pedri memandang jalan yang panjang untuk dapat penuhi kekuatannya. Tetapi awalnya perjalanannya selama ini minimal terlihat janjikan serta bukan mustahil dia membuat Madrid menyesal di masa datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *